4 Hal Tentang Film Terjebak Nostalgia

Coba saya tanya deh kalau bahas lagu hitsnya Raisa yang judulnya Terjebak Nostalgia. Ada yang 'ngerasa' ga?  Kayaknya sebagian besar pernah deh, meski ga sampai menjadikan lagu diva cantik ini sebagai antheme song atau masuk list playlistnya yang digeber terus-terusan  :)  

Kamu sendiri gimana, Fi?
Pernah lah. Udah move on tuh. Cuma sebagai fans klub Liverpool yang terakhir kali juara tahun 1989, belum kepikiran berpaling jadi fans klub lain.  Makanya pernah diledekin teman SMA yang bilang kalau saya dan fans Liverpool lainnya adalah fans yang terjebak romantisme masa lalu hahaha.. Dan pas ketemu Mas Apri, owner Redsdipo, kafe yang identik dengan klub asal Merseyside itu, beliau ketawa dan mengiyakan. 

Oke skip. Segitu aja  curhat colongan, ya. Mending ngomogin lagunya Raisa yang diangkat jadi film dengan judul yang sama: "Terjebak Nostalgia".

Sedianya film ini udah tayang di bioskop-bioksop Februari 2016. Karena sesuatu hal, akhirnya film ini baru main di bioskop di awal Desember sekarang. Fansnya Raisa yang nunggu film ini pun sepertinya cukup sabar menunggu.
Sebagian fans Raisa yang ikut nonton
Kayak waktu kemarin nih pas nonton film ini di BTC ternyata saya ketemu sekitar 20an fans Raisa yang bela-belain nonton film ini. Mengutip salah satu quote dari filmnya, "love is magic". Demi cinta orang rela melakukan apapun. Seperti  Raisa yang rela nunggu Sora, kekasihnya.



Judul Film: Terjebak Nostalgia
Produser: Reza Hidayat
Sutradara: Rako Prijanto

Penulis: Anggoro Saronto
Pemeran: Raisa Andriana, Chicco Jerikho, Maruli Tampubolon, Khiva Iskak, Dewi Irawan, Robby Sugara, Sapto Soetarjo, Saddam Basamalah
Durasi: 95 menit
Usia Penonton: 13 tahun ke atas


Atas nama rasa

Dalam salah satu adegan, Reza (Chico Jerikho) bilang gini sama Raisa (Raisa) :

Aku ga tau Sa, dan kamu melakukan ini atas nama rasa.

Meski sudah dipastikan Sora (Maruli Tampubolon)  hilang dalam kapal yang membawanya ke Manhatan, Raisa masih berharap Sora masih hidup. Kekonyolan Raisa yang mengirim pesan dalam botol yang dihanyutkan ke laut ternyata berbalas jebakan nostalgia yang semakin dalam. Raisa mendapat balasan surat yang dikirm oleh Sora dari Amerika.  To good to be true. Kebetulan banget kalau pesan itu bisa berenang ribuan kilometer dan sampai ke orang yang tepat dituju. Love is magic atau love is silly,  ya?

Raisa nekat menunda menandatangani kontraknya dengan label record,  demi mencari tau keberadaan Sora yang sesungguhnya. Sementara Reza yang cintanya ga berbalas pun kelewat baik meninggalkan pekerjaannya sebagai chef demi nemenin Raisa.  Demi apa coba? Demi cinta! Kata Reza juga nih, 80%  para cowok mengalami situasi sepertinya, cuma levelnya aja yang beda. Duh baik banget sih kamu, Rez. Raisanya aja yang ga bisa liat. 

Napak tilas nostalgia 

Setelah beberapa kali saling berbalas surat dengan sosok "Sora", akhirnya Raisa yang ditemani Reza sampai di New York. Lewat surat yang dikirim dari alamat misterius, dia nurut aja 'dikerjain' untuk menyusuri tempat-tempat yang disebut di surat itu, demi 'janji' bakal ketemuan setelah selesai mengikuti permainan ini. Semakin lama, Raisa semakin merasa tersedot dalam pusaran kenangan manis masa lalu. "Gemes" deh saban nyimak dialog Reza dan Raisa. Raisa yakin banget karena apa yang ditulis di surat itu bahasanya Sora banget, termasuk 5 pertanyaan rahasia yang dijawab dengan tepat. 

Sudut-sudut kota New York yang klasik dan romantis seperti  gedung-gedung, sungai dan taman jadi latar di beberapa scene. Hayo siapa yang punya cita-cita jalan-jalan ke New York?  Yang inget lirik New Yorknya Frank Sinatra kayaknya generasi abg jadul kayak saya hehehe. Meski ga jadi salah satu bagian dari filmnya, kalau kata saya lirik lagu Eyang Sinatra ini oke juga. 
If I can make it there, I'm gone make it anywhere. It's up to you, New York, New York!
Cocok dengan  Raisa yang masih keukeuh ingin mewujudkan mimpinya dengan Sora, dan mengabaikan Reza yang nyata di depan mata.

If you looking for a sign, this is it.

Ini satu lagi yang dibilang Reza.  Yang namanya cinta bukan cuma magic aja, tapi juga love fool (kayak lagunya The Cardigan aja). Kenapa? Raisa yang bodoh mengharapkan Sora yang... ya gitu deh. Padahal  Reza  jelas-jelas nyata dan tulus untuk Raisa tanpa syarat. Raisa gagal mengimbangi Chico eh Reza dan membaca tanda yang jelas-jelas  terpampang.

Anyway, kalau jeli memerhatikan beberapa petunjuk, seperti  komentar Reza ketika Raisa mau mengabarkan surat balasan pada orangtuanya Sora, dan rangkaian petunjuk lainnya,  baik saat masih di Indonesia dan ketika di New York kita akan tahu siapa yang pintar bersandiwara dan pintar menutup rahasia dengan rapat, bakal ngerti lebih cepat "skenario"  film ini sebelum udahan. Saya sendiri baru mudeng di akhir :D  *ini spoil ga sih?*

Tentang para pemeran 

Siapa yang paling saya suka di film ini? Kalau boleh milih dua. Pertama adalah Chico Jerikho. Penghayatannya sebagai seorang kekasih yang care dan sabar banget. Yang kedua adalah Khiva Iskak, yang berperan sebagai Obin yang  lugu, culun, lucu adalah seorang sahabat sejati. Tipe sahabat yang selalu siap dimintai pertolongan tanpa pamrih. Langka lho manusia kayak dia. Kalau punya seperti ini, plis jangan sampai terputus jalinan persahabatannya. 

Eh Fi, Raisanya gimana? Kan dia pemeran utama? Well, scene yang paling saya suka sih waktu Raisa ditodong tampil di sebuah kafe dan nyanyi dengan bayangan imajinernya Sora sedang mengiringi nyanyi dengan permainan pianonya.  Chemistry Raisa paling dapet banget di bagian ini. Seperti  halnya ketika mendengar suara beningnya di radio, playlist atau pas konser.

Jadi gimana? Nonton ga?
Desember ini bakal banyak film yang berlomba mendulang penonton di bioskop. Seperit yang sudah-sudah, nafasnya film nasional ga sepanjang film-film barat. Ya sih, ujung-ujungnya skala prioritas. Ya waktu, ya budget dan selera juga. Kalau fansnya Raisa atau Chico bakal belain nonton deh. Kan seperti dibilang tadi,  love is magic. Kalau suka dijabanin deh. 

Efi Fitriyyah

Blogger mungil asal Bandung. Penggemar musik 90an dan easy listening music yang juga senang nonton bola, apalagi kalau jagoannya Persib dan Liverpool bermain. Pembawaannya kalem tapi bisa mendadak jadi mahluk yang cerewet. Penyuka fiksi, dan referensi berbau sejarah. Kontak via email efi.f62@gmail.com

21 komentar:

  1. Saya jadi penasaran film nya gimana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mumpung belum turun layar, cus ke bioskop ya.

      Hapus
  2. Padahal Reza udah nyata di depan mata ya teh. Ish Raisa malah masih ngarep Sora. Jadi penasaran itu Sora beneran masih idup apa ngga heheu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha penasaran kan? Raisa emang gitu deh :)

      Hapus
  3. Jadi pengen nonton filmnya nih :D

    BalasHapus
  4. Posternya unik ya Mbak.... Jadi poin plus tuk kreativitas. jadi penasaran banget sama filmnya. Pengen nonton. Spoiler dooong

    BalasHapus
  5. gak masuk di bioskop deket rumah film in0 :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huaaaa sayang banget. Harus nambah studio ya biar banyak pilihan nonton.

      Hapus
  6. Film yang membosankan.. Ceritanya sama dengan film-film cinta lainnya.. Tidak ada yang unik..

    BalasHapus
  7. makasih reviewnya, aduh aku kalau nonton film dg tema spt ini pasti ketiduran di bioskop

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harusnya mbak atau masnya yang jualan popcorn dan miuman itu nyedia kopi juga, ya. Biar ga ngantuk selama nonton :)

      Hapus
  8. terima kasih untuk reviewnya kak. feel paling istimewa ketika raisa nyanyi butterfly di kafe . merinding

    BalasHapus
  9. Penasaran deh sama film ini, tonton ah ngajakin suami

    BalasHapus
  10. Wah, bisa ikut terjebak dalam nostalgia juga nih kalau nonton

    BalasHapus
  11. Penasaraaaan.. Kepo liat raisa main di layar lebar hihi

    BalasHapus
  12. Aku belum nonton. Tapi aku suka lagunyaaa...
    Love is magic or love is silly? I guess it's both :D

    BalasHapus
  13. suka males ntn film Indonesia krn nunggu bentar lagi pasti sudah ada di TV. asal tahan saja sm iklannya yang bejibun

    BalasHapus
  14. lagu pas raisa peluk reza di bandara itu laginya apa sih?? @efih fitryyah

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.