Tuesday 29 November 2016

Malam Anugerah Perempuan Inspiratif Nova 2016 di Bandung

Gelaran Perempuan Inspiratif Nova tahun ini kembali dirayakkan di Bandung. Tiga tahun yang lalu, acara ini juga pernah digelar di Bandung, berlangusng di gedung Pos. Nah, untuk tahun ini, saya bersama beberapa teman blogger Bandung mendapatkan kembali kesempatan untuk menghadiri acara ini. Saya bilang yes waktu mendapat udangan keren ini. Meski waktu membaca dress code yang tercantum di undangan, saya berpikir keras gimana caranya bisa berdandan denga sentuhan touch of gold

Sudah kebiasaan saya sehari-hari yang suka dandan kasual dan sedikit sekali koleksi pakaian yang formal apalagi feminim.  Tapi masa sih nyerah bilang enggak hanya karena bingung mikirin kostum yang pas di acara ini? Enggak dong, saya banget kalau dilewatkan. 

Lalu saya keingetan punya kebaya merah dengan kain batik yang dengan nuansa warna cokelat keemasan. Well, oke deh ini rada maksa sentuhannya. Biar keliatan goldie, saya putuskan sentuhan warna keemasannya dari pashmina aja. Maka, malam hari sebelum acara, sempet-sempetnya saya googling di youtube cari tutorial hijab untuk acara formal. Ga enak juga kalau dandan cuek atau nanggung. Ya rada total dikit meski untuk urusan make up saya ga berani terlalu bereksperimen :)

Beberapa hari sebelumnya juga saya sempat ngulik gimana caranya pake kain jadi rok instan. Sempat nanya sana sini eh ternyata dapat juga tutorialny. Makasih lho ya, Yas.  Kok abis acara inis aya malah jadi pengen ngoleksi atasan kebaya dan kain batik, ya? Kostum yag Indonesia banget ini berhasil menyulap saya kelihatan lebih feminim dan rada dewasaan dikit :)  

Duh, ini  mah karena saya seorang perempuan yang hormon feminimnya harus dibangunkan lagi :) Eh ga nyangka juga pas datang ke accara ternyata 13 dari 14 finalis yang datang mengenakan kebaya dengan tema senada, warna merah.  Kebetulan aja, sih, ya. Ga bermaksud nyaru atau nyama-nyamain diri sama  ke-14 perempuan yang memang ceritanya menginspirasi.


Jam 18.00 selepas adzan maghrib, para undangan acara malam penganugerahan Perempuan Inspiratif Nova ke-9 bertema Cinta dan Harapan mulai berdatangan ke arena acara di Ball Room hotel Grand Tjokro, jalan Cihampelas Bandung.  Baik finalis, panitia dan undangan semuanya terlihat cantik dengan balutan pakaian sesuai dress code yang tercantum di undangan tadi. Cocok banget deh pemilihan lagu yang berkali-kali dimainkan secara live di panggung. Lagu lawasnya Dewa 19: Perempuan Paling Cantik di Negeriku Indonesia .

Kamu adalah perempuan paling cantik
di negeriku Indonesia
Kamulah yang nomor satu
Aku tak akan bisa sukai lagi
Perempuan yang lainnya.

By the way, pemilihan tema Cinta dan Harapan ini didasarkan pada alasan kalau apa yang dilakukan para finalis dari tahun ke tahun perhelatan ini dibekali oleh cinta. Baik cinta untuk sesama, lingkungan sekitar, dan cinta bangsa dan negaranya. Begitu juga yang dilakukan oleh Nova sebagai penyelenggara acara ini. Sedangkan harapan mengandung makna jika apa yang dilakukan para perempuan inspiratif ini bisa menularkan pengaruh positif untuk orang-orang lain di sekitar. Sementara bagi Tabloid Nova, ajang ini jadi harapan untuk terus menghargai dan mengapresiasi setiap perempuan Indonesia yang berdedikasi serta menginspirasi.
salah satu sudut yang diisi ole para blogger Bandung. In frame: Ingga, Kang Ali dan Mbak Alaika
Sambil menunggu acara utama  berlangsung, sambi menikmati sajian lagu dari band lokal di atas panggung,  para undangan mendapat jamuan gala dinner dengan menu khasnya malam itu. Mulai dari welcome drink,  hidangan pembuka, hidangan utama dan penutupnya yang elegan. Kenyang? Banget. Paling suka sih sama salad dan steaknya :). 

Ajang Perempuan Inspiratif Nova ini berbeda dengan  kontes pemilihan perempuan yang punya pesona kecantikan secara fisik. Empat eblas  finalis yang terpilih dari ajang ini tersaring dari 2.800 peserta yang punya segudang prestasi dan menginispirasi. 

Seorang perempuan sesungguhya mempunyai kelengkapan yang luar biasa. Mahluk Tuhan yang dikenal jago multitasking ini ssering dikaitkan dengan masalah pembodohan. Ga selalu lho menjadi perempuan yang pintar itu harus punya pendidikan jenjang tertinggi.  Kesempataan untuk tetap menjadi sosok yang ga ketinggalan jaman pun bisa didapatkan lewat jalur informal. Membaca misalnya.  Mereka yang terpilih di ajang ini bukan selebritis yang kesehariannya diwarnai dengan kilatan blitz para wartawan dari media. Malah kalau menyimak ceritanya, mereka jauh dari keramaian dunia media sosial yang selalu update.  Dan menjadi seoerang wanita, menjadi sosok yang pintar tidak selalu diukur dari gelar atau posisi jabatan/pekerjaan.

Setuju banget deh dengan salah satu bagian dari kata sambutan Atalia Prataya Kamil yang malam itu juga datang.  Begini, salah satu kutipan dari kata sambutan teteh cantik yang juga familiar disapa si Cinta ini:
Jika kamu mendidik seorang laki-laki, maka akan hanya ada satu laki-laki yang terdidik. Tapi jika kamu mendidik satu orang perempuan, maka satu generasi akan terdidik. 
Malam itu, ada 14 orang finalis yang terpilih untuk 7 kategori.  Masing-masing kategori ada 2 pemenang yang terpilih dari mekanisme penjurian dan pemilihan editor. Ke-14 pemenang itu adalah:

Perempuan dan Sosial

1. Agnes Wikami (Jakarta)
2. Lusia Efriyani Kiroyan (Batam)

Perempuan dan Teknologi

1. Sidrotum Naim (Bandung)
2. Novi Wahyuningsih (Kebumen)

Perempuan dan Pendidikan

1. Reza Purwanti (Tangerang Selatan)
2. Salma Safitri Rahayaan (Malang)

Perempuan dan Lingkungan

1. Pariaman MD Hutasoit (Denpasar)
2. drh. Erni Suyanti Musambine

Perempuan dan Kesehatan

1. dr. Louisa Ariantje Langi(Jakarta)
2. Nur Miftakhul Jannah (Malang)

Perempuan dan Wirausaha

1. Herlina Trisnayati (Madura)
2. Sunani (Pontianak)

Perempuan dan Seni Budaya

1. Aliya Nurlaela (Kediri)
2. Nur Anani M Irman  (Cirebon)

Dipandu oleh MC Iwet Ramadan, acara yang berlangsung sampai jam 22.30 ini juga diramaikan dengan hiburan dari penampilan D'Cinnamon dan atraksi  tarian dari Galaksinongnong Art. Penampilan mana yang paling disuka? Semua tariannya keren-keren. Suka, deh!



Salah satu pemenang dari kategori Perempuan dan Seni Budaya,  Nur Anani M Irman dari Cirebon berhalangan hadir karena sedang menjalai misi kebudayaan ke  lau negeri. Makanya kalau memerhatikan di foto hanya ada 13 orang saja.  Masing-masing pemenang  dari setiap kategori menyampaikan sambutannya dan bercerita sekelumit perjalanannya hingga terpilih jadi Perempuan Inspiratif Nova tahun 2016 ini.

Misalnya saja cerita Novi Wahyuningsih, alumni UGM   ini tertarik menggeluti dunia TI sejak masih kuliah dan bekerja sebagai penjaga warnet, atau Louisa Efriyani Kiroyan lewat  Rumah Singgah Cinderella from Indonesia Corner  yang memberdayakan para penghuni lapas perempuan dan anak-anak jalanan  dengan keterampilan membuat boneka yang bernama "Batik Girls".

Pariaman MD Hutasoit, pemenang kategori perempuan dan lingkugan bercerita tentang pentingnya konservasi terumbu karang akibat perubahan alam dan tangan-tangan jahil manusia yang mengabaikan ...., atau drh Erni Suyanti Musambine yang bercerita berusaha bertahan dengan gaji hanya 300 ribu saja  per bulannya. Dokter hewan ini mendedikasikan  dirinya untuk membantu mempertahankan populasi harimau sumatera yaang terancam punah. 

Coba, bayangin aja hidup alam dengan bekal 300 ribu dan harus bergulat membantu kucing besar yang sosoknya menakutkan buat kebanyakan orang? Enggak semua orang sanggup lho untuk menjalaninya Tapi kalau emang sudah cinta  mah ya dijalani dengan sepenuh hati. Ya, kan?   
"Tuhan tidak menempatkan kita pada suatu keadaan sebagai sebuah kebetulan. Perempuan hebat tidak dihasilkan dari  kenyamanan dan kesenangan, tapi dihasilkan dari tantangan, kesukaran dan air mata."

Share:

Monday 28 November 2016

Round Up Playlist Bulan November 2016

Masih inget ga pelajaran SD dulu ketika kita belajar IPA? Pas belajar pergantian musim di Indonesia itu lho. Bulan yang akhirnya ber-ber gitu identik dengan hujan. Yaaa, meski sekaranng kemyataannya cuaca sekarang lagi anomali. Sebelum rombongan September ceria bawa ganknya pun yang namanya hujan udah curi start, alias datang duluan.

Anyway, seingat saya rumus pergantian musim hujan dan kemarau itu kan dari dari April-September untuk kemaraunya dan musim hujan mulai dari  Oktober ke Maret. Jadi September itu semacam anak tiri yang ga diakui keluarga ber-beran gitu? Enggak lah.

Sudahlah kita lupakan saja soal itu. Saya mau ngobrolin playlist buat bulan November ini. Tumben ya saya nulis postingan kategori ini mepet ke akhir bulan :)

November Rain - Guns n Roses

Ngomongin November dan lagu yang ngehits saya jadi teringat lagu November Rain-nya Guns N Roses. Waktu saya masih unyu-unyu (tapi ga ingusan lagi), band yang digawangi Axl Rose dan Slash Snakepit ini udah ngehits duluan. Jadi? Tuaan mereka lah daripada saya :D.

Well, Axl Roses ini terhitung ganteng buat vokalis band yang saat itu identik dengan rambut gondrongnya. Plus bandana merah yang diikatkan di kepalanya jadi ciri khas buat doi juga. Coba deh googling cerita-cerita seputar band ini. Antara Axl dan teman-temannya sempat terlibat perseteruan. Lumayan drama sih kalau saya bilang. Cowok gitu lho, saling perang opini dan bantahan di media. Eh apa jangan-jangan ini ulah para jurnalisnya aja yang memperbuas (((memperbuas))) isu ini?  Entahlah, tapi faktanya mereka akhirnya main sepanggung lagi dalam konser reuniannya. Entah mereka emang sudah kompromian demi fans atau kepentingan lainnya. 

Diiih, kok jadi kayak infotainment, ya? Lagunya November Rain ini cukup legend. Durasi lagunya panjang bener, sekitar 9 menit mah ada.  Buat nunggu dari intro masuk ke lirik pertama aja bisa tuh sambil nyeduh kopi atau teh. Saya udah pernah nyoba nih hehehe. Asal air panasnya dari dispenser sih, kalau ngejerang dulu di kompor yaaa tergantung. Volume air dalam bejana kan berbanding lurus dengan titik didih yang akan dicapai (ini kenapa bahas ginian???)

Lagu lainnya dari Guns N  Roses yang cukup ngehits juga adalah Don't Cry dan Sweet Child O Mine. Kalau yang Sweeet Child O Mine saya lebih suka versi Recyclenya Sheryl Crow. Ga tau deh kalau kata Mas Anang. Pokoknya feel dari suaranya Mbak yang bibirnya seksi ini dapet kata saya mah.


Halo - Beyonce Knowles

Di antara sekian lagu mbak yang suaranya powerfull ini, saya baru jatuh cinta sama lagu Halo. Liriknya sederhana tapi saya merasa beda aja pas denger lagu ini. Ada juga lagu dari artis lain yang mirip-mirip kedengarannya. Ada Hello dari Adele atau Hello Lionel Richie. Yang terakhir ini jadul banget, ya? So yesterday kalau kata Hillary Duff mah. Iya lagu ini udah masuk playlist  bulan Oktober 2016  kemarin tapi boleh dong masih bertahan buat saya simak lebih lama?


Eh tapi Halo itu kan  artinya bukan sapaan tapi sebuah fenomena alam. Sederhananya gini, penampakan efek cahaya berupa bulatan atau lingkaran cahaya yang muncul di sekitar bulan, matahari atau sumber cahaya lainnya.  

I'm surrounded by your embrace
Baby I can See your Halo
You know you're my saving grace
You're everything i need  and more
it's written all over your face
Baby i can feel your halo

Tuh gitu liriknya.  Jadi bukan hello atau hallo ya :)

Meski Telah Jauh - Kla Project

Beberapa hari terakhir ini kalau pas lagi ngedraft, saya kadang milih muterin playlist satu album gitu dari youtube. Karena sekalinya klik,  maenin banyak lagu. Sangat membantu saya biar ga bolak balik buka tab dan milih lagu berikutnya. Yang ada tulisan saya ga kelar-kelar, karena sibuk milih lagu.  Kalau lagu-lagunya Kla sih ga diraguin lagi. Semuanya asik, eargasm.  

Yang paling saya suka dari lagu Kla ini salah satunya adalah Meski Telah Jauh. Bisa baper deh kalau menikmati lagu ini  pas bengong ga ada kerjaan. Klipnya gokil tapi kalau nyimak liriknya bisa bikin hanyut. Kalau lagi galau mending dengerinnya sambil lalu aja, biar ga keterusa ngelamun.

Sampai sekarang belum kesampaian nonton live konsernya.  Pengeeen banget. Katanya sih, tahun baruan 2017 nanti mereka bakal mentas di Bandung. Semoga kesampaian ya. Siap-siap deh refresh lagu-lagu mereka. 

Yakin banget sih Fi, bakal nonton? Ya kali aja, kaaan? Siapa tau saya bisa nonton konsernya. Atau mau traktir saya nonton? Hohoho

Monokrom - Tulus

Masih dari tanah air nih, lagu berikutnya yang masuk playlist pilihan kali ini adalah Monokrom dari Tulus. Hmmm kenapa saya suka lagu ini?  Again, lagu ini jadi temen yang pas buat ngelamun. 
sumber : youtube
By the way, soal foto kenangan jaman dulu, boleh dibilang koleksi saya itu dikiiit banget. Garing ya, ga punya kenangan yang bisa direwind lagi sesekali waktu.

Sisi baiknya saya jadi  ga terjebak nostalgia. Yakin? ya kalau ada fotonya kaaan lebih mudah terpicu hehehe...  Lagu Tulus yang satu ini sih ga ngebahas mantan atau gebeten jaman dulu. Kalau merhatiin liriknya sih tentang persahabatan. Coba aja simak. 

Ruang Rindu - Leto

Nah ini lagu yang cukup bikin kadar kebaperan saya rada-rada naik beberapa strip belakangan ini. Curcol dikit, ya. Lagu ini bikin saya kangen sama seorang teman yang udah lamaaa ngilang. Hilang kontak tepatnya. Saya kangen omelannya, protesnya, berantemnya, dan tentu saja haha hihinya kalau lagi bercanda. 

Terus kenapa ga coba cari tau atau kontak duluan?

Something happen dan sepertinya kami udah ga bisa nyambung lagi. Dan apa yang terjadi sekarang itu yang terbaik buat kami. Suka banget sama lagu ini tapi ga mau sering-sering muterin karena yaaa gitu deh.  Dalam situasi tertentu, girls don't cry juga berlaku buat saya. Gimana kalau dia baca blogpost ini? Ya udah biarin aja hahaha Whatever will be, will be lah. *tissue mana tissue*



Share:

Sunday 27 November 2016

8 Hal Menarik Tentang Elang Jawa

8 Hal Menaik Tentang Elang Jawa - Sekitar dua minggu yang lalu, saya bareng teman-teman Blogger dari beberapa kota berkesempatan mengunjungi pusat konservasi Elang yang berada di Kamojang Garut.
Foto: Dimas Suyatno
Celetukan soal Elang seperti Siti Nurbaya, Elang yang baper, Elang yang butuh kamus dan becandaan lainnya pun tercetus siang itu.

Siang yang terik di pusat konservasi Elang Kamojang tidak terasa karena ternyata banyak hal menarik yang kami simak. Tenang, saya juga bakal berbagi ceritanya di sini buat yang setia (((setia))) membaca tulisan saya hehehe *lalu ada yang bilang, siapa elu, Fi?* 

Jadi kan gini...
Pusat konservasi Elang ini juga salah satu bagian dari CSRnya Pertamina. Untuk pendanaannya sendiri, 100% dananya ditanggung oleh Pertamina. Keren, ya? Iya dong. Jadi ini pure ya kegiatan spent  money, ga ada orientasi komersilnya.
Baca juga ini, ya: Mengenal Pertamina Kamojang Lebih Dekat

Di area seluas 11 hektar yang juga ditanami pepohonan dan sekitar 50an kandang yang menampung Elang ini menampung Elang yang datang dengan berbagai masalah. Mulai dari Elang yang sakit, dipatahkan tulang sayapnya (seriusan ada lho yang tega kayak gini) sampai Elang yang punya perilaku aneh ada di sini.


O ya pusat konservasi Elang ini juga bekerja sama dengan RAIN alias Raptor Indonesia  (jaringan dan peneliti Elang yang peduli dengan keberadaan Elang di Indonesia) terutama Elang Jawa yang jadi salah satu jenis Elang yang keberadaannya jadi perhatian utama pusat konservasi Elang ini.  Sebenarnya yang saya tulis bukan cuma Elang Jawa saja sih,ada juga tentang Elang lainnya. Sama-sama menarik .Informasinya pun justru saya dapatkan waktu berkunjung ke Konservasi Elang Jawa di Kamojang yang juga merehabilitasi elang jenis lainnya.

Nah kita mulai saja, ya.

Paling kaya di Indonesia

Populasi elang  di Indonesia adalah yang paling kaya dibanding elang lainnya di belahan duinia lainnya. Kenapa? Karena dari 311 species  elang dunia, 90 jenis di anataranya merupakan jenis Elang Asia dan dari 90 jenis ini 75 di antaranya ada di Indonesia atau  setara dengan 83,3% dari total populasi Asia, dan 24,11 persen dari total keseluruhan populasi Elang di dunia.

Tempat paling nyaman

Adalah suatu kebetulan kalau kawasan Kamojang ini juga jadi tempat favorit para elang. Saat musim dingin tiba. Elang-elang dari Asia Utara: Mongolia, Siberia, Korea dan Jepang  akan ramai-ramai  bermigrasi ke Indonesia mencari tempat peristiratan. Nantinya ketika musim semi tiba, mereka akan kembali lagi ke habitat asalnya.

Beberapa jenis elang lainnya pun melakukan transit di kawasan yang kering ini untuk rentang waktu yang bervariasi. Ada yang cuma singgah semalam sebelum melanjutkan terbang ke tempatt lain (rosting), stock over  (3-7 hari) wintering (bulanan) Sambil bercanda, kami bilang Elang ini adalah tamu yang ga diundang dan ga minta diantar pulang.

O, ya ketika elang-elang lainnya bemigrasi ke Jawa, Elang Jawa yang punya nama latin Niseatus Bartelsi malah betah bertahan di pulau ini dan tidak ingin mencari tempat lainnya, lho. Elang yang betah di kampung halamannya :).

Ngomongin soal nama, Mbak atau Mas Niseatus Bartelsi  ini hanya ada di Jawa saja lho. Ga akan  bisa kita temukan di tempat lainnya. Diculik ke Sumatera  atau Kalimantan misalnya, dia bakal terbang lagi ke Jawa. Pokoknya dia udah seatle banget di sini.

Spesies yang terancam punah

Sat ini populasi Elang Jawa tidak lebih dari 1.000 pasang. Di bawah ambang normal populasi dari ancaman kepunahan (endangered). Makanya pemerintah membuat kebijakan melalui Keputusan Presiden untuk menjadikannya sebagai burung yang juga jadi inspirasi lambang nasional ini sebagai satwa nasional. Kalau dibiarkan tidak ada upaya konservasi, secara perlahan, dalam 20 tahun alam akan menyeleksi  hewan top predator ini hilang dari rantai makanan.

FYI,  siklus bertelur Elang Jawa hanya akan bertelur 2 tahun sekali saja. itu pun cuma  menghasilkan 1 telur  dan belum tentu juga menetas. Hiks hiks....

Tidak bisa ke lain hati

Nah tadi saya bilang kan ada celetukan Elang itu ternyata baperan.  Dibanding jenis elang lainnya, Elang Jawa ini merupakan pasangan yang setia. Ketika pasangannya mati dia tidak akan mencari elang lainnya dia ga akan cari elang lainnya sebagai pasangannya.

Gimana kalau yang masih lajang (duh apa istilahnya yang cocok buat nyebut elang yang masih jomblo ini ya) dikawinkan? Well seperti lagunya Dewa 19: Siti Nurbaya, mereka punya pillihan sendiri menentukan pasangan, alias ga mau dipaksa. Pernah satu waktu dalam musim kawin, elang tadinya akur dan selow saja sebelumnya jadi berkelahi. Tuh, elang aja ga suka dipaksa.

Ukuran elang 

Waktu kami menyambangi  konservasi ini, ukuran mereka memang biasa saja. Tidak sebesar ukuran elang lainnya seperti yang digambarkan dalam beberapa film.

Untuk wilayah Indonesia, rekor ukuran terbesar dimiliki oleh Rajawali Papua.  Saat ia membentangkan sayap, lebarnya bisa mencapai 2,8 meter. Besar sekali, kan? Kira-kira aja deh berapa bobotnya. FYI, Rajawali Papua ini juga dalam status terancam punah.
Foto: Antara

Elang dan Upacara adat

Di beberapa daerah lainnya, keberadaan elang masih dibutuhkan untuk ritual suku tertentu. Misalnya saja di Dayak untuk upacara adat dalam kegiatan bertani untuk mencari tempat yang layak untuk bercocok tanam. Begitu juga di Mentawai, konon keberadaan elang juga masih dimanfaatkan untuk ritual adat. 

Karantina dan eutanasia

Ada banyak latar belakang elang yang datang ke Pusat Konservasi Kamojang ini. Ada yang datang dalam keadaan sakit, terluka (bayangin aja, sebelah tulang sayapnya patah, dan bikin dia kesulitan untuk terbang), atau dalam keadaan normal dan diserahkan secara sukarela oleh pemiliknya.

Pak Zaini, pawang elang yang mendampingi para blogger dan bercerita seru tentang elang
Secara normal diperlukan waktu selama 21 hari untuk memulihkan elang-elang ini sebelum dilepasliarkan. Akan diperlukan waktu lebih lama kalau kondisinya lebih parah dan yang bikin sedih itu kalau ternyata  sakitnya parah sekali, terpaksa harus di-eutanasia alias suntik mati.

Lho, kenapa?
Begini, elang ini sesungguhnya punya stamina yang kuat, tapi kalau dia terkena sakit, virus dalam tubuhnya akan lebih mudah tersebar ke sekelilingnya. Contoh sederhananya seperti virus flu burung yang menjangkiti ayam-ayam di peternakan harus dimusnahkan. Ayam saja bisa menularkan flu burungnya itu ke manusia, apalagi Elang.

Kalau di Indonesia kita mengenal wabah tetelo, di dunia Internasional dikenal dengan nama Newscastle Diseases. Wabah ini pertama kali ditemukan di Inggris pada tahun 1926 juga  ditemukan di AS pada tahun 1944. Virus dari burung ini bisa menular dengan berbagai cara. Selain kontak langsung, udara atau kotoran juga bisa berpindah melalui media lainnya yang terkontaminasi. 

Animal instinc

Kami dibuat tercengang ketika Pak Zaini bercerita kalau  elang yang dipelihara ini, dulunya oleh sang pemilik dikasih makanan olahan seperti bakso dan sosis. Padahal sejatinya Elang ini harus makan makanan mereka seperti tikus, burung puyuh atau ular.  Dengan memberi mereka pakan makan yang masih hidup, insting alami mereka untuk bertahan hidup sebagai predator pun akan terjaga.

Kami sempat bertanya bagaimana kalau ada elang yang tekena bisa ular?  Saya baru tau selain jenis Elang Ular, seperti Elang Jawa atau Elang Brontok, mereka akan semaput juga kalau terkena patukan ular. Sementara jenis Elang Ular  dia punya semacam antibodi yang bisa menangkal racun mematikannya itu. Di Pusat Konservasi Elang Kamojang ini juga terdapat Elang Ular yang diberi pakan Kobra  dalam rentang waktu seminggu sekali. Errr.... saya ga berani liatin situasinya pas elang ini memangsa pakannya secara langsung. Hiiiy....

Setelah waktu mereka dilepasliarkan ke alam bebas, terkadang mereka terlihat masih ada yang terbang berputar mengitari area Pusat Konservasi ini. Entahlah mungkin mereka ingin berterimakasih atau punya kenangan khusus, ya?
salah satu sisi venue di Konservasi Elang Kamojang

Kok bisa tau?
Jadi di sayap mereka itu saat dilepaskan disematkan semacam pemindai gitu yang akan terdeteksi. Tenang saja, pemindai ini tidak bersifat permanen. Secara perlahan
ketika bulu-bulu pada tubuhnya rontok berganti dengan yang baru, pemindainya juga akan luruh jatuh ke bumi.

Mudah-mudahan dalam waktu 20 tahun mendatang, Elang Jawa, Rajawali Papua atau elang jenis lainnya yang terancam punah bisa bertahan dan masih ada, bukan menghilang ditelan sejarah dan cuma jadi cerita saja.

foto nyulik dari grup chat Peserta Wegi 6
Kalau mau datang ke Pusat Konservasi Elang Kamojang ini, mangga. Silahkan datang berkunjung saja ya. Asik dan seru deh mengamati perilaku elang-elang yang ada di sini, ditambah warna-warna hijau yang terbentang nan menyejukkan mata bisa bikin betah. Please, jangan kasih mereka makanan olahan. Tenang saja gizi mereka sudah terjamin di sini. 
Share:

Wednesday 23 November 2016

Berbagi kebahagiaan dengan Anak-anak Panti Asuhan Bersama SKV Group

Terpana  Itu yang saya rasakan ketika memasuki sebuah rumah di jalan Peta yang juga jadi tempat tinggal sekitar 70 anak-anak yatim piatu  yang menghuni Panti asuhan A Hilal. Tidak ada kesan mewah yang saya lihat saat memasuki ruangan yang mennerima kedatangan tamu hari itu.  


Sebagian anak-anak yang duduk bersila mengikuti acara pun mengenakan pakaian yang sederhana. Jauh dari bayangan saya kalau mereka bisa seperti anak-anak  lain sebayaannya. Begitu juga ketika hujan kembali turun yang membuat  langit-langit di ruangan itu  meneteskan tampiassnya. Beberapa bagian rumah ini sudah bocor. Ine, salah satu penghuni panti asuhan ini segera mengambil baskom dan kain pel  untuk menampung tumpahan air dan mengeringkan lantai yang basah.

"Udah lama ya bocornya ini?" saya memberanikan bertanya.

Ine mengangguk sambil melanjutkan pekerjaannya.

"Setiap hujan selalu begini?"

"Iya, teh. Kalau hujan suka bocor," seloroh gadis yang sudah 6 tahun tinggal  di sini dan sekarang bekerja sebagai pramusaji di sebuah tempat makan tidak jauh dari lokasi panti asuhan.

Ya Allah, saya jadi malu. Selama ini yang saya dapatkan rasanya jauh lebih baik dari mereka. Malu kalau masih mengeluh ketika tidak mendapatkan apa yang saya inginkan. Siang tadi sebelum pergi saya masih sempat leyeh-leyeh sambil memesan taksi  online dengan kondisi kamar yang nyaman dan kering. Masih punya orang tua yang lengkap dan entah nikmat apalagi yang saya dapatkan mungkin tidak mereka dapatkan. Saat lantunan ayat suci Al Quran dibacakan dengan tartil ada perasaan damai yang saya rasakan. Semoga lantunan ayat suci yang dibacakan kapan pun dan di manapun oleh anak-anak panti asuhan ini jadi syafaat bagi ayah-ibunya yang lebih dulu kembali ke sisi Allah.

Jumat, tanggal 18 November 2016 minggu kemarin ini ternyata juga jadi momen istimewa karena sang pemilik, yaitu Syahrir Karir Vasandani berulang tahun ke-67. Semoga berkah dan sehat selalu ya, Pak.  Ngomogin soal ulang tahun, bukan sesuatu hal yang baru kalau kita ingin memperingatinya sebagai hari yang spesial dan berbagi kebahagaiaan dengan orang-orang di sekitar Pun begitu dengan yang dilakukan oleh pemilik Bursa Sajadah ini dengan menggelar syukuran di 8 panti asuhan di 7 kota, masing-masing mewakliki 1 cabang Bursa Sajadah,


Selain syukuran SKV berbagi di Bandung yang digelar di jalan Peta, acara syukuran lainnya di gelar di Panti Asuhan Muhammadiyyah yang beralamat di   Jalan Veteran no 118 Bandung. Dalam acara ini juga perwakilan dari Bursa Sajadah menyampaikan paket bingkisan produk dan dana bantuan untuk Panti Asuhan Al Hilal. 
foto: dokumentasi Ali Muakhir
Menurut Heraa Syahrir Karim Vasandani selaku CEO Bursa Sajadah Arti Jaya, Diharapkan, melalui program ini dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak yang disantuni untuk membantu memenuhi kebutuhan keseharian mereka sekaligus menjalin silaturahmi dan mencipakan nilai kebersamaan dengan masyarakat di lingkungan sekitar dimanapun berada.

Sebelum ini, acara bakti sosial sebagai bentuk dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) SKV group juga pernah dilaksanakan pada bulan Ramadhan kemarin dengan  memberikan bantuan kepada anak yatim dan hafiz quran.


O, ya  SKV ini adalah kependekan dari nama owner Bursa Sajadah, yaitu Syahrir Karir Vasandani. Nama bursa sajadah ini sudah cukup familiar bagi kebanyakan orang yang ingin mencari aneka oleh-oleh haji atau umrah tanpa harus ribet memikirkan kuota bagasi yang ditetapkan otoritas bandara. Kan sayang banget udah mahal-mahal beli malah harus ditinggalkan karena melebihi  batas minimal bagasi yang sudah ditetapkan. Mubazir kan? Udah gitu kita juga jadi ga leluasa untuk berbagi oleh-oleh haji dan umrah karena cuma bisa bawa sedikit. 
Kurma Premium Rotab. salahs atu oleh-oleh haji/umrah yang selalu ada dan dicari
Makanya saran saya nih, untuk efisiensi bawaan dan biaya juga untuk semua printilan oleh-oleh mulai dari kurma dan air zamzam sampai aneka perlengkapan salat beli saja di Bursa Sajadah. Pust oleh-oleh haji dan umrah terlengkap ini  melayani pembelian dalam jumlah satuan atau banyak, online atau offline dengan pilihan ribuan produknya yang tersedia.

Pulang dari panti asuhan Al Hilal kami para blogger Bandung (Saya, teh Ida, Rani, Armita, Fauzi, Kang Ali dan Hilman) mampir ke jalan inhoftank. Selesai numpang salat ashar beberapa teman asik melihat-lihat pakaian dan  produk lain yang dipajang di dalam toko. Sementara perhatian saya teralihkan dengan aneka parfum yang displaynya tidak jauh dari meja kasir. Kebetulan banget parfum di rumah sudah habis dan belum sempat belanja lagi.

Sebelum ke sini saya masih ingat rekomendasi seoerang teman kalau ada parfum dari Arab yang wanginya mirip keluaran Bodyshop. "Wanginya mirip lho, tapi soal harga murce. Murah cekali, Fi," begitu kata Millah teman SMA saya. Sayangnya Millah lupa apa nama variannya. "Pokoknya kemasannya ungu gitu, deh".


Dengan modal ciri-ciri kemasan itu saya nanya sama teteh yang menjaga counter parfum dan ternyata memang parfum ini banyak yang sudah familiar dan suka. Waktu dibilang parfum yang ciri-cirinya seperti  di atas, tetehnya langsung tau dan menunjukan produknya. Pas saya cium aromanya ternyata emang asik. Segarnya aroma yang menguar, agak kuat tapi tidak bikin pusing saat dihirup. Bikin langsung jatuh cinta. Ya udah ga mikir pake lama langsung memilih varian ini dan varian lainnya aromanya lebih lembut)  buat dibawa pulang. Pastinya dibayar dulu dong ya di kasir. Murah lho, cuma 25.000an aja dan bebas alkohol pula. Sepertinya untuk belanja kebutuhan parfum bulan depan, bakal jadi list wajib belanjaan ini mah hehehe....


Tentang Bursa Sajadah
Bursa Sajadah merupakan toko pusat perlengkapan muslim dan oleh-oleh haji/umrah. Berdiri sejak tahun 1998 dan terus berkembang dengan memiliki 8 kantor cabang yang tersebar di 7 kota yaitu  Bandung (2 cabang), Bekasi, Bogor, Jakarta, Malang, Solo dan Surabaya.

Bursa Sajadah juga memberikan layanan belanja online  yang bisa diakses di www.bursasajadah.com dan fasilitas mobile store. Saat ini sudah memiliki dari 7000 produk bisa didapatkan dengan berbelanja  di Bursa Sajadah. Dalam waktu tertentu Bursa Sajadah secara berkala jua  memberikan diskon spesial dan bonus bagi para pelanggan  setianya. Keanggotaan (membership) juga diberikan Bursa Sajadah untuk membangun kemitraan dan hubungan yang sinergis dengan para pelangganya  yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
Bursa Sajadah
Bandung (buka setiap hari jam 08.00-20.00 WIB) Jl Inhoftank, Komplek Jati Permai Ruko, No 54-58 Tegalega
Jl Citarum No 9 (depan Masjid Istiqomah)
Jakarta (buka jam 09.00 - 21.00 WIB)
Jl. Dr. SaharjoNo. 96A (sebelah masjid Baiturrahman) Jaksel
Bogor
Jl. Pajajaran No. 88 N Ruko Villa Indah Pajajran
Bekasi
Jl Veteran Raya No. 30, Bekasi Selatan
Solo
Jl. kapten Mulyadi No. 261 (sebelah RS Kustati) Pasar Kiwon
Surabaya (buka jam 09.00 - 21.00 WIB)
Jl. karimun Jawa No. 2

BBM: BSAJADAH / 2BA9262A
WhatsApp: 081322141666
Line: Bursasajadah
Telp/SMS: 081322141666
Email: admin@bursasajadah.com
Facebook: https://web.facebook.com/BursaSajadah
Twitter: @bursasajadah
IG: @bursa.sajadah

Share:

Tuesday 22 November 2016

CNI Wakasa Gold dan CNI Ester C Percepat Penyembuhan Demam Berdarah

hand in frame: Yasinta

CNI Wakasa Gold dan CNI Ester C Percepat Peyembuhan Demam Berdarah  [infomercial]
Sejak SD dulu pelajaran IPA  (kalau sekarang namanya pelajaran sains  gitu kan, ya?) ada beberapa materi yang dierangkan oleh guru dan masih ngait di benak saya. Salah satunya adalah rumus pergntian musim. Rumusnya begini, musim penghujan akan turun di bulan Oktober  sampai Apil lalu bulan berikutnya mulai Mei sampai September akan diisi oleh kemarau.

Harusnya sih gitu, tapi faktnya ternyata belum waktunya pun, yang namanya hujan sudah datang duluan. Mungkin jarum-jarum basah itu sudah kangen berat dengan bumi sampai-sampai mereka datang lebih awal. Hehehe… analisa ngarag ini. Ga ding. Ini mah terjadi karena  semacam anomali alam, ya (cmiiw).

Kalau ngomonginn hujan, hal yang sering kita ingat untuk selalu siap adalah payung atau jaket/pakaian hangat yang harus selalu ada selama kita beraktivitas di luar. Ya tujuannya biar menjaga tubuh tetap kering dan ga gampang kena flu atau pilek. Ga enak rasanya kalau udah direcoki sakit. Bersin terus-terusan, batuk yang bikin tenggorokan gatal atau sersa terbakar dan kepala yang pusing adalah hal yang sering dialami ketika stamina menurun dan tidak siap beradaptasi dengan perubahan cuaca yang esktrim. Lagian siapa sih yang senang direcoki sakit? Saya yakin  bener ga ada yang mau. Ya, kan?

Dan soal penyakit yang mewabah di musim hujan pun ternyata bukan masalah sakit flu saja lho. Demam berdarah dengue (DBD) pun sudah siap mengintai mencari mangsanya di saat pergantian musim seperti ini.

Terus gimana dong  kalau sudah ada anggota keluarga yang terkena demam berdarah? Ternyata dengan mengonsumsi suplemen seperti  Chlorella Growth Factor (CGF) yang terdapat di dalam Wakasa Gold terbukti  bisa membantu mempercepat proses  penyembuhan DBD ini.



Sebagai informassi, gejala demam berdarah biasanya bisa dikenali dengan adanya tanda-tanda berupa demam tinggi, sakit kepala yang  hebat, bagian belakang mata yang terasa nyeri juga pada otot dan persendian, lalu juga gejala lainnya seperti mual,  muntah dan kehilangan nafsu makan.  Itu baru gejala yang bisa kita kenali, tapi untuk diagnosa yang lebih akurat sebaiknya dilakukan cek laboratorium . Dari sini bisa diketahi lebih pasti kalau terjadi iyaitu adanya penurunan trombosit. Sedih rasanya kalau ada saudara atau teman yang terkena DBD, meski baru terkena gejala. Jangan atuh lah, ga tega liatnya.



By the way, sudah pada tau kan ya, kalau DBD itu bukan disebabkan oleh nyamuk nyamuk Aedes aegiptynya langsung, melainkan virus Dengue yang menumpang di tubuh hewan bertubuh ringan ini. Gigitannya itu lho yang menghantarkan virusnya berpindah ke tubuh korban yang digigitnya. Selama terserang virus Dengue, kadar trombosit dalam tubuh penderita akan mengalami penurunan drastis atau dikenal dengan istilah trombositopenia


Secara sederhana, berkurangnya  produksi trombosit berkurang akibat tertekan pada sumsum tulang belakang, di sisi lain  trombosit yang ada ternyata  mudah pecah di pembuluh darah. Wih ngeri yaaa? Selain itu, makrofag yang menangkap virus Dengue dan pembentukan imunitas kompleks dapat memecah trombosit.


Hmmm jadi begitu ya? Ah pusing kalau memerhatikan penjelasan ilmiahnya. Ya udah kalau ga mau pusing dengan analisa  atau penjelasannya mah. Tapiii... kita ga mau dibuat pusing juga kan saat ada anggota keluarga yang terjangkit DBD ini? Makanya janga lupa untuk menjaga asupan suplemen Chlorella Growth Factor (CGF) yang cukup. Ini akan  sangat membantu mempercepat proses pengobatan demam berdarah  yang bekerjja dengan konsep regenerative medicine, yaitu dengan cara beikut:
  • mempercepat waktu penyembuhan
  • menekan stres oksidatif
  • memperbaiki gangguan pembuluh darah, dan;
  • merangsang peningkatan fungsi produksi sumsum tulang.



Chlorella Growth Factor (CGF) adalah suplemen yang bahannya diekstrak dari ganggang hijau air tawar Chlorella pyrenoidosa. Ekstrak CGF ini juga sudah terbukti memiliki manfaat yang baik bagi penderita demam berdarah dengan cara meningkatkan kemampuan kekebalan tubuh dalam melawan virus demam berdarah.  



Wakasa Gold dengan kandungan  Chlorella Growth Factor (CGF) bisa menjadi solusi untuk mengatasi DBD dalam waktu yang lebih cepat. Dan  meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka, sehingga membuatnya mampu membantu penyembuhan dan peremajaan tubuh manusia.



Mafaat lain dari CGF juga bisa memperbaiki sel-sel yang rusak dan merangsang pertumbuhan sel-sel baru dan muda juga mampu memperlambat proses penuaan karena kandungan asam nukleatnya yang tinggi. Yeay, ini sih yang dimaui setiap orang,  awet muda (bukan awet tua hehehe)
Photo shoot by Madame Vivera, hand in frame Haifa

Jangan lupa juga untuk selalu mengonsumsi  CNI Ester-C Plus dengan dosis yang tepat. Rajin minum vitamin ini akan membuat tubuh kita senantiasa fit, sehingga lebih kuat ketika virus datang menyerang.

So, sudah tau kan kalau list belanjaannya ada apa lagi yang harus ditambahkan? 
Share:

Bersiap Menyambut Harbolnas Bukalapak 2016

Berbelanja secara online (alias daring, atau dalam jaringan) bukan sesuatu hal yang baru lagi buat kita. Paling nggak di antara kita sedikitnya pernah belanja sekali saja lewat ini.  Akses internet yang semakin mudah didapatkan membuat aktivitas ini membuat bisnis toko online semakin mudah kita jumpai.  

Dari beberapa toko online yang ada sebagian menawarkan produk yang membidik konsumen tertentu (misalnya toko online fashion atau obat), menyasar segmen tertentu (misalnya hanya menjual property foto atau perlengkapan olahraga) atau beberapa toko menjelma mejadi one stop shoping alias palu gada. Tau dong apaan sih palu gada? Iyes, Apa lu mau gue ada. Bukan palu gada yang suka dibawa-bawa ksatria Bima itu lho. Wrrrr…. Itu sih ngajak duel huehehe…
Nah buat yang lebih suka berbelanja lewat jalur ini, atau minimal nyimak deh kalau ga rajin pun, biasanya kita ngeh kalau di akhir tahun diramaikan dengan ajang  harbolnas. Ajang belanja online nasional ini biasanya digelar pada  akhir tahun (11 November dan  atau 12 Desember) sebagai salah satu bentuk apresiasi untuk memanjakan para pengemar belanja di  dunia maya.
Diantara sekiann toko online yang ramai berseliweran di dunia maya ini, Bukalapak menjadi salah satu e-commerce yang meramaikan  acara tahunan ini dengan memberikan diskon serta promo HarbolnasBukalapak di tahun 2016.
Ngomong-ngomong soal Harbolnas ini, kalau tau rame-ramenya, udah tau tau belum sih gimana awal mulanya berjalan?
Ternyata, kalau diulik, hari belanja nasional alias harbolnas  awalnya diperingati di beberapa negara di wilayah Eropa dan Amerika Serikat saja. Waktu itu ajang ini lebih familiar dengan istilah Cyber Monday. Pada saat berlangsung,  para pemilik toko-toko akan saling  berlomba untuk memberikan promo atau  diskon demi memberikan apresiasi para pelanggan setianya. 

Menariknya kegiatan Cyber Monday ini pun terinspirasi dari kegiatan lainnya, yaitu Black Friday. 

Black Friday ini berlangsung ketika musim liburan natal tiba, di mana orang-orang di Amerika atau Eropa akan menghabiskan lebih banyak uangnya untuk berburu kado Natal bagi orang-orang spesial di sekitar mereka.  
Ga heran juga kalau pada saat itu toko-toko akan buka lebih lama untuk melayani para pelangganya yang akan membeli aneka produk yang ditawarkan dengan harga yang lebih murah dari biasanya. Ternyata yaaa, ga di mana, kalau yang namanya diskon atau promo mah tetep aja jadi  sesuatu hal yang mengalihkan dunia (baca: menarik mata). Kebanyakan orang akan berpikir kayak gini, “Yaaa kapan lagi saya bisa dapat barang  murah gini? Mumpung lagi banyak uang juga. Gapapa kali sesekali rada boros”

Eh saya juga suka mikir gitu, sih heuheu… Ga butuh-butuh amat, terus kadang mikir nyari pembenaran, buat membelinya.  Padahal awalnya ga diniatin.  Apalagi kalau pas lagi butuh, coba? Wah udah semangat pake banget. 

Itu juga kali ya yang bikin orang-orang tampak kalap pas belanja mid night sale. Saya sih males belanja mid night gitu. Mendingan bobo cantik aja.   Entahlah dengan Cinderella yang abis dari pestanya sang Pangeran. Kira-kira dia bakal sempetin melipir ga ya kalau tau ada mid night sale gini? Kayaknya sih iya. Secara sepatunya kan tercecer, modus biar dicariin pangeran (yeee suuzhan sama Cinderella :D)
So, udah pada tau dong ya sekarang gimana sih asal usulnya ada hari belanja online nasional di Indonesia. Harbolnas ini selain memberikan kemudahan untuk berbelanja juga jadi cara untuk mengedukasi kepada masyarakat bagaimana mudahnya berbelanja secara daring. Begitu juga dengan kelebihan yang bisa didapatkan. 

Dengan interaksi yang lebih mudah secara real time, para pemilik toko online juga punya peluag untuk lebih berkembang dan menjangkau pasaran yang lebih luas. Kaaan, kalau gadget udah di tangan, selama kuota belum abis, di mana pun posisi kita dan kapan pun belanja. Cuma perlu senam jari beberapa menit aja.  Lalu barang yang sedang kita idam-idamkan sedang dikemas oleh admin olshop untuk dikirim ke alamat kita. Bukalapak tentunya jadi salah satu e-commerce yang akan meramaikan ajang ini di akhir tahun nanti.
FYI, pada Harbolnas nanti, Bukalapak menjanjikan bakalan ada  promo dan diskon akhir tahun besar-besaran yang akan dibeikan untuk para konsumen setianya. Jadi, jangan sampai melewatkan segala kemudahan untuk  berbelanja yang ditawarkan, plus layanan optimal yang akan diberikan secara total. Demi kepuasan konsumen, Bukalapak berjanji akan mmberikan kepuasan maksimal pada promo Harbolnas Bukalapak. 
Kerennya ajang ini ternyata tidak berlaku untuk satu hari saja, melain kan tiga hari untuk para konsumen setianya Bukalapak! Ish, so sweet, yes?  Dengan waktu tersedia yang lebih lama, bikin kita jadi lebih leluasa memutuskan untuk memilih barang apa yang akan dibeli. 

Tapi jangan kelamaan juga mikirnya. Karena apa?  Bisa-bisa stoknya keburu kosong karena kalah cepat sama orang lain. Dan yang nyesekin itu pas waktunya habis pula. Yaaa, ga kebagian belanja murah di harbolnas, dong?
Biar ga riweuh dan ga keduluan yang lain saat berbelanja di ajang harbolnas nanti, ada beberapa tips yang bisa dicoba. Nanti, lho. Sekarang mah diinget-inget aja (kayak ulangan aja, ya). Apa saja, sih? 

Bedakan kebutuhan vs  keinginan

Iya kalau udah gini emang  batasannya jadi samar. Kayak contoh yang saya bilang tadi gitu hehehe. Tapi sebenarnya kita bisa memanfaatkan momen obral gede-gedean yang digelar para e-commerce (seperti Bukalapak). Misalnya ketika kita butuh tripod, sepatu atau tas baru tapi masih bisa ditunda. Let’s say baru akan dipake awal tahun nanti. Nah, keep aja dulu uangnya. Kalau bukan ngumpulin dulu, sabar nunggu ajang ini digelar bisa member kita benefit berupa harga yang lebih murah. 

Kalau yang dibutuhkan sudah masuk daftar dan masih ada anggaran yang tersisa boleh deh ngincer item lainnya (maunyaaa). Jangan sampai tekor dong. Kalap belanja eh tapi puasa beberapa hari karena harus nombok. Enggak banget, ah. 

Awas Lapar Mata

Saya nyebutnya mengontrol lapar mata. Ini yang bikin dompet kita cepet langsing dan rekening kita susaaah banget mau dibikin montok (apa sih).  Biasanya kalau pas awal bulan ketika pay day alias gajian tiba atau honor cair, kita suka gatel aja pengen melipir  ke mall buat belanja apalah-apalah yang sebenarnya ga butub-butuh amat. Serupa sih sama poin pertama yang udah saya bilang tadi Yang namanya skala prioritas tetap kudu dipegang. 

Tahan dulu, jangan gampang tergoda. Toh masih ada Harbolnas yang akan memberikan diskon besar atau promo menarik lainnya.  Lumayan banget kan kalau bisa ngirit?

Gunakan kartu kredit hanya untuk jaga-jaga

Ini seperti simalakama. Bisa jadi kartu kredit akan menjadi penolong di kala kita kehabisan uang segar dan dana di rekening pun masih menggantung, alias belum cair. Kebiasaan jelek yang terjadi pada sebagian orang suka asal main gesek kartu kredit dan lupa kalau nantinya bakal ditagih oleh bank penerbit kartu kredit itu. Iya kalau limitnya emang udah diperhitungkan. Gimana kalau jadi nyekik? 

Makanya, transaksi pake kartu kredit sebenarnya ga disarankan kalau tidak mau ujug-ujug kena vertigo mikirin tagihan. Lebih aman sih kalau pake dana segar, bukan uang panas alias pinjaman yang bunganya itu bikin jangar alias pusing. Ya kalau udah punya mah cukup dipake ketika situasi emang benar-benar membutuhkan aja.

Jadi untuk meramaikan harbolnas nanti sudah diinget belum barang yang lagi butuh dan akan dibeli? Siapkan dari sekarang, ya. Agar saat promo Harbolnas Bukalapak digelar kita tinggal eksekusi aja, alias fokus sama barang yang emang butuh untuk dibeli. By the way, jangan lupa juga daftarkan dirimu sebagai member Bukalapak. Keuntungan yang akan didapatkan adalah akan mendapat promo menarik dan terbatas khusus member di luar ajang Harbolnas.
Share:

Sunday 20 November 2016

Menemukan Titik Balik di Usia Cantik

Sejujurnya, saat menjejak usia ke-37 dalam perjalanan hidup, saya masih merasa senang kalau disapa teteh atau mbak oleh orang yang baru ketemu. Entah cuma sapaan yang jadi kebiasaan teman baru itu, atau memang dia melihat saya ga setua usia sebenarnya. Ya pokoknya senang aja. Meski kalau disapa ibu pun tetep woles aja karena emang udah fasenya kan di sapa seperti itu, kan?
Photo Shoot by Yashinta Astuti

Memutar kembali waktu?

Satu waktu saya pernah dibuat tersenyum ketika masih ada yang mengira kalau saya masih kuliah. Ya kali kalau ngambil lagi kuliah S-2 atau S-3. Seorang kenalan saya ngotot dengan perkiraannnya. Kedua alisnya naik beberapa centi seolah-olah ingin memastikan jawaban saya. “Serius? Udah seumuran itu?”

Lah masa saya harus nunjukin KTP? Ngapain boong? 

Meski demikian, bukan berarti saya kepingin menekan tombol pause, menahan putaran waktu agar tetap awet muda. No, tidak usah. Cukup dikenang saja, enggak usah balikan :)  Kalau tidak mau lembaran usia bertambah itu artinya jatah usia saya sampai di situ. Lho iya, kan? setiap yang namanya hidup kan pada masanya akan menutup lembaran perjalanan hidupnya.

Rencana Tuhan Maha Indah 

Ngomongin perjalanan lembaran hidup yang dilalui yakin deh setiap orang pasti punya cerita suka atau duka yang mewarnai hari-harinya. Ga ada yang melulu tertawa bahagia atau sebaliknya, berurai air mata. Mau susah atau senang, pahit, asam atau manis, itu semua yang mendewasakan setiap orang dengan caranya masing-masing. 

CV pekerjaan saya tidak seindah yang saya harapkan waktu kuliah dulu. Dulu setamat kuliah saya pernah beberapa kali ikutan seleksi calon pegawai negeri sipil. Cita-cita yang sederhana tapi pesaingnya baanyak. Apalagi kedua orang tua saya juga bekerja sebagai abdi negara alias PNS. 

Tapi Tuhan punya rencana lain. Yang terjadi jauh panggang dari api. Masa kerja saya lebih banyak dihabiskan sebagai honorer di sebuah instansi pemerintah. Lebih dari cukup untuk menyita me time yang harusnya saya nikmati. Mungkin terkesan egois, tapi saya merasa stuck, ga berkembang dengan apa yang sudah dijalani.

Sampai kemudian saya merasa bosan dan menginginkan sebuah perubahan. Maka, tahun 2013 saya mengambil keputusan terbesar dalam hidup. Resign, pindah kerja dan kemudian menganggur karena ternyata pekerjaan baru tidak cocok. 

Yang saya lakukan adalah mengambil irisan ayam, potongan cakue, sedikit taburan bumbu dan kerupuk yang kriuk untuk membuat keputusan itu terasa gurih untuk dirasakan.

A whole new world

Daaan.. saya yakin dengan keputusan itu tidak salah. Saya mendapatkan banyak hal justeru setelah memutuskan keluar dari zona nyaman. Di tahun 2014, saat usia saya menjelang 35 tahun, tulisan saya dalam bentuk buku cerita untuk anak bernuansa religi terbit. Salah satu impian yang dengan rasa pesimis bisa tercipta malah jadi kenyataan. Untuk ukuran penulis pemula, saya merasa itu adalah sebuah prestasi besar karena diterbitkan oleh penerbit mayor, lho. Bukan itu saja. Semakin ke sini saya merasakan lingkaran pertemanan terasa semakin melebar dan luas.


Seorang sahabat saya di tempat kerja dulu malah pernah bilang begini, 
“Kamu sekarang beda. Ga kaku kayak dulu. Lebih cair dan supel dalam bergaul.”
Atau ini nih:
“Kamu lebih mendingan sekarang. Tau dandan. Dulu mah cuek banget, kucel”
Lho emang dulu gitu, ya? Sebenarnya saya pengen membantah kalau dulu itu bukan jutek, karena setingan muka kan udah bawaan lahir (denial ceritanya nih J) Kalau saya pendiam dan pemalu sih iya hehehe. 

Eh tapi memang sih saya jadi lebih banyak teman, dan lebih pede bergaul. Meskipun yaaaa kadang masih saja perasaan ga pede terkadang dating menyelinap. 

Karena berani mengambil keputusan keluar dari comfort zone itu pun banyak hal saya dapatkan. Selain menjaring networking pertemanan, terlibat dalam beberapa komunitas, menambah wawasan juga rejeki. Dari jejaring yang saya dapatkan ini juga saya mengenal banyak karakter dari berbagai latar. juga saya dapatkan. 

Di saat menjejak usia ke-35 ini pun, saya banyak jalan-jalan ke beberapa tempat yang belum pernah terpikirkan bagaimana mewujudkannya. Mumpung masih melajang, saya lebih leluasa untuk mobile. Dalam sebuah status di media sosial tanpa sengaja saya pernah berandai-andai bisa jalan-jalan ke Bali. 

Ah cemeen Fi. Itu mah kecil.

Iya, sih. Tapi kan ga semua orang pernah merasakan traveling ke Pulau Dewata. Apalagi jarak tempuh dari Bandung ke sana juga ga dekat dan perlu budget lumayan. Di awal tahun 2015 akhirnya impian yang pernah terendap dan nyaris terlupakan itu bisa terwujud. Malahan saya bisa mengajak adik untuk menikmati perjalanan liburan itu. Jadi, nikmat Tuhan mana lagi yang akan saya abaikan? Moral storynya, jangan pernah main-main dengan impian karena siapa tau saat impian itu tercetus, Tuhan mencatat dan membayarnya pada waktu yang tidak pernah kita bayangkan. Ya, kan?

Berkompromi dengan kenyataan

Tapi….

Saat usia sudah menjejak pertengahan kepala tiga ini pun saya dihadapkan pada kenyataan lain. Lewat perkenalan dengan seorang dokter saya baru mengetahui kalau saya punya alergi yang cukup banyak. Katanya sih beliau mencurigai saya punya masalah dengan sistem imunitas dalam tubuh, semacam auto immune. Sedih? Manusiawi dong. Saya sempat galau dan direcoki bayangan ketakutan. Tapi hati kecil saya membantah dan menolak untuk larut dalam kecemasan. Saya termasuk orang percaya, kalau hati yang senang dan pikiran yang tenang adalah obat yang ampuh untuk obat segala penyakit. Obat paling manjur. 

Dalam beberapa kasus, banyak yang mendapatkan keajaiban karena bisa memaksimalkan obat alamiah dari dalam diri sendiri itu. Selain berdamai dengan lebih hati-hati memilih jenis makanan tertentu (meski kerap diomeli dokter karena masih saja cheating), saya tidak mengizinkan kesedihan terlalu lama untuk mampir dalam hati dan pikiran. Kalau bukan diri sendiri yang menyemangati untuk bangkit dan terus berlari siapa lagi? Masih banyak hal-hal lain yang ingin diwujudkan. 

So,pada usia #UsiaCantik ini juga jadi momen titik balik. Saya merasa enjoy dan menikmati dengan apa yang saya dapatkan pada saat ini. Biarlah impian saya dulu banyak yang tidak tercapai atau setidaknya tertunda. Tapi Tuhan Maha Baik. Saya mendapatkan banyak hal yang tidak pernah terbayangkan semula. Entah kejutan indah apalagi yang sedang menanti.

Perawatan kecantikan di #UsiaCantik

Ngomong-ngomong soal alergi itu pula, dokter tersebut mewanti-wanti saya untuk berhati-hati dalam memilih rangkaian skin care untuk wajah. Komposisi bahan yang tidak aman bisa membuat penampakan wajah tidak karuan, lebih tua dari usia sebenarnya . Meskipun tampang saya katanya lebih mudaan (kata orang lho, hehehe), ga mau lah membohongi diri dengan memakai kosmetik atau perawatan kulit yang ga sesuai dengan umur. Makanya, saya memilih rangkaian perawatan wajah Revitalift Dermalift dari L’Oreal Paris Skin Expert.

Dengan menggunakan produk day cream, ngiht cream dan face wash-nya, saya merasakan kelembaban wajah mengalami peningkatan. Begitu juga tekstur kulit jadi terasa nambah kenyal. Ya jangan bandingin dengan kulit para remaja. Karena jaringan kulit saya dengan mereka kan strukturnya jelas beda.
Photo shoot by Yashinta Astuti

Yang jelas, cocok banget untuk menjaga kecantikan alami wajah. Dengan kandungan Dermalift, pro-retinol A dan Centella Asiatia, membantu wajah terlihat lebih kencang, lembab, mengurangi kerutan sampai 27 % serta secara signifikan membantu ulit jadi lebih kencang sampai 35 % pada 8 zona utama wajah yaitu; kening, area antara alis dan kontur mata, kerutan di sudut luar mata, pipi, garis senyum, rahang, dan leher. Kedelapan bagian wajah ini adalah titik rawan di mana tanda-tanda penuaan mengintip.
Photo shoot by Madame Vivera Siregar
Anyway, percaya deh setiap wanita akan selalu terlihat cantik dengan caranya masing-masing, termasuk ketika sudah memasuki fase #UsiaCantik alias 35 tahun ke atas. Bagaimana dia memandang catatan yang sudah tergores dalam lembaran kisahnya, akan membuat dia tetap cantik dan semakin matang baik secara umur, maupun pemikirannya.

Kalau masih penasaran dan ingin lebih yakin memilih seri perawatan dari Loreal, coba deh cus aja ke http://bit.ly/UsiaCantik

By the way kalau teman-teman sudah tergabung dalam klub #UsiaCantik ini jangan lupa untuk berbagi cerita cantiknya dalam kompetisi blog yang juga diadakan oleh Loreal. Ada hadiah-hadiah keren yang menanti untuk cerita yang menarik. Untuk detailnya bisa baca di http://bit.ly/usiacantik_blogcomp 

Gerakan #UsiaCantik ini sepenuhnya didukung oleh 
L'Oreal Paris Revitalift Dermalift





Share: