Waktu kecil dulu, mamaku rajin bikin kue dan bolu. Bolu bakar atau bolu kukus sama enaknya. Paling suka kalau udah 'bantu-bantu' bikin. Setelah adonan dituang ke loyan dan dibakar atau dikukus, kesibukan recehku waktu itu adalah menjilati tepian wadah yang dipakai saat mixing. Jorok, ya? Itu kan telur mentah, cuy! Jangan ditiru, ya :)
Seiring bertambahnya usia, mama udah lama ga bikin lagi kue atau bolu itu tadi. Ya cape ya kesibukan lainnya juga. Sialnya ketekunan mama bikin kue ga menular. Aku cenderung malas berkutat di dapur. Kalau udah ada yang jadi, kenapa mesti repot-repot bikin? *ups*
Ngomongin soal bolu, udah banyak banget merk-merk yang bertebaran. Soal harga, relatif murah dan ga mengancam stabilitas cash flow, lho. Sebagai tim males turun ke dapur, aku seneng banget dengan segala kemudahan ini. Ga usah cape bikin. Tinggal beli.
Misalnya Siliwangi Bolu Kukus yang kemarin ini baru saja meresmikan store barunya di Bandung. Empat store sebelumnya sudah duluan ada di Bogor.
Sudah beberapa kali ini mencicipi Siliwangi Bolu Kukus dan selalu dibuat jatuh cinta berulang kali dengan varian rasa Alpukat Mentega dan Kopi Bogor. Bukan berarti 6 varian rasa lainnya ga enak. Ini mah soal selera dan cocok-cocokan lidah aja. Faktanya bolu varian Alpukat Mentega ini memang jadi varian best seller. Nah, kan?
Sehari sebelum peluncuran Store Moch. Toha, barengan teman-teman di Bandung aku datang ke acara gathering yang dihadiri GM-nya Siliwangi Bolu Kukus, Tegar Pranata plus bonus kelas fotografi dengan smartphone bersama Parmadi Budi Prasetyo.
Sejarah dan FIlosofi Siliwangi Bolu Kukus
Anyway, aku mau cerita dulu bts alias behind the scene bisnis Siliwangi Bolu Kukus ini, ya. Seperti halnya juga kuliner lainnya di Indonesia, Siliwangi Bolu Kukus lahir dari latar sejarah. Bermula dari Bogor, kota pertama bisnis ini berdiri mengusung branding nama raja di tatar Pasundan pada masau lampau, Prabu Siliwangi.
Siliwangi sendiri mempunyai makna silih asah, silih asih, silih asuh dan silih wawangi. Label Siliwangi ini juga jadi makna untuk saling mengasihi dan berkontribusi memberikan manfaat yang positif. Unik juga pas petama kali lihat ikon bolunya, kepala macan yang berkesan macho. Laki banget. Gambar harimau dibuat dengan garis tegas berwarna hitam dengan latar warna putih. Simbolnya memang sengaja dibuat sederhana, modern, jelas, tegas sehingga dapat mudah diingat dan dikenali. Tapi jangan salah soal rasa, bolu ini lembuuut banget.
Meskipun usia Siliwangi Bolu Kukus belum setahun, bisnis kuliner yang digagas oleh CV Boga Karya Siliwangi ini ditukangi oleh para chef yang sudah berpengalaman selama 5 tahun ke belakang dan sudah mengantongi sertifikat PIRT dan halal. Nah, kejelasan status inimembuat kita tentram dan ga risau untuk mencicipinya, ya.
Yang bikin aku terkesan sama SBK ini (mulai dari sini aku sebut begini saja, ya. Biar simple dan ga belibet) adalah proses produksinya yang sudah memperhatikan food grade dan meminimalkan campur tangan manusia, sehingga lebih higienis, lebih murah dan lebih istimewa.
MIsalnya untuk susu sebagai salah satu pembuatnya sudah disiapkan dalam bentuk bantalan dengan ukuran dan berat sesuai takaran resep. Lalu untuk memecahkan telur pun sudah menggunakan mesin. Selain lebih efektif dan efisien, juga menghindari terjadinya tragedi adanya pecahan cangkang telur yang bisa nyelip di sela-sela pori bolu. Yaiks... malesin, kan?
MIsalnya untuk susu sebagai salah satu pembuatnya sudah disiapkan dalam bentuk bantalan dengan ukuran dan berat sesuai takaran resep. Lalu untuk memecahkan telur pun sudah menggunakan mesin. Selain lebih efektif dan efisien, juga menghindari terjadinya tragedi adanya pecahan cangkang telur yang bisa nyelip di sela-sela pori bolu. Yaiks... malesin, kan?
Selain proses produksi, untuk pengemasan bolu pun sudah menggunakan teknologi mesin. Mulai dari pembentukan dus yang ukurannya presisi dengan dimensi bolu (baru ngeh kalau space yang minimal ini bisa mengurangi kesempatan bakteri untuk berkembang setelah sampai di tangan pembeli), penempatan kertas sampai penyimpanan bolu. Ruang penyimpanan bolu pun dikondisikan dengan suhu 22 derajat untuk mencegah berkembangnya bakteri penyebab bolu cepat basi.
Secara teknis, pengawaetan bolu ini dilakukan dengan cara alami, bukan penambahan bahan artifisial. Makanya, kalau disimpan di suhu ruangan, SBK bisa bertahan selama 4 hari. Luar biasa, ya? Walau pada kenyataannya, ga usah cemas bakal basi. Pengalamanku yang sudah-sudah, satu box SBK bisa habis kurang dari 24 jam! Karena apa? Ya saking enaknya. Selain dua rasa yang sudah aku sebutkan di atas tadi, masih ada rasa lainnya yaitu: rasa yang pernah ada Stroberi Ciwidey, Ubi Cilembu, Ketan Kelapa, Brownies Coklat, dan Talas Bogor.
Kelas Fotografi dengan Smartphone
Yang namanya blogger, makan bisa ditunda. Tapi sebelumnya harus foto dulu untuk meghasilkan gambar yang mengguggah selera. Ya, ga? Jadi inget seorang teman yang markom hotel. Dia ini kesel banget lihat aku sibuk motret. "Teteh... cepet dimakan ih, jangan motoin terus"
"Gampang, makan nanti belakang. Foto dulu," aku ngeles.
Pada akhirnya beliau ini paham dan membiarkan aku juga teman-teman lainnya anteng moto sebelum makan.
Ngomong-ngomong soal food photography, menurut Parmadi yang jadi narsum hari itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat akan memotret makanan. Unsur cahaya adalah hal yang penting. Suka kesel kan kalau pas mau moto ternyata malah jdi back light. Kesel. Makanya untuk pencahayaan ini kita bisa memanfaatkan teknik difusi (pemisahan), refleksi (pemantulan, lho ya. Bukan refleksi pijet hahaha) dan descent (pengaturan jarak).
Untuk penempatan foto akan dipajang di mana pun, ternyata yang namanya elemen mempengaruhi styiling. Kalau untuk di blog seperti ini, penambahan properti bisa menghasilkan foto yang eye catching. Elemen tambahan yang mewakili Inggredients makanan juga turut mempengaruhi. Ya kan ga mungkin naru properti kunyit untuk pemanis foto bolu misalnya. Jangan ngarang deh.
Nah ngomong-ngomong soal foto produk juga aku tuh seneng banget sama foto yang bokeh. Bukan makanan aja, sih sebenernya. Untuk objek lain juga. Nah bicara soal foto bokeh, caranya kita bisa mendekatkan objek dekat dengan kamera tapi jauh dari latar. Misalnya moto kue di meja, dengan latar dinding atau suasana kafe. Nah kondisikan latarnya jauh saat kita akan memotret.
Jangan lupa juga untuk memanfaatkan fitur F, seting deh Fnya semakin kecil. Dengan begini, akan semakin besar cahaya yang masuk ke perangkat. Apalagi kalau kondisi cahayanya low. Otomatis tuh background jadi blur.
Yang terpenting jangan lupakan juga seting White Balance. Parmadi menyarankan untuk memilihi tone kuning agar manghasilkan foto makanan yang lembuat dan menggiurkan.
Launching Toko di Bandung
Cabang pertama SBK di luar Bogor adalah toko yang beralamat di Jalan Moch Toha no. 145, Bandung. Hari Sabtu tanggal 25 Januari 2020 bertepatan dengan libur Imlek, store ini resmi beroperasi.
Secara resmi toko dibuka pada jam 10 pagi dan melayani pembelian dengan promo buy 1 get 2. Beli satu box, bisa milih 2 box lainnya, bebas bisa memilih rasa apa saja. Jadinya dengan membayar Rp. 27.500 pengunung bisa mendapatkan 3 box. Kalau dirata-ratakan, satu box pada hari itu cuma senilai sembilan ribu lebih dikti. Sekitar 9.000an lah. Makanya pada antusias banget yang ngantri. Sejam jam 9 pagi antrian sudan mengular sampai ke bahu jalan, lho.
Yang mengesankan dari antrian yang aku lihat hari itu adalah pengunjung yang tertib dan ga ribut main salip antrian. Rules pembelian yang menyebutkan promo tidak berlaku kelipatan mungkin jadi salah satu hal yang membuat pengunjung merasa secure untuk ngantri ga takut kehabisan karena pengunjung di depan kita borong 100 box misalnya.
Let say seorang pembeli mau membeli 6 box, 3 box pertamanya adalah harga promo, sedangkan 3 box berikutnya adalah harga normal. Kalau mau dapat harga abnormal eh promo ya harus mengulang antrian. Beberapa orang rela megulang antrian, beberapa lainya ada yang cerdik membawa pasukan teman dan keluarga untuk mengantri.
Sambi menunggu antrian, dekat pintu masuk tersedia booth yang menyediakan tester (juga ada petugas yang berkeliling menawarkan pengunjung untuk mencicipi). Yang belum tau rasa apa yang enak sesuai seleranya bisa mengambil keputusan setelah mencicipi. Bisa juga jadi galau karena bingung memilih rasa.
Promo ini berlangsung dua shift dalam satu hari. Shift pertama dibuka pada jam 10.00-13.00 dan dilanjukan pada shift kedua yang dimulai dari jam 16.00-19.00 Masing-masing shift menyedikan kuota sebanyak 500 pengunjung. Bahkan saking antusiasnya, di shift kedua ada penambahan kuota karena masih ada pengunjung yang melewati antrian ke-500 masih bisa mendapat harga promo.
Penampakan suasana store sebelum buka. Credit: Bang Aswi |
Secara total jenderal, ada 3.408 box yang diboyong pulang untuk dinikmati bersama keluarga, teman atau sebagai buah tangan Oleh-oleh Bumi Pasundan. Luar biasa, ya? Bahkan saat hujan mengguyur pada tengah hari kemarin tidak membuat antrian balik badan. Mereka ini berteduh dan menunggu giliran untuk membeli sesuai urutan.
Promo buy 1 get 2 memang sudah usai. Tapi masih ada promo lainnya yang gak akalah menarik yang berlangsung pada tanggal 26-31 Januari 2020 ini. Dengan membeli 2 kita bisa mendapatkan 1 bonus tambahan. Aturan saat pembelian juga sama dengan hari pertama yaitu dibagi dalam 2 shift. Shift pertama dimulai pada jam 10.00-13.00 dilanjutkan dengan shift berikutnya yang berlangsung pada jam 16.00-19.00. Masing-masing shift menyediakan kuota sebanyak 250 orang.
Store SBK di Bandung ini buka setiap hari dari jam 6 pagi sampai jam 10 malam. Mau berangkat pagi ke luar kota atau kesorean di perjalanan masih bisa mampir ke toko ini karena jam operasionalnya yang panjang, selama 14 jam dalam satu hari.
Aku sudah mencicipi bolunya. Giliran kalian untuk mencoba juga, ya. Semoga ketagihan :)
Kayaknya enak banget bolunya, favoritku masih di brownis coklat. Mantap juga beli satu dapet free 2..pengennnn
ReplyDeleteSiniiii ke Bandung, sekalian kopdar kita :)
DeleteWaah, samaan kita, Kak. Suka sama rasa yang telah berlalu. Laah.
ReplyDeleteHihihi, maksudnya rasa Alpukat Mentega. Unik rasanya, mungkin karena jarang yang menyasar alpukat sebagai salah satu varian rasa bolu ya.
Ya sebelum beruhan jadi rasa sayange mendingan move one ke rasanya Siliwangi Bolu Kukus ini ya :v
Delete