Top Social

Bring world into Words

Cara Merawat Sofa L Bed yang Benar [Infomercial]

Jumat, 02 September 2016
Cara Merawat Sofa L Bed yang Benar Salah satu furnitur rumah tangga yang paling disukai oleh pasangan rumah istri adalah furnitur jenis sofa, baik yang berkaki atau tidak.  Biasanya sih, benda yang satu ini akan kita simpan di ruang keluarga. Fungsi utamanya  memang sebagai tempat duduk. Tapi praktiknya ga gitu. Buat kebanyakan orang, sofa malah jadi pengganti tempat tidur.  Paling asik  menggunakan sofa sambil nonton tv, baca majalah, ngopek  gadget atau sekadar ngobrol daaan akan lebih afdol ditemani cemilan cepuluh, cebelas dan minuman.

Catet, ya printilan terakhir ini meskipun  awalnya terasa menyenangkan,  lama-lama bisa jadi sesuatu nyebelin. Remahan kue atau keripik, tumpahan air minum dan sebagainya kalau ga buru-buru dibersihkan bakal jadi noda yang bandel dan membuat penampakannya jadi bikin sepet mata. Pokonya  ga enak dilihat.
http://www.catatan-efi.com/2016/09/cara-merawat-sofa-l-bed-yang-benar.html
credit photo: bukalapak.com
Sayang lho.  Padahal, furnitur kayak gini  ga bisa dibilang murah. Selain harus merogoh kocek yang lebih dalam, siapa juga yang mau menerima lungsuran sofa yang udah dekil dan tidak terawat? Makanya, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan untuk merawatnya biar awet lebih lama. 

Membersihkan debu

Hal pertama yang harus kita lakukan saat membersihkan soa adalah dengan membersihkan debu. Kalau rajin membersihkan secara teratur tidak akan merepotkan dan memudahkan langkah selanjutnya. Sudah begitu, akan menjaga agar permukaan lapisan sofa tidak mudah rusak.  Kalau tidak punya vacuum cleaner, cobalah untuk memanfaatkan kemoceng, untuk membersihkan debu yang menempel.
sumber: bukalapak

Tissue basah

Oke, ternyata setelah menggunakan vacuum cleaner atau peralatan lainnya, masih ada  kotoran lain yang ga mau move on alias bandel. Kaleeem, jangan baper dulu. Untuk yang satu ini gunakan ambil tissue basah untuk mengangkat kotoran yang lengket. Kalau ternyata stoknya udah habis dan belum sempat melipir dulu ke mini market, ya udah gunakan saja lap basah untuk menyeka kotoran yang masih nempel itu. Semakin cepat dibersihkan semakin mudah membersihkannya. Prinsip faster better juga berlaku untuk perawatan sofa. Misalnya saja sofanya terkena tumpahan sirup, ga usah pake lama, buruan dibersihkan, dong.

Air detergen dan lap

Kadang setelah menggunakan lap basah pun  msaih ada kotoran yang mengganggu. Ih, ngegemesin, ya? Sabaaar. Orang sabar kan disayang Tuhan.  Orang sabar juga mestinya sayang sama perabotan rumahnya :) Nah, Sayangi juga Sofa L bed  [disclosure] ke  dengan penuh kasih sayang (halah). Ibaratnya kayak mandi, nih.  Bakal lebih afdol kalau membersihkan badan dengan sabun mandi, kan? Begitu juga kalau kotoran bandel di sofa masih sulit dibersihkan.  Sekarang ambil deh air detergen dan lap. Larutkan detergen secukupnya dengan air. Lalu celupkan lap bersih ke dalamnya  kemudian usapkan lapnya pada bagian sofa yang kotor. Jangan lupa untuk membilas lap dengan air bersih dan usapkan pada  sofa sampai sabunnya benar-benar sudah hilang. Jangan lupa untuk menggunakan lap bersih lainnya untuk mengeringkan.  Ga usah sampai betul-betul kering karena bakal nyapein. Sisanya biarkan saja kering dengan cara diangin-angin.

Proses pengeringan

Eh sebentar gimana cara mengeringkannya? Kalau berat dan  lagi ga ada pasukan yang siap membantu mengangkut kursi untuk dijemur, biarkan saja udara luar masuk untuk memudahkan proses pengeringannya. Buka lebar-lebar jendela atau pintu untuk membiarkan angin dari luar membantu proses pengeringannya. Kalau dirasa keringnya belum maksimal betul, hair dryer pun akan sangat membantu proses pengeringannya.

Gunakan kain penutup

Ada kalanya kita akan pergi meninggalkan rumah berhari-hari. Misalnya saja pas mudik atau jalan-jalan ke luar kota. Padahal nih,  saat ditinggalkan kondisi rumah dalam keadaan bersih, tetep aja yang namanya debu mah bakalan tetap datang meski kita ga pernah mengundang. So, supaya tidak membuat kita harus kerja keras membersihkan setelah kembali lagi -  setelah memastikan aliran listrik di rumah dalam keadaan aman, keran air semuanya sudah tertutup dan gas di rumah juga dalam keadaan off - jangan lupa untuk menyelebungi sofa kesayangan dengan kain penutup.  Selain debu, bisa saja ketika tiba-tiba rumah bocor membuat sofa jadi rusak. Hiks, jangan sampai, ah. Kotor dan lembab jadinya. Bau pula. Makanya, pilih  kain penutup sofanya benar-benar kedap air juga, agar sofa tetap kering dan bersih.

Penempatan sofa

Eh penempatan memengaruhi kondisi sofa? Iyes, betul banget. Ternyata menempatkan sofa yang mepet ke tembok juga bisa bikin cept rusak.  Pasalnya, kondisi dinding yang cenderung lembab akan membuat  permukaan kulit sofa juga  jadi mudah mudah lembab. Kalau  udah gini siapa sih yang ga kesel lihat sofa  terlihat kering dan pecah-pecah. Kan ongkos ganti kulit sofa itu mahal.  

Last but not least, perhatikan ventilasi udara di ruangan sofa berada. Bila sofa lebih mudah terpapar sinar matahari, bukan saja membuat warnanya jadi pudar dan bladus, tapi juga membuat Sofa L bed jadi mudah rusak.

10 komentar on "Cara Merawat Sofa L Bed yang Benar [Infomercial]"
  1. Kayaknya perlu vacuum cleaner banget ya kalau byk perabotan biar bisa ngambil debu2 yg di selipan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mak. Kan cape kalau harus bersihin debu yang nyempil.

      Hapus
  2. ih vacuum claner bagus banget untuk debu halus yang tak terlihat ya mbak, untungnya aku gak pakai sofa yg besar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selain buat bersihin debu di sofa, tempat lainnya juga jadi lebih muda dibersihkan dengan vacuum cleaner. Kursi di rumahnya pake model gimana, mak?

      Hapus
  3. Tipsnya mantep deh teh. TFS. :*

    BalasHapus
  4. betul mbak, kalau ditinggal dalam waktu lama memang baiknya ditutup pake kain gitu. debu jadi bisa diminimalisir..

    nice tips..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sebaiknya ditutup kain pelindung gitu. Cuma seringnya kelupaan ya, Mas.

      Hapus
  5. Galfok liat sofa2nya :D

    Tfs teh, emang suka sebel sih klo liat sofa ada peta dunianya, xixi.. mana kalo rame anak2 resiko peta semakin luas :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah peta di kursi mah enggak banget, teh. Jijay bajay liatnya. Mau dudukin jug berasa ngeri hehehe

      Hapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.