Top Social

Bring world into Words

Cerita Dari Awarding & Exhbition Wonderful KAA 2015

Rabu, 13 Mei 2015
Euforia perayaan  Konferensi Asia Afrika emang udah lewat. Waktunya kita  buat move on, melanjutkan pekerjaan lainnya.  Selama bulan April tahun 2015 kemarin kita dibuat kenyang dengan foto yang wara-wiri di timeline sosmed kita. Entah  itu facebook, twitter, blog,  atau media berbagi foto seperti  Instagram.
beberapa foto peserta kontes
Nah, dari sekian  foto  yang dibagikan di sosmed itu, ada  2.255 foto  yang  dijepret para netizen untuk diikutkan dalam kontes foto "Wonderful KAA" yang digelar  April 2015 kemarin. Dari review dan voting yang dilakukan oleh para  netizen di jejaring sosmed, akhirnya  panitia lomba mengumumkan juara kontes ini.  

susana di Road Cafe
Itu aja? Enggak!  Masih ada kejutan lainnya  yang hadir dalam pengumuman yang digelar  hari Selasa, 12 Mei di Road Cafe yang berlokasi di jalan Asia Afrika, Bandung. Enggak jauh dari gedung Merdeka - gedung bersejarah yang menyimpan cerita perjalanan para  pemimpian Asia Afrika mendekalarasikan solidaritas  bangsa-bangsa Asia Afrika untuk mendapatkan hak kemerdekaan yang sama.

Undangan yang mendadak, enggak lantas bikin saya  keder dan menyerah. Bayangin aja,, acara dimulai jam 11 siang dan saya baru dikabarin jam 9. 2  jas ebelum acara  saya belum mandi, dan sarapan.  Berasa  'riweuh' harus siap-siap pergi. Berharap  jalanan lancar enggakkpake macet. Alhamdulillah, saya tiba di lokasi, jam 11 lebih seperempat, itu pun karena  nunggu  bus kota dari simpang lima  setelah 15 menit.

Selain pemberian hadiah buat para pemenang, masih ada lagi 'awarding' lainnya yang ditujukan buat Pemerintah Kota Bandung. Museum Rekor  Indonesia mengapresiainya dengan memberikan  pennghargaan sebagai "Lomba Foto Online dengan Partisipasi  Penilaian Terbanyak".  Yeay, keren.  Keren foto-fotonya, keren juga yang ikut partisipasinya.

Seperti  yang dibilang  Kang Emil dalam sambutannya hari itu, Bandung itu memang kota selfie. Warganya pada narsis, enggak boleh ada  latar  yang  kelihatan aneh dikit aja, langsung pasang action, jepret, lalu unggah.  Setelah beberapa taman  yang tersebar di penjuru  kota Bandung, venue  yang masih  ada (dan harus dirawat juga dong) jadi  objek menarik buat latar selfie-selfie-an.

Eh tapi bukan cuma narsis moto sendiri aja, kok.  Kalau ada momen keren dan  asik,  juga bakalan diabadikan. Apalagi kalau diumumkan  ada  kontes berhadiahnya. Ah, siapa nolak? Lagi pula modal  motret sekarang ini enggak harus  moto dengan kamera mahal. Kamera yang dijejalin ke smartphone sekarang udah banyak yang canggih, resolusi  yang oke dan harga yang murah. Selain modal kamera dari smartphone, satu lagi yang bisa bikin sebuah foto punya nilai itu adalah 'feel'nya.  Bisa menangkap emosi dalam sebuah momen bikin sebuah foto  bukan cuma unik aja.  Suka merhatiin dong di koran nasional yang memajang  parade foto setiap  akhir pekan? Sentuhan emosinya yang diabadikan dalam foto  bisa kita rasakan saat melihatnya.

Ngomong-ngomong soal  juara kontes foto kemarin,  ini dia foto-foto para pemenangnya.Raiyyani Muharramah asal Bogor  yang berhasil mengabadikan  sang walikota, Ridwan Kamil. Emang keren nih fotonya. Waktu ngomentarin foto pemenang ini, Kang Emil bilang kalau waktu itu ada yang nanya  di mana toilet.  Saya kasih tau ke sana arahnya.  Hahaha.... khass bercanda urang Bandung. Tapi kalau lihat dari gesture fotonya sih emang nyambung.
Selain teh Raiyani, masih ada pemenang laiinya yang mendapatkan  hdiah berupa uang tunai.  Ih bikin ngiler nih hadiahnya. Selamat, ya!
Nah kalau para pemenang pamer hadiah, para blogger Bandung yang datang ngeliput ikutan bergaya juga, ga mau kalah,meski ga dapat hadiah hehehe. Seperti  yang dibilang  di posting saya sebelumnya, di mana pun berada, yang namanya welfie  jadi  menu wajib para blogger. Kayaknya ada sesuatu yang hilang  aja kalau ga foto bareng.

O, ya ternyata  masih ada gempita  yang tersisa dari perayaan KAA  ini. Yuk ikutan lomba blognya. Ini  infonya. 


Masih ada waktu 11 hari lagi buat  ngubek-ngubek  koleksi fotonya di kamera atau smartphone, lalu ceritakan di blog.  Selamat  ngontes. Kalau menang, traktir saya, ya hehehe 

8 komentar on "Cerita Dari Awarding & Exhbition Wonderful KAA 2015"
  1. Semoga menang ya mbak :D itu, info web lombanya ndak jelas mbak :"( hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya cuma reportase acara awardingnya aja. Kalau postingan ini bukan buat lomba, kok. :) Coba klik fotonya terus dizoom, kebaca, kok.

      Hapus
  2. Bang Aswi ngehitz pisan yaaak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya, ngehits banget Mbak.

      Hapus
  3. wah keren nih mbak efi..
    suka aja baca2 di blognya ...
    mampir lewat forum group Warung blogger..
    salam kenal mbak
    sutopo blogger jogja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo mas Sutopo, wah jadi silent readers, ya? Asik, akhirnya komen juga di blog saya :D
      Salam kenal juga ya, mas.

      Hapus
  4. Bandungggg...seru banget ya....mau juga berfoto foto di jalan Asia Afrika yg banyak benderanya itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuuuu mbak. Main sini. Aku temenin foto-foto di sepanjang jalan Asia Afrika nanti.

      Hapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.