Monday 20 May 2024

Danke, Terima Kasih Klopp

 Awal musim 2023-2024 ini, saya sama saja dengan fans Liverpool lainnya. Optimis menatap akhir musim dengan quadraple, hahahaha.

Iya, seperti yang kita saksikan. Liverpool malah jadi tim yang duluan  turun mesin. Setelah memenangkan piala Carabao yang suka diplesetin Piala Kebo atau Piala Ciki (Jadi ini ada Ciki rasa kaldu kebo? :D).

Mungkin juga faktor beban mental pasca pengumuman  Klopp beberapa waktu lalu yang bilang mau resign akhir musim ini. 

Ah, sudahlah. Life goes on.  Setidaknya saat partai pertandingan penutupan musim ini Liverpool udah ga othing to expect. Ga sengenes Arsenal misalnya yang poinnya cuma elisih satu dan masih berharap  'something turn back'. Jujur, dengan skuad Pep kayak gitu rasanya emang mustihil eh mustahil wkwkwkwk. Maafkan saya, Gooners.

So, marilah kita bahas acara farewell-annya Jurge Klopp setelag menunntaskan pekan ke-38 ini di kandang dengan menundukan West Bromwich Albion. Taruhan,  gank WBA lebih enjoy lihat ini daripada saudaranya  sesama (West)  Ham  United yang musti nyaksiin selebrasi juaraya Mpok Siti alias Machester City.  Muahahaha apaan, sih? Gariiiing!

Salut saya sama tim kreatifnya Liverpool yang menyiapkan acara penutup malam tadi. Sampai-sampai Klopp dan tim pelatihnya pake hoodie merah spesial buat menandai farewell-an itu. Cakep banget sih hoodienya? Ini yang punya instink bisnis ga akan bikin replikanya apa gitu buat dijual? :D


Selain selebrasi khas eaaa eaaa-nya Klopp, momen tergokil semalam adalah ketika Klopp ngajakin fans chanting buat calon penerusnya, Arne Slot. Hey, bahkan tim manajemen sendri belum meresmikan, Klopp udah bikinin chanting duluan.

Klopp udah bikin acara farewellan semalam jauh dari acara nangis-nangisan.  Entah ini acara apaan, sih, ya? Pokoknya homey, hangat dan bikin betah. Sepagian tadi saya teru nyariin vivdeo-video yang menceritakan farewellan-nya Klopp semalam.

Everybody Loves Klopp

Kalau dibilang ga ada yang nangis sebenernya enggak juga, sih. Trent Alexander Arnold dan Virgl Van Dijk tertangkap kamera , mata mereka berkaca-kaca. Klopp memang bukan cuma jadi sosok pelatih tapi juga sosok ayah di dalam dan di luar lapang terlepas dari keras kepala dan konflik yang pernah terjadi dengan pemainnya seperti Salah, misalnya.

Klopp juga dicintai oleh rival bahkan seorang Pep Guardiola masih sempat-sempatnya memuji Klopp sebagai rival terbaiknya disela-sela presskon juaranya Manchester City malam tadi. 

Bersinar Bersama Klopp

Manajemen Liverpool memang terkenal pelit dalam urusan belanja pemain. Tapi dengan ngorbitnya anak-anak muda produk akademi seperti Stefan Bajcetic, Hervey Elliot, Jarell Quansah, atau Connor Bradley adalah salah satu contoh polesan tangan midasnya Klopp. Ya walau saya masih gemes banget sih yak, kenapa sih Sang Pangeran C17 masih aja dimainkan walau tidak sesuai ekspektasi?

Rangkaian Titel Liverpool Bersama Klopp

Sempat menjadi impresi tersendiri dengan gaya gegen pressingnya, Di bawah kepemimpinannya, Liverpool meraih gelar Premier League yang telah lama ditunggu-tunggu pada tahun 2020. Ya walaupun sempet diledek itu piala covid katanya, ya. Tapi tidak mengubah fakta kalau Livepool adalah tim yang berhasil melalui badai wabah ini dan keluar menjadi juara sekaligus mememecahkan telur. Ya, kan?

Nah, anggap deh itu piala kberuntungan. Tapi  terlalu cetek kalau rangakaian piala lainnya berupa Liga Champions UEFA, 1 gelar Piala Dunia Antarklub FIFA, 1 gelar Piala Super UEFA, 1 gelar Piala FA, 1 gelar Carabao Cup, dan 1 gelar Community Shield adalah sebuah kebetulan. 

Danke, Kopp. Welcome Slot. Mudah-mudahan mati listriknya ga lama-lama, ya. Menyala terus Liverpoolku 
Share:

0 Comments:

Post a Comment

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.