Hari gini siapa sih yang nggak familiar dengan teknologi AI? Coba sebutin deh aplikasi AI yang sudah sangat akrab dengan keseharian kita. Gemini, ChatGPT si paling curhat-able sejuta umat, Meta AI, Grok yang sering ditanyain ini itu sama netizen saat utas perdebatan lagi ramai di jagat media sosial, atau mungkin Claude?
Semua aplikasi ini butuh koneksi internet dan terhubung secara masif. Nggak heran kalau muncul keresahan: "gimana kalau data kita yang tersimpan di server AI bocor?"
Nah, keresahan ini dijawab ASUS lewat AI yang bisa dipakai secara offline. Artinya, semua proses dikerjakan di laptop kita sendiri, dan data serta dokumen tetap tersimpan di laptop, nggak dikirim ke server internet di mana terhubung juga dengan user lain. Sebagai pengguna laptop yang juga aware soal keamanan data pribadi, saya cuma bisa bilang: WOW. Pengertian banget ya ASUS ini.
Kamis Seru Bareng ASUS di Hilton Bandung
Kamis lalu (22 Oktober 2026), saya hadir di acara ASUS No.1 Quality & Service Media Gathering Bandung 2026 di Ballroom 1 Hilton Hotel Bandung. Ada banyak keseruan yang tersaji sejak pukul 15.30 hingga malam. Sore seru yang bikin makin mupeng dan ngencengin afirmasi menjadikan laptop ASUS sebagai partner kerja. Bantuin aamiin-nya, yaaa.
Tangguh: Lolos Uji Militer, Garansi Naik Kelas
Laptop ASUS memang lekat dengan imej sebagai laptop yang punya keunggulan military grade. Fitur-fitur barunya tetap dibarengi dengan ketangguhan, dan kualitas serta servisnya juga terus di-upgrade secara berkala.
Di booth durability test yang lokasinya dekat pintu masuk acara, laptop ASUS yang dipamerkan memang ditujukan untuk diuji dengan standar militer MIL-STD 810H, jadi bukan cuma lip service. Saya juga bisa membuktikan klaim yang selama ini cuma dibaca aja. Sementara di depan panggung juga tim ASUS mendemonstrasikan bagaimana ketangguhan ASUS setelah ditimpa oleh beban sampai 100 kg dan dibanting.
Begitu juga saat dibanting, tapi tetap menyala normal, layarnya nggak bergaris-garis atau ngeblank. Pun begitu dengan casingnya, nggak ada jejak baret-baret. Padahal laptop lain bisa dengan mudah lekas tergores karena benturan.
Saya sempat mencoba sendiri membanting laptopnya sambil merem-merem cemas. Duh, takut kekerasan. Kalau disuruh ganti gimana? Hahaha. Tapi setelah dibanting, bahkan saya duduki juga, laptopnya tetap aman. Yeay, rekening saya aman sentosa :)
Fitur dan Layanan Baru dari ASUS
Durasi garansi laptop ASUS sekarang makin nambah. Setiap pembelian ASUS ProArt, Zenbook, Vivobook S series, dan Vivobook Flip akan mendapat perlindungan hingga 3 tahun Garansi Internasional plus 3 tahun ASUS VIP Perfect Warranty (ADP), padahal sebelumnya ADP hanya 1 tahun aja loh.
Begitu juga dengan Vivobook classic yang ikut naik, yaitu hingga 2 tahun untuk masing-masing garansi tersebut. Kalau gini, makin tenang aja dengan dukungan purna jualnya ASUS ini.
Baca juga: Kenalan Dengan Asus ExpertBook Ultra yang Loveable
Tidak ketinggalan dengan koleksi aksesorinya. Kecuali untuk backpack, kalau ada kendala fungsional dalam 1 tahun, produk yang kita beli akan diganti 100%.
Gimana kalau laptop kita butuh service karena ada masalah? Sekarang titik layanan servicenya sudah ada 141 titik layanan resmi di seluruh Indonesia, dan untuk internasional di lebih dari 90 negara. Dengan sebaran titik layanan service yang semakin banyak ini jadi bisa mempercepat proses penanganan laptop dan semakin dekat saja.
Khusus pengguna Zenbook, ProArt, dan ROG, tersedia 3 layanan premium berupa Fastlane alias antrean servis jalur cepat, lalu ada Free Round-Trip Shipping yaitu laptop dijemput dan diantar gratis dari rumah ke service center dan ini nih yang sering terlupakan, sepele tapi bisa mengganggu performa laptop yaitu Laptop Spa: perawatan berkala, mulai dari bersih-bersih debu sampai ganti pasta prosesor jika diperlukan.
Pick Your Vibe: Laptop yang Sesuai Gaya
Nggak usah khawatir untuk kamu yang faShionable, secara tampilan pun laptop terbaru ASUS lebih stylish dengan pilihan warna lebih personal. Vivobook 14 dan Vivobook Go 14 (yang disebut laptop pelajar terbaik) hadir dengan pilihan 3 varian warna.
Aksesori keyboard dan mousenya hadir dengan piihan warna pastel yang lucu dan mnggemaskan. Untuk ASUS Marshmallow Keyboard (KW100) dan Mouse (MD100): nirkabel, ringkas, tombolnya silent, dengan 3 warna pastel: Lilac Mist Purple, Quiet Blue, dan Sage Green. Sementara itu, ASUS SmartO Mouse (MD200) dirancang lebih ergonomis dengan sandaran ibu jari dan sensor presisi tinggi, cocok untuk kerja, tugas kuliah, atau proyek kreatif.
Ekosistem AI yang Lengkap
Ini yang saya bilang di awal tadi. Zenbook dan Vivobook S series dibekali NPU 50+ TOPS, bahkan sampai 80 TOPS di varian tertinggi, jauh di atas standar minimum Copilot+ PC dari Microsoft. Sederhananya, NPU adalah bagian khusus untuk mengerjakan tugas AI, jadi prosesor utama bisa fokus ke pekerjaan berat dan baterai pun lebih efisien. Selain itu, ada juga tombol Copilot khusus di keyboard.
Fitur AI yang tertanam di dalam laptop bisa diakses secara offline, alias tidak butuh akses internet. ASUS Virtual Assistant Omni adalah chatbot AI yang bisa kita operasikan sepenuhnya secara offline. Privasi data tidak bocor dan pastinya tetap responsif walau tanpa internet. Selain itu, masih ada ASUS Zenni Claw, sebagai platform AI Agent yang bakal membantu kita untuk menyusun langkah kerja dan menyelesaikan tugas multi-tahap lewat ASUS Skills, misalnya draf presentasi, itinerary perjalanan, atau ringkasan berita harian. Pemrosesannya bisa lokal, cloud, atau hybrid.
ASUS ProArt P14 dan P16 dengan NVIDIA RTX Spark baru diluncurkan pada tanggal 20 Oktober 2026 dan disebut sebagai yang pertama di Indonesia dengan superchip NVIDIA RTX Spark™. Berikut ini yang membuat keduanya punya keunggulan dibandingkan kompetitor lain di kelas yang sama.
Ngomongin soal Hermes Agent, pada hari itu juga didemonstrasikan bagaimana edit video bisa dilakukan dengan agen AI dalam mode pesawat , alias offline; laptopnya tidak terhubung dengan akses internet. Dalam hitungan beberapa menit saja, fitur masking dalam pengeditan bisa dilakukan dengan segera.
Cara kerjanya tuh begini: asisten AI yang bekerja langsung di dalam laptop. Dia bisa membuka folder proyek, membaca dan merangkum brief dari klien, lalu menuliskan draft naskah atau caption ke file baru. Semua dikerjakan di laptop saja, tidak butuh akses internet seperti kalau kita ngedit pake aplikasi editing lainnya.
Saya yang lagi aktif mengerjakan clipping kan jadi kepincut. Perhitungan saya nih, kalau editan manual dalam sehari saya bisa menyelesaikan sekitar 5 video; dengan bantuan Hermes agent video ini bisa saya bereskan dalam waktu sejam. Sangat menghemat waktu banget.
Kalau kamu kreator video, ada DaVinci Resolve Studio, aplikasi edit video yang memanfaatkan tenaga besar laptop ini (6.144 CUDA Core dan memori bersama yang cepat) supaya proses editing lebih ngebut, bahkan untuk video sampai resolusi 8K.
Layar
ASUS Lumina Pro OLED yang bisa disentuh seperti HP. OLED membuat tampilan warna terlihat tajam dan hitamnya pekat, dengan akurasi warna tinggi, ini membuat warna di layar mendekati warna aslinya. Dengan resolussi setajam ini akan sangat membantu para kreator yang mengedit foto atau video sehingga warna saat mengedit nggak jauh beda dengan hasil akhirnya.
Tenaga
Bayangkan laptop ini seperti dapur restoran: CPU (20-core) adalah kepala koki dengan 20 asisten yang mengatur dan mengerjakan semua tugas umum, sedangkan GPU (6.144-core) adalah tim besar berisi 6.144 juru masak kecil yang khusus mengerjakan tugas berat seperti editing video, grafis, dan AI secara bersamaan.
Keduanya berbagi satu meja kerja yang sama (Unified Memory), jadi bahan nggak perlu dipindah-pindahkan dan semuanya lebih cepat dan efisien. Ukuran mejanya 64GB di P14 dan 128GB di P16, dan makin luas meja itu, makin lega laptop menangani file berat dan model AI yang besar.
Berat
P14 beratnya 1,4 kg dan P16 1,7 kg. Dengan performa sekencang itu, bobotnya tergolong ramping dan enak dibawa ke mana-mana.
Ketahanan
Lolos MIL-STD 810H, plus 3 tahun Garansi Internasional dan 3 tahun ADP, perlindungan tambahan dari ASUS.
Manfaatnya buat kreator. Model AI generatif dan workflow Agentic AI bisa jalan langsung di laptop, termasuk offline. AI generatif adalah AI yang bisa membuat sesuatu dari nol, misalnya teks, gambar, atau caption. Sedangkan Agentic AI bekerja seperti asisten pribadi: kita cukup memberi tujuan, lalu dia menyusun langkah dan mengerjakannya sendiri. Karena semuanya diproses di laptop, kita nggak perlu koneksi, dan data serta dokumen tetap aman tanpa keluar ke mana-mana.
Kalau kamu pengguna aktif AI yang butuh laptop tangguh tapi tetep stylish, udah deh samaan aja yuk jadiin laptop ASUS ini sebagai partner kerja biar semua proyekannya makin sat set.



.jpeg)

































