Sunday, 21 April 2019

Asus ZenBook Seri Terbaru Tahun 2019

Sekitar setahun lalu, netbookku meratap, mulai mengirim sinyal minta pensiun.  Tapi waktu itu aku kurang peka (((peka))) sampai kemudian dia  beneran pamit, ga bisa menemaniku lagi begadang atau manut aja dijejalin ke ransel dengan bawaan lainnya jalan ke luar kota.  Wait, jalan ke luar kota bawa laptop? Itu jalan-jalan apa dinas? 

Kadang dalam situasi tertentu di mana ada acara workshop  yang mengharuskan pesertanya bawa laptop. ya mau ga mau kan kudu bawa laptop. Saat ini aku udah angkat tangan kalau harus ngetik draft post dari  HP.  Sendi jari mulai terasa ga nyaman. Sepertinya terkena semacam Carpal Tunnel Syndrome. 

Hmmm... malah curhat wkwkwk.... gimana ya jelasinnya? Ya pokoknya mereka yang sering ngetik, nulis dan aktivitas lainnya yang melibatkan tangan itu  lebih rentan terkena.  Makanya, paling banyak tuh aku ngetik caption di IG aja udah lelah jari. Nah kebayang kan kalau blogpost kayak gimana kesiksanya?  

Di sisi lain, ada kalanya kalau masih mobile di sekitaran Bandung pun tetep musti bawa laptop. Dengan ransel nyangklong di pundak berisi laptop itu udah lumayan bikin pegal bahu.  Jadi ngarep andai ada laptop yang ringan dan ringkas. Ga berat, tapi powerful dengan spesifikasi yang serba ada di dalamnya dan tangguh digeber.  Ga mau kan kalau laptopnya cepet rusak?

Ada? Ada? Ada? *ngomongnya kayak Grace Natalie*

seri zenbook terbaru tahun 2019 yang ultra ringkas

Eh dasar jodoh ya (ya belum kesampaian sebenarnya) ternyata baru-baru ini Asus merilis produk terbaru  ZenBook series dengan spesifikasi yang bisa menjawab kebutuhan. Mulai dari pengguna biasa yang cuma butuh buat ngetik atau kebutuhan lain yang lebih luas. 

Kalau yang sudah-sudah cuma nyimak di sosmed teman-teman atau review yang mengulas tentang produk ZenBook series, tempo hari tuh aku merasakan sendiri pengalamannya menjajal laptop ini dalam acara gathering blogger bersama ZenBook pada akhir pekan kemarin. Duh ya , ini sih kayak lagu aja, jatuh cinta dan ingin memiliki *itu naksir apa posesif?*

Bertempat di Embassy Room lantai 1 Hotel Savoy Homann, acara dimulai sejak makan siang. Waktu aku datang, teman-teman blogger udah ramai dan sedang menikmati makan siang. Baiklah, setelah registasi dan cipika cipiki dengan Irien a.k.a Katerina yang jadi PIC acara aku segera bergabung denga teman-teman lainnya buat makan siang dan lanjut menyimak acara yang bakal padat seharian itu sampai malam selepas salat Isya.

Asus seri ZenBook: Ultra tipis ultra ringkas

Siapa yang suka sebel kalau tas ranselnya harus dijejali laptop sehingga bukan cuma bikin bawaan tasnya tampak montok tapi juga bikin pegal?  Kalau tahun 2019 ini lagi mengusung semboyan "2019 Ganti Laptop" maka, ZenBook keluarannya Asus ini adalah jawaban tepat.

sumber: foto WAG ZenBook Bandung
Irien yang berduet dengan Anjas Maradita bercerita pengalamannya menggunakan Asus ZenBook untuk memudahkan pekerjaannya. Kalau Irien yang sering melakukan perjalanan travellingnya lebih banyak menggunakan laptop untuk menulis, maka Anjas sangat terbantu untuk mengedit video yang akan diupload ke channel youtubenya.

Nah, jadi bukan lip service dong ya kalau ZenBook ini sangat mumpuni. Ya kan?

Rangkaian seri ZenBook 13 UX333, ZenBook 14 UX433, dan Zen13Book 15 UX533, bakal jadi partner setia dan tangguh menemani kita di segala situasi. Dengan desain framleless nanoedge display-nya,  ZenBook memiliki bezelnya yang ultra tipis menjadikan  screen to body rationya mencapai 92%, artinya ketiga laptop ini mempunyai bodi ringkas, diantara laptop sekelas lainnya. Wow!

Untuk tipe UX333 aja luasnya ga lebih dari kertas ukuran A4. Ya emang ga setipis kertas tapi dimensinya paling ramping. 
sumber: foto WAG ZenBook Bandung

Eh tapi bukan itu saja kelebihan yang dimiliki oleh seri ZenBook ini. Ada fitur lainnya yang  bukan saja bikin aku tertarik tapi kalian juga.  Misalnya nih, ada aplikasi Numpad virtual yang muncul pada touchpad saat diaktifkan.

Kebiasaan nginput angka dengan keyboard di komputer rumahan, lumayan bikin kagok juga jari-jari tangan sat harus mengetik sekian banyak angka dengan tampilan keypad model qwerty ini.  Biasanya kan tinggal tak tik tuk ngetik dengan menggerakan jari-jari tangan di sudut kanan keyboard. Lah, meski jari otomatis udah hafal posisi angka atau huruf di atas keyboard, tetep aja sih fitur numpad ini paling kusayangkan jadi hilang dari tampilan keyboard laptop.   Ya abis giman atuh, ya?
seri zenbook terbaru tahun 2019 yang ultra ringkas

Fitur passwordnya yang unik

Pernah ga, punya kombinasi password yang ribet dan saking ribetnya tiba-tiba sendirinya juga ngalami blank dan lupa password yang harus diketik itu apaan? Ya kalau HP kan udah dilengkapi fitur finger recognition, sosial media bisa minta reset password bisa email atau nomer HP, lah ini password laptop kalau lupa gimana caranya?

Nah, Zenbook menghadirkan sistem face login melalui Windows Hello-nya yang bisa kita gunakan saat menyalakan, ya just incase mendadak lupa, kan?  Ngomong-ngomong soal menyalakan laptop, seri Zenbook  yang beratnya cuma 1,19 kg (untuk seri UX333 dan UX433) dan  1,67 kg (UX 533) punya nyawa yang lebih panjang sampai 14 jam untuk ZenBook 13 & ZenBook 14 serta 16 jam untuk ZenBook  16. Jadi kalau mau jalan seharian aja, lumyan juga mengurangi space di tas. Ga usah bawa charger atau repot-repot nyari colokan biar laptopnya nyala terus.
seri zenbook terbaru tahun 2019 yang ultra ringkas


Spesifikasi lainnya dari laptop ZenBook yang juga sudah dibekali prosesor Intel Core generasi ke-8 ini punya keunggulan dibanding lainnya adalah  sudah tersertifikasi Milatry Grade MIL-STD-810G yang sudah lolos uji di ketinggian dan kelembaban yang ekstrim. Nah, ini juga alasan penting untuk memiliki   buat yang ceroboh, jorok, punya anak-anak kecil dan situasi lainnya yang riskan dan berpotensi membuat laptopnya cepat rusak atau mati total.

Spesifikasi lengkap dari laptop ZenBook adalah sebagai berikut:

CPU
Intel Core i5 8265U Quad Core Processor (6M Cache, up to 3.4GHz)
Intel Core i7 8565U Quad Core Processor (8M Cache, up to 4.6GHz)
Sistem Operasi
Windows 10 Home
Memory
Up to 16GB LPDDR3 RAM
Storage
512GB M.2 NVMe PCIe SSD
Display
13,3” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display (UX333)
14” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display (UX433)
15,6” (16:9) FHD (1920x1080) with NanoEdge Display (UX533)
Grafik
Discrete graphics NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q (UX533)
Discrete graphics NVIDIA GeForce MX150 (UX333 & UX433)
Integrated Intel UHD Graphics 620
Input/Output
1 x USB3.1 Type-C (GEN 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 2), 1x USB 3.1 Type-A (Gen 1), 1 x HDMI, 1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x MicroSD Card Reader
Camera
HD IR/RGB Combo Camera
Koneksi
Dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi, Bluetooth 5.0
Audio
Harman Kardon certified audio system with ASUS SonicMaster surround-sound technology, Array microphone with Cortana voice-recognition support
Baterai
14 jam (UX333 & UX433)
16 jam (UX533)
Dimensi
(WxDxH) 302 x 189 x 16,9 mm (UX333)
(WxDxH) 319 x 199 x 15,9 mm (UX433)
(WxDxH) 354 x 220 x 17,9 mm (UX533)
Berat
1,19Kg with Battery (UX333 & UX433)
1,67Kg with Battery (UX533)
Warna
Royal Blue, Icicle Silver, Burgundy Red
Garansi
2 tahun, garansi global

Waktunya jalan-jalan

Selesai ngobrol seputar dalemanny laptop ZenBook, kini waktunya kami buat jalan-jalan menyusuri  jalan Asia Afrika dan Braga. Selain foto-foto di beberapa spot juga mengenal lebih dekat jejak sejarah di kawasan yang punya nilai historis tinggi ini.

By the way, Hotel Savoy Homann tempat kami berkumpul ini juga pernah jadi tempat menginap para tamu negara dalam perhelatan Konferensi  Asia Afrika tahun 1955 silam. 

Beberapa titik yang sempat kami jadikan titik buat pit stop antara lain adalah Titik Nol  yang lokasinya ada di depan kantor dinas Bina Marga, lalu kawasan pertokoan heritage di jalan Braga, kantor PR dengan monumen mesin tik jadulnya itu  dan alun-alun Bandung. 

Spot yang paling rame dan lama kami berfoto-foto itu di sekitaran Alun-alun Bandung. Parade cosplay hantunya paling epik dan menarik perhatian. Ya pengunjung ya kami para rombongan blogger.   Kalau lagi sendirian lewat sana mungkin kami ga akan pede foto bareng mereka hahaha... 

sumber: foto WAG ZenBook Bandung
coba lihat lebih dekat. display tuts angka di mesin tik jadul ini formatnya bukan Qwerty seperti tampilan keypad sekarang.  Pernah ngalamin ga sih pake mesin tik gini?
seri zenbook terbaru tahun 2019 yang ultra ringkas
tuh kan, Asus ZenBook ringan ditenteng

sumber: foto WAG ZenBook Bandung




seri zenbook terbaru tahun 2019 yang ultra ringkas

Selesai jalan-jalan yang menghabiskan waktu sekitar  1,5 jam kami kembali ke hotel dan menikmati sajian makan malam dengan tema Dermaga Barbeque party di resto Garden Atrium. Lumayan juga abis jalan-jalan membakar kalori. Amuisi makan siangnya udah habis dan kami perlu recharge tenaga lagi hahaha....  

Ngomong-ngomong soal barbeque party ala Savoy Homann ini kita bia menikmatinya setiap hari jumat dan sabtu dengan membayar 138.000 nett/pax, all you can eat. Selain hidangan bakar-bakarannya, menu buffetnya juga sudah include. Saranku siapkan perut yang kosong kalau mau dinner sekenyang-kenyangnya :)

lagi pada antri mencicipi bebek bakar
sajian bebek bakarnya juara nih. dagingnya empuk dan ga bau



Jadi gimana, resolusi 2019nya? Jangan lupa masukin ZenBook teranyar ini dalam wishlist kalian. Sebagaimana kami yang hadir di acaranya juga sudah sukses dibuat mupeng. Ga ada lagi keluhan pegel bahu karena bawaan tas yang berat dengan isi laptop. 

seri zenbook terbaru tahun 2019 yang ultra ringkas

Share:

Tuesday, 16 April 2019

Sewa Powerbank Murah dengan Aplikasi ReCharge

Apa yang pertama kali kita lakukan saat bangun tidur atau terakhir kali dicek sebelum merem? Pasti cek notifikasi di HP. Ya, kan? Lagi nunggu makanan, ngantri di dokter/rumah sakit atau  bosen nunggu lainnya, apa yang jadi kerjaan kita? Cek notif, chat, buka sosmed dan printilan lainnya yang ga jauh-jauh dari yang namanya gadget. Ga mesti masuk jadi kelompok usia Gen-Z, yang dua strip di bawahnya (kelompok Gen-X dan Gen-Y) pun banyak yang related sama yang namanya gadget.  Ga ada gadget, hari-hari kita serasa hampa. Terus gimana kalau nyawa batre hpnya udah dying, alias low bat?  Partner berikutnya yang dibutuhkan adalah charger atau powerbank.

Makanya di tempat-tempat umum, lirikan mata memindai colokan udah bukan gesture yang aneh lagi. Kalau mau aman sih baiknya sedia power selalu, ke mana-mana. Let's call P3KB: "Pertolongan Pertama Pada Kehabisan Baterai". Iya, ini mah singkatan maksa, aku yang buat. Barusan aja pas ngetik ini huehehe.

Kalau susah nyari colokan, terus nyawa HPnya udah siaga satu  (dan sialnya lupa bawa power bank), nebelin lapisan muka buat pinjem, adalah jurus terakhir yang dilakukan. Sebelum pinjem hal pertama yang ditanyakan adalah seperti ini: 

"Eh  tapi batre hp kamu gimana? Gapapa aku pinjem?"  

Suka ga enak kan kalau pas dia mau pake bawa powerbank eh ternyata udah abis, ga bisa dipake lagi. Padahal siapa tau dia juga lagi butuh. Pernah ngalamin dilema kayak gini juga ga, sih?
recharge powerbank rental

Beli dadakan power bank? Ah boros, buang-buang duit. Sampe kemudian akhinya hadir the real help: ReCharge powerbank rental.   Aplikasi ini sebenernya udah diluncurkan sejak 23 Oktober 2018. Udah ada 6 bulan. Trus, aku tuh baru tau beberapa hari yang lalu ini. Hey, ke mana aja?  :D

Harga Sewa ReCharge 

Mahal ga?
Enggak, murce, murah cekaliii.
Dengan membayar   sebesar 5 ribu rupiah per jam kita udah ga usah puyeng lagi mikirin nge-charge hp dan bisa di bawa ke mana aja, lho. Bahkan bisa dipinjem selama 24 hari dengan membayar 10 ribu rupiah saja. Hayo, murah apa murah?

Beberapa waktu lalu nih, aku bareng Tian dan Kang Ali ngalamin kondisi batre yang kritis. Kang Ali cuma bawa powerbank, Tian bawa kepala charger, tapidua-duanya ga bawa kabel charger. Aku? Sungguh tawakal, ga bawa dua-duanya. 
aplikasi sewa powerbank recharge

Ya kalau pun ada kabelnya kan harus gantian, pakenya. Lama atuh lah, hpnya keburu metong alias mati.  Notif jadi lama dicek, ga bisa pesen ojol pula hihihi.  Untungnya ga jauh dari tempat kami nongkrong ada sation chargernya ReCharge sewa powerbank.  

Hari itu adalah pengalaman kali pertama kami menggunakan aplikasinya. Udah ngunduh dari Playstore tapi masih belah beloh (((belah beloh))) gimana pakenya. Untungnya ada Se-Aa aa yang dari ReCharge yang lagi in charge di situ.  Ya udah, kesempatan nanya-nanya biar ga keliatan kayak orang bego huehehe.

Jadi begini caranya memanfaatkan aplikasi ReCharge yang bisa digunakan oleh pengguna android ataupun iPhone.  
sewa powerbank recharge

Lokasi  ReCharge Station

First of all alias yang pertama kali harus dilakukan adalah mengunduh aplikasinya. Kalau hpnya android, ya dari Playstore,kalau hpnya iPhone, unduhlah dari Apple Store. atau bisa juga via link http://bit.ly.ReChargeBandung.  

Sudah terinstall? Temukan station cherger terdekatnya. Kalau di Bandung, kalian bisa menjumpainya di BIP (lantai dasar alias GF, dekat pintu masuk) atau di lantai 3. Kalau di lantai 3 ini ada dua spot, yang pertama ada di pojokannya food court deket 3 second dan depan pintu masuk XXI, ga jauh dari tenannya Roti O.  
station sewa powerbank recharge di bandung

Apal banget spotnya? Hahahaha kalau pojokannya Mall BIP ini lumayan rada nempel di luar kepalaku sih. Jadi bisa fasih bercerita. Selain di BIP, kita juga bisa mendapatkannya di Istana Plaza (deket Cinemax, Ground Floor dan Food Court), Yellow Truck Surya Sumantri, Satu Pintu Coffee, Senses Coffee, Nangkring Food  Sydincate,  Telkomedika, Bebek Ali Borme, Musat Bandung, Masa Coffee, Trans Studio Bandung dan Ayam, Sawce. Wiiih banyak banget, kan? Untuk spot lainnya manfaatkan aja fitur cari yang ada di aplikasi ini, ya. Nanti tingal melipir ke titik terdekat aja.


Cara Mendapatkan Powerbank dari ReCharge

Pastikan HP kita masih punya  kuota data, karena untuk penggunaannya kita butuh yang namanya sambungan data. Tapi kalem aja, ga seboros kita buka aplikasi kayak youyube misalnya. Ringan, kok. 

Tap ikon Sewa ReCharge, trus scan  QR Code yang ada di station charge dengan aplikasi ReCharge yang udah ada di HP kita. Iya, atuh. Masa sama HP orang lain? Jangan lupa untuk memilih jenis kabel yang pilihannya muncul di layar yaitu untuk jenis android, iPhone dan kabel tipe C.
Sudah?
Tunggu sebentar.  Powerbank yang akan kita sewa akan ke luar dari slot yang berkedip-kedip di bawah. 
rental powebank recharge

Ga usah stay tune berlama-lama kayak kita nunggu colokan di tempat-tempat umum. Jonkok atau rebahan sampai terisi penuh. Sama kayak powerbank biasa, kita bisa pergi ke mana aja sambil menggunakan powerbanknya itu.  Kalau butuh waktu lebih lama, ya udah pilih aja durasi sewanya selama 24 jam biar lebih leluasa.

Gampang, kan?


Cara Mengembalikan Powerbank ReCharge

Eh tapi, jangan lupa untuk ngebalikin powerbanknya, ya.  Ga selalu harus dikembalikan ke station semula yang kita pinjam. Semisal aku pinjam dari station yang ada di lantai 3 BIP terus balikin di station yang ada di Istana Plaza, Yellow Truck dan tempat lainnya bisa-bisa aja.  

sewa powerbank di bandung
Penggunaan powerbank dari ReCharge ini bener-bener fleksibel dari segi tempat dan waktu. Uniknya powerbank yang kita pinjam dari ReCharge ini cuma bisa dicharge di stationnya aja. Ga bisa dicharge biasa dengan colokan yang ada di rumah. Jadi kalau ada yang tricky ga niat balikin pun percuma, karena ga bisa dicharge ulang sampai full kecuali di stationnya saja.

Cara Top Up Saldo ReCharge


Selanjutkan untuk pengisian saldo ReCharge bisa kita lakukan dengan berbagai platform. Punya saldo Gopay atau OVO, kan? Nah ini cara paling gampang buat ngisinya. Selain  bisa  bayar dengan CC berlogo Visa dan Mastercard, kita juga dapat top up  lewat  transfer bank atau ATM. Ada BCA, Mandiri, BNI Permata, dan bank-bank lainnya yang sudah punya logo ATM bersama, Prima dan Alto. 


Anyway, ada promo menarik yang berlangsung sampai 14 April ini. Untuk 30 menit pertama penggunaan powerbank dari Recharge yang kita sewa ga akan motong saldo untuk 30 menit pertama. Baru deh sesudahnya saldo kita akn berkurang sesuai dengan pilihan transaksinya.


Promo dan Referal Link ReCharge


Masih ragu dan ga yakin? Kalem, aku kasih deh referall gratisnya buat kalian. Kode ini bisa langsung kalian gunakan meski saldo utamanya masih 0. Kasih tau juga teman, adik, kakak, suami/istri atau gebetan (((gebetan)))nya, ya, hihihi.

Teman-teman bisa menggunakan kode referal EFI59981 untuk mendapatkan sewa powerbank secara gratis untuk 3 kali pemakaian.  Wiiih, mayan banget, kan?

Caranya, tap ikon % yang ada di sudut kanan atas aplikasi ReCharge, lalu masukan kode referalnya dan tap KLAIM PROMO.
kode referal sewa powerbank recharge

Jadi, kalau lupa ga bawa charger atau powerbank, ga usah worry lagi, ya. Karena sudah ada ReCharge Bandung, penyedia sewa powerbank yang bakal siaga menjaga kita tetap terkoneksi dengan sosmed dengan batre HP yang aman.



Share:

Friday, 29 March 2019

Zenfone Max M2, Bukan Hanya HP Gaming Biasa

Pernah ga, merasa sebel karena lagi ngaca tiba-tiba muka kita rasanya jadi aneh?  Malaficent pun bakal gondok dan kesel kalau nemu cermin yang kita pake ngaca itu.

Masalahnya gini. Ngaca di rumah perasaan muka kita B aja, alias biasa. Eh, kenapa pas ngaca di cermin itu kok muka jadi keliatan suram, lebih kucel dan bahkan pangeran narsis yang doyan ngaca pun kayaknya bakal tobat.  Entahlah, perasaan (((perasaan))) faktor cahaya ga jauh beda.

Aku pernah ngalamin gitu. Dan langsung menurunkan minat selfie miror. Padahal biasanya kalau nemu spot yang tampak instagramable suka gatel pengen foto-foto. Makanya nih, ada bagusnya juga kalau punya HP yang kameranya suka berdusta. Lho?
zenfone max m2 yang ga panas lagi

Jadi seneng diboongin? Ga juga sih. Demi menjaga mood aja. Satu waktu aku minta tolong Tian buat motoin. Ceritanya tuh lagi maen game, tapi karena pantulan layar 19:9 resolusi HD dari HPnya bikin seneng. Posenya jadi aneh. Ga keliatan serius maen game. Sampe-sampe diprotes. 

"Teh, ini kan ceritanya lagi maen game. Gimana ih, bukan lagi selfie!"

Ya udah kita cari spot lain, buat foto-fotoan.  Eh Tiannya mau! hahaha... Ya mumpung suasana mendukung. Emang foto pake apaan?

Asus Zenfone Max M2, Kakak!
dokumentasi tim ASUS
Jadi, kan ceritanya seminggu yang lalu aku dan temen-temen di Bandung lagi test drive fitur-fiturnya  Zenfone Max M2 keluaran teranyarnya Asus. HP yang diklaim jagonya gaming ini juga ternyata menawarkan banyak hal. Selain punya batre tanam yang kapasitas nan gahar (4.000 mAh) juga punya desain yang tipis dan stylish dan didukung prosesor yang ngebut berupa Qualcomm Snapdragon 632. 

Kenapa Asus membenamkan mahluk kecil dan tipis seperti prosesor alias Chipset Snapdragon 632 ke dalam body Zenfone Max M2?  

Chipset ini ibarat otaknya manusia. Dia kayak Mama Gurita yang bisa multitasking bisa mendukung ngegame lancar, tapi di layar, citra yang muncul ga patah-patah, batre tetep awet tanpa harus kepanasan  dan multitasking lainnya karena digeber terus. Ini related banget sama pengalamanku beberapa waktu lalu. Satu pagi aku kelabakan karena HPku cuma nyala 30 persenan. 
zenfone max m2 hape gaming yang terjangkau

Untuk generasi yang belum didukung prosesor macam Chipset ini, nyawa batre  HP udah merosot ke garis di bawah 50% itu udah siaga 1 aja. Cepet habis soalnya. 

Tinggal 30%, harus nahan diri ga buka notif ini itu, kesel kalau ada telepon masuk dan ternyata ngobrol lama, sementara untuk sampai ke rumah perjuangannya kayak tagline cokelat pasta yang sempet  terkenal tahun 90an (segitu jadulnya akutuh).  Apaan taglinenya? Paaanjaaang dan laaaamaaa hahaha... Hayo pernah ada di posisi ini ga? Pasti pernah kan? Ya kan? Gimana? Sebel, gemes, bete? Iyalah.

Eh, emang waktu itu kamu ga bawa powerbank  apa buat cadangan batre? Selalu. 
Dan satu powerbank yang  kapasitasnya 10.000 mAH itu cukup buat 4 kali ngecharge. Empat kali ngecharge itu habis dalam sehari, 12 jam aja. Tuh, boros, kan?  

Terus kenapa kamu ga nge-charge HP?

Ya itu dia, masalahnya. Jadi kemarinnya itu pas sore-sore powerbank (berikut kabelnya) aku pinjemin ke temen. Dia ke mana, aku ke mana. *Jadinya ke mana-mana*

Malamnya (udah larut banget) udah pada tidur, ga enak mau ganggu. Baru besoknya (ternyata) udah dititipin ke temennya, dengan polosnya nyodorin powerbank yang baru keiisi kurang dari setengahnya. Huhuhu ngenes lah aku. Sementara malamnya (balik ke penginapan lepas tengah malam) aku harus tau diri gantian ngecharge HP. Jadinya gitu, HPnya ga bisa stand by tahan lama.

Pernah juga kejadian lupa ga bawa powerbank, saat harus ngantri di imigrasi. Kali itu, lupa buat ngecharge HP sampai penuh. Ga bisa enggak, demi belain ngurus pasport di Imigrasi Bandung yang jadwalnya ga gampang, yaudah jalan aja dengan nyawa HP seadanya.   Dan bener aja pas mau balik batre HP udah koit, alias mati. Dengan nebeng ngecharge di warung kopi sambil minum seadanya (ya masa numpang ngecharge doang, kan?) akhirnya berhasil pesen ojol buat balik ke rumah. wwkwk.... ya alhamdulillah ya, ada jalannya.

Buatku tuh, nyawa alias nafas HP yang panjang tuh pentiiiiing banget. Bukan cuma pas lagi mobile di luar dan lupa ga ngecharge  atau ketinggalan chargeer tapi dengan rentetan sapaan di chat WA yang membutuhkan segera jawaban bakal bikin HP jadi lebih royal nyedot batrenya.  Nah, HP macam Zenfone Max M2 ini bakal support banget buat orang-orang kayak aku, kalian, atau dia yang punya banyak aplikasi on di HPnya. Apalagi kalau doyan maen game.  Beuh, udahlah nih HP bisa jadi soulmate yang pas.

Dari tadi aku ngomong terus soal prosesor dan nyawa batre terus, ya? Emang kayak gimana spefisikasinya?
Kalem, nih aku kasih tau, ya.

Prosesor & Baterai

batre zenfone max m2 yang awet

Nah ini yang aku maksud dari tadi. 

Dukungan prosesor Snapdragon 632 (pengembangan dari prosesor sebelumnya yaitu 625) yang duet dengan batre 4000 mAH bikin performanya Zenfone Max M2 yang mengusung sistem operasi pure android 8.0 Oreo ini kuat terus digeber. Maen game jari-jari kebas?Jangan sampai sih, ya. Mau telponan sampe kuping panas, atau ngubekin perpustakaannya Om Google buat nyari data ini itu, buka chat di HP dan apapun lah kerjaan yang dilakukan pake HP, you name it! Zenfone Max M2 ga akan lemah digeber dan pastinya ga bakal bikin HP jadi panas, lho. 

Kamera Utama dan Kamera Depan

spesifikasi zenfone max m2 terbaru
Ini yang sebenarnya paling sederhana dari fungsi HP tapi paling prinsip (eh gimana?).  Ya buat apa Hp mahal tapi kameranya butut? Ya kan? Salah satu pertimbangan selain performa hp udah butut sebututnya adalah godaan kamera HP baik depan maupun belakang yang kekuataannya bisa bikin Malaficent melupakan Snow White.  Yakin deh kalau emak tirinya Putih Salju ini jadi emak milenial, dia bakal jadi mahluk Tuhan yang narsisnya di IG ga boleh ada yang nyaingin.

zenfone max m2 untuk selfie
Selfie apa Maen game? :D

Gimana kalau ga suka selfie?
Ah kalem aja sih. Zenfone Max M2 juga suda dibekali skill lainnya, AI Detection untuk 13 tipe objek foto meliputi: makanan (hayo, mana nih suaranya foodies?), kucing, anjing, sunset, lapangan hijau, laut, bunga, tanaman, salju, panggung dan teks.  Nah, dengan kecerdasannya memindai 13 tipe objek ini, akan menghasilkan kualitas gambar yang ga akan mengharukan. 

 Gimana kalau bosen nunggu dan milih dengerin musik aja, ya dari youtube,  Playmusik, Soundcloud, aplikasi radio dan sebagainya?  

Hei, Zenfone Max M2 juga support lho.


Dengerin musik ga bakalan bikin kuping sakit karena hentakannya yang bikin pekak.  Sebagai anak radio (maksudnya yang suka dengerin radio),  kok aku jadi kepincut ya?  Sambil nunggu temen, bosen liat tv,  atau me time yang seneng dengerin musik-musik ala 80-90an (tau sendiri kan, di zaman ini bukan cuma lagu popnya yang berkibar, soft rock atau diskonya yang  cukup menghentak)  bakal makin betah. 

Dengerin Dance into The Lightnya Phill Collins, Backstreet Boys yang suka ngedance sampai lagu-lagu sweetnya macam  Tiffany, Mariah Carey, Mr Big, Fire House atau You're All I Neednya White Lion? Widiiiih jadul banget itu referensi lagu-lagu kesukaanku, ya? Biarin, ah. Lagu-lagu di zaman itu everlasting kok dan masih banyak radio yang muterin, lho. 

By the way, udah tau belum versi akustiknya Mike Trap yang nyanyiin You're All I Need yang diiringi gamelan Indonesia? Deuh, bikin mager saking enaknya dengerin.

zenfone max m2 terbaru 2019

Dengan segitu banyaknya fitur  yang ditawarkan, ternyata banderolnya masih affordable alias bisa diraih dalam jangkauan dompet. Cincai lah.Zenfone Max M2, 3GB/32 GB bisa kita adopsi dengan Rp. 1.999.000. Atau kalau perlu yang lebih besar dengan kapasitas 4 GB/64 GB,  kita bisa dapatkan HP yang lebarnya 6,3 inchi dan tebalnya  kurang dari 1 cm (7 mm aja) dengan harga Rp. 2.399.000
Share:

Friday, 22 March 2019

Menikmati Treatment Art of Ubud di Everyday Spa

Beberapa kali kalau ngobrol sama driver ojol, sebagian besar dari mereka menjalani kesehariannya sebagai driver ojol full time. "Enak gini, Teh, Pulang ke rumah cuma cape fisik. Besoknya udah segar lagi. Beda sama waktu dulu kerja kantoran. Kalau ada masalah kerjaan bikin mumet pas pulang." Gitu kata salah satu dari mereka.

Well, ngomong-ngomong soal lelah fisik emang kayaknya udah jadi bagain dari keseharian kita semua. Iyes, aku, kamu, dan dia. Dia yang mana? Wkwkwk ya dia yang lelah. Ya siapa aja deh yang ngerasa hahaha....

Beberapa waktu yang lalu aku bareng temen-temen blogger (Tian, Dydie dan Nesa) menghabiskan waktu berlibur ke Kuala Lumpu selama 4 hari. Seneng buat banyak hal. Akhirnya kesampaian bisa jalan-jalan ke luar negeri meski baru sampai KL, seneng bisa liburan rada lamaan (habis kalau lebaran aku banyakan diem di Bandung  aja (kasian amat ya) dan seneng buat hal lainnya.  Nanti deh, soal ini aku ceritakan terpisah di postingan lainnya, ya.

Hal yang tersisa selain cucian pakaian kotor selepas pulang liburan itu tubuh yang lelah. Belum cukup istirahat, pekerjaan lain  udah nunggu buat dibereskan.  Yaudah aku jalanin sampai kemudian  alarm tubuh berteriak nyaring. Aku cape! Pengen pijit.
everyday spa

FYI, aku tuh jaraaang banget pijit kalau cape. Kalau lelah cuma dikompensasikan dengan tidur aja. Sampai akhirnya pekan kemarin pegel yang menjalar di sekujur badan udah ga bisa ditoleransi.Ok, mari pijat di Everyday Spa. Ini adalah kali kedua aku ngambil me time dengan pijat di Everyday Spa. Ceritanya bisa baca di sini, ya:
Diiringi rinai hujan yang centil, aku sampai di Everyday Spa yang ada di cabang Naripan, Bandung. Karena udah reservasi duluan, aku cuma nunggu sebentar. Sekitar jam setengah empat lebih, aku disambut terapis Mbak Nita yang akan melayani aku selama kurang lebih dua jam ke depan. Lama, ya? Ya lumayan, karena untuk treatment Art of Ubud yang aku jalani ini terdiri dari body massage, body scrub dan face massage.  Jadi saranku buat kalian yang muslim, dipertimbangkan  waktu bookingnya, ya kalau takut waktu salatnya  jadi bablas. O, ya ngomong-ngomong soal salat, kita bisa  ikut salat di sini walau bukan di ruang musala khusus. Mukenanya bersih dan wangi, sewangi aroma terapinya. Sukaaa deh.

Oke, lanjut.
Sebelum ritual (((ritual))) utama dimulai, Mbak Nita mempersilakan aku untuk dicuciin kaki. Air yang digunakan adalah air hangat yang suhunya bisa disesuaikan dengan keinginan kita.  Selain mencuci dengan sabun dan menyekanya dengan handuk, Mbak Nita juga memberikan pijatan ringan di bahu dan lengan . Nah pas dipijat ini kerasa banget kalau otot-otot di sepanjang lengan  tuh kayak tegang gitu. Pas aku konfirmasi sama Mbak Nita emang beneran. Tegang bukan dalam arti nervous tapi emang kecapean.  
everyday spa

everyday spa

Sebelum dipijat, aku dipersilahkan untuk mengganti pakaian. Semuanya dilepas kecuali celana dalam. Semua yang dipijat dikasih celana dalam khusus yang disediakan dan selembar kain. Tujuannya biar ga kotor karena kena olesan minyak essensial atau terkena baluran scrub. Barang-barang milik kita semisal tas, dompet sampai hp dan kamera disimpan di lemari kecil khusus yang posisinya satu ruangan dengan tempat kita menjalan treatment. Kuncinya pun kita yang pegang, kok. Jadi aman, no worry. Ga usah takut bakal ilang, ya
everyday spa
area ruangan treatment yang tiap biliknya dibatasi tirai, soal privasi jadi lebih terjaga
everyday spa
bilik treatment di everyday spa
everyday spa

Buat yang lelah dan stres, terapi Art of Ubud ini emang recomended banget. Selain badan jadi lebih rileks dan segar, wajah pun ikut merasakan sensasinya.

sumber: everyday spa
Diiringi alunan musik instrumental gamelan bali yang temponya pelan, acara pijatpun di mulai. Aku diminta tengkurap dulu, lalu dari leher sampai kaki diolesi minyak esensial yang wanginya lembut dan menenangkan. Untuk tingkat tekanan, kita bakal ditanya, apa udah cukup, kurang atau lebih? Buatku tekanan yang dikasih udah pas.   O,ya sebelum pijat jangan segan untuk bilang kalau ada bagian tubuh yang luka, cedera atau sebagainya. Ya biar nantinya kita ga akan merasa ga nyaman karena terusik, kan.
everyday spa
sumber foto: everydayspa.co.id
Setelah bagian belakang tubuh selesai waktunya membalikan badan untuk mendapat pijatan yang sama. Durasi massagingnya perlu waktu sekitar sejam dilanjutkan dengan scrubbing. Alurnya sama aja, bagian belakang dulu lalu bagian depan tubuh. Dengan sopan, Mbak Nita nanya aku untuk area dada mau dikasih scrub juga, ga? Iyain aja lah, biar seluruh tubuh bersih. Yekan?    Sesi scrub juga lumayan lama, hampir sejam.  Dengan hembusan ac yang berhembus sepoi-seopi lumayan bikin badan berasa kedinginan sekaligus ngantuk saking enaknya pijatan yang dikasih. Nah catatan lainnya, sebelum pijat ini jangan lupa makan dulu biar ga masuk angin.   

Sesi paling terakhir, adalah bagian face massage. Wiiih,  mantap banget.  Aku merasa bisa senyum lebih rileks. Otot-otot di wajah jadi lebih kendur. Tempo tekanan yang pelan kemudian jadi lebih cepat  dari jari-jari menjalar rata di semua bagian wajah. Sepertinya me time berupa body massage, body scrub dan face massage wajib masuk list anggaran bulanan hahaha...
Sekitar jam 17.45an, semua sesi selesai. Aku dikasih kimono dan dipersilakan untuk mandi membersihkan sisa-sisa scrub yang tersisa. Jangan khawatir bakal berpapasan sama lawan jenis karena ruangan treatment untuk laki-laki dan perempuan juga kamar mandinya dibedakan.  Aliran air hangat dari shower menunaikan tugasnya untuk membersikan sisa-sisa scrub tadi dan aku merasa rileks, lebih fresh dan bersih. Pokoknya nyamaaan paripurna. Feel like, hey it's the new me! *lebay*

sayang banget kalau area cermin di toiletnya ga dipake selfie hahaha
Selesai berganti pakaian dan dandan lagi,  aku dikasih secangkir minuman hangat berempah ini.  Ga pake lama, udah habis aja aku minum, tambahan di luar sana ternyata lagi hujan. 
everyday spa
Sambil nunggu urusan administrasi aku iseng nanya (nanya kok iseng sih?) soal deretan yang terpajang di meja resepsionis ini.  Trio minyak aroma terapi yang terpajang paling menarik perhatian. Pas aku ciumi aroma satu persatu, aroma happiness dari bunga Kamboja Bali bikin kepincut. Sayang, stoknya lagi kosong dan belum dikirim lagi dari sananya. Baiklah, aku setia menanti kehadirannya kembali hahaha...
everyday spa

aroma terapi everyday spa

evryday spa

See? I am hapy and get relax!
difotoin sama mbak resepsionisnya. Makasih banyak buat hospitalitynya yang ngangenin

Gimana, tertarik buat ngambil paket ini juga? Mumpung udah deket weekend, ayolah me time dan berikan  hak treatment juga buat tubuhnya.  Dengan membayar 299 ribu untuk semuanya, ini udah worth it dan jadi aset (((aset))) biar kita lebih nyaman dan enjoy menyelesaikan to do list yang deretannya ga ada abis-abisnya.


Everyday Spa ini ada di Bali dan Bandung. Buat kamu yang ada atau lagi di Bandung bisa mengunjungi Everyday Spa yang ada di jalan Graha Manggala Silwiwangi (jalan Aceh) atau ke cabang satunya lagi yang ada di jalan Naripan yang aku kunjungi tempo hari. Kuy, ah ke Everyday Spa!

Everyday Spa
Bali: Jalan Raya Kuta No. 129 Bali Telp. 0361-762125 (buka jam 10 pagi sampai  11 malam)
Bandung:
Graha Mangga Siliwangi - Jalan Aceh No 66 Bandung. Telp. 022-4261466 (buka jam 9 pagi sampai 10 malam)
Jalan Naripan No. 38 Bandung. Telp. 022-4209883 ((buka jam 9 pagi sampai 10 malam))
Web: www.everydayspa.co.id
Facebook: https://www.facebook.com/eveydayspa
Instagram : https://www.instagram.com/everydayspa_id/
Twitter: https://twitter.com/everydayspa_id






Share: