Top Social

Bring world into Words

Da Vinci: Minuman Dengan Sentuhan Maha Karya

Jumat, 09 Desember 2016
Kalau makan di kafe, selain main dessert, kayaknya ga afdol nge-skip pesan minuman. Keselek makanan kan ga asik.   Lemon tea, cappuccino atau minuman lain dengan tampilan yang  cantik suka ngegoda kita buat memesan.  Beli bahannya dan bikin sendiri di rumah sih bisa. Tapi apalah saya ini, ga ada bakat jadi seorang barista atau mixologist hahaha... Daripada gagal? Ya udah pas nongki-nongki atau sengaja melipir ke kafe buat mengenyahkan lapar dan haus  sekalian aja.


Eh tapi suka penasaran ga sih, story behind minuman yang tampilannya kece dengan rasa khasnya itu? Biasanya kita tinggal pesan sama waiter atau waitress. Nunjuk atau bilang pesan satu  dan dalam hitungan beberapa menit kemudian taraaaa.... pesanan kita sudah datang. Emang ga penasaran  liat proses pembuatannya?

Rabu kemarin tanggal 7 Desember 2016, saya bareng Dydie datang ke hotel Best Western Premier di jalan Merdeka Bandung buat menyaksikan presentasi produk Da Vinci bersama distributor Maxindo Jaya. FYI Maxindo ini juga merupakan distributor Teh Dilmah lho. 



Hari itu kami nyempil diantara para Barista dan Mixologist perwakilan hotel, kafe dan resto yang datang. Rada roaming nyimak interaksi para undangan Barista/Mixologist Duo Kenny dan Fahri yang hari itu mempresentasikan 3 jenis minuman. Ya udah, ikutan drink test aja hehehe...

Dalam acara ini Bu Lusi dari  Maxindo  memperkenalkan produk Da Vinci dan Mixer yang jadi bahan utama pembuatan minuman yang cara pembuatannya ditampilkan hari itu. Botolnya lucu-lucu dengan  komposisi warna yang memanjakan mata. Pemilihan nama Da Vinci ini memang terinspirasi dari nama pelukis maestro jaman Renaisans asal Italia yang terkenal dengan lukisan Monalisanya.

Cita rasa jenius dari Da Vinci dihasilkan dari resep turun temurun yang disempurnakan selama 25 tahun terakhir. Terpikir ga sih, kalau pancaindera ternyata memengaruhi kita dalam menikmati minuman?  Jangan sampai tampilan warna mengguhah selera eh rasanya aneh atau rasanya sebenarnya menggoda tapi tampilannya biasa aja.

Da Vinci menyempurnakan resep dari produk-produknya dengan menguatkan citarasa yang dihasilkan. Seperti halnya pakaian, warna dari minuman pun bisa memengaruhi emosi. Begitu juga dengan aroma yang menguar. Kita bisa menafsirkan rasa sebuah minuman lewat aroma yang dihasilkan.  Aroma mangga misalnya, kan ga mungkin pas dicecap ternyata rasanya rasa jeruk. Begitu juga dengan rasa. Da Vinci menganut prinsip Truth to the Fruit, artinya rasa yang dihasilkan benar-benar rasa yang sejati, sama persis seperti aslinya. 

Saat minuman sudah terasa di mulut pun akan memberi sensasi rasa yang sempurna, sehingga Da Vinci merupakan sebuah mahakarya dari kombinasi ilmu pengetahuan dan seni dalam membuat sirup. Pernah  baca novel atau film Filosofi Kopi? Mungkin kalau untuk sirup dengan bahan dasar buah-buahan ini juga menarik ada yang mau ngulik filsafatnya.

Selain melihat demonstrasi cara pembuatannya, kami juga berkesempatan mencicipi tiga jenis minuman yang disajikan hari ini. Ada Hot and Spicy yang dibuat oleh Mixologist Kenny.  Yang satu ini dmerupakan perpaduan dari rasa chili and cinnamon.  

What, Chili cabe maksudya? Iyes, betul. Chili cabe tapi beda sama cabe yang biasa diulek buat nyambel lho ya. Pokoknya sudah diolah sedemikian rupa untuk bahan minuman.  Rasanya? enak lho, saya suka. Ga pedas kayak nyeruput kuah mie atau bakso hahaahaa... Tapi yang saya suka sih rasa cinnamonnya yang dominan. Kayaknya asik deh dipesan pas cuaca lagi dingin atau hujan. O ya tenang aja, semua bahan dari Da Vinci atau Mixer ini aman kok, ga mengandung alkohol. Makanya saya bisa mencicipi.

Resep kedua yang ditampilkan adalah  Bubble Gum Baby ala Fahri dari EnHai Bandung. Udah ketebak dong kalau dari namanya aja punya citarasa kayak permen karet yang kuat.  Bubble Gum Baby ini juga ternyata bisa dibuat di rumah. Komposisi bahan yang digunakan antara lain adalah Mixer Watermelon, Mixer Strawberry, Fresh Milk, Vanilla Ice Cream dan es batu. Semua bahan ini dimix dengan cara menggunakan blender. Keliatannya sih gampang,t api entah ya kalau saya bikin sendiri *lol* Yang jelas, kombinasi bahan yang tepat pastinya akan menghasilkan rasa yang juara.  Again, enaknya tinggal nyicip aja deh. Atau ada yang mau buatin buat saya?

Presentasi resep ketiga ini yang saya suka. Suka dengan cara Mixologist yang mukanya mirip Boy William ini menunjukan teknik pembuatannya Buat para barista atau mixologist  hari itu bisa lah jadi contekan buat menu minuman yang baru. O, ya namanya adalah Secret Garden. Secret  Garden lho ya, bukan Meteor Garden.  

Minuman yang satu ini menggunakan tropical fruit seperti markisa dan kiwi. Dengan teknik pembuatan disahake, tambahan citrus dan  garnish berupa daun mint dan sedikit sentuhan soda api dan jus  membuat resep yang satu ini juga bakal banyak yang suka. Saya juga baru tau dari Kenny lho kalau nepuk daun mint sedikit lebih kuat sebelum jadi garnish bisa bikin rasanya lebih kuat. Diiih ke mana aja saya? 



5 komentar on "Da Vinci: Minuman Dengan Sentuhan Maha Karya"
  1. baru tau kalau ada minuman khusus untuk bikin mix mix gitu bu efi

    BalasHapus
  2. Hmm...segeeerrrnyaaa.... Lihat fotonya sudah kebanyang segernya itu minuman

    BalasHapus
  3. Sepertinya cocok kalau sedang ada acara keluarga ya, kebayang segernya.

    BalasHapus
  4. Aku ketagihan sama Hot & Spicy-nya. Ide kayu manis, cengkih dan nanasnya bisa ditiru ya, Fi :D

    BalasHapus
  5. Mba,thanks buat great reviewnya..oiya secret garden itu pakainya Soda Water bukan soda api mba.heheheehehe..

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.