Pengalaman Shalat di Mushala Cihampelas Walk Bandung

Di antara beberapa mall yang pernah saya kunjungi, Cihampelas Walk alias Ciwalk ini termasuk salah satu yang saya sukai. Sebenarnya jarak tempuh yang normal dari rumah ke sana bisa dicapai dalam waktu setengah jam. Tapi dengan padatnnya arus lalu lintas saya ngambil waktu rata-rata 45 menit. Aslinya saya sebel dengan perubahan rute yang rencananya untuk mengurai kemacetan. 

Tujuan saya paling sering ke sana adalah untuk nonton. Kadang sekali pergi saya jadwalin buat maraton buat nonton dua film, biar sekalian pergi :) Kuncinya adalah saya cek show time yang ga motong waktu salat Misalnya kalau ada film yang tayang di jam 17 atau durasinya panjang  sampai 3 jam lebih saya pilih lewat aja dan nyari film yang sama di  jam lain yang lebih friendly waktunya.

Beberapa waktu lalu saya shalat di sini pas barengan dengan hari jumat. Awalnya saya sempet khawatir kalau bakal terjebak macet dan bikin drivernya jadi kesiangan buat shalat Jumat. Sebelum pergi saya udah minta  sama drivernya untuk nambah speed terus ngasih tau juga jalantikus untuk memangkas waktu perjalanan.

Alhamdulillah saya bisa sampai di lokasi 5 menit sebelum adzan berkumandang. Abang drivernya tetep bisa jumatan. Hari itu show time film yang akan saya tonton jatuh pada pukul 12.45. Masih ada waktu sekitar 1 jam buat saya nunggu filmnya. Setelah memasuki gerbang utama Ciwalk saya memasuki area utama mall  dan menuju ke mushala untukk shalat dulu. 

Setelah atrium dari JCO lurus aja terus ke area ini terus jalan lurus sampai mentok 

Ini adalah kali pertama saya shalat di sana pada jam yang waktunya bersamaan dengan jumatan. Sempat kepikiran, gimana kalau mushalanya dipakai jumatan? Ah udah deh saya terus jalan aja. Kalau pun bagian untuk wanita dipakai jumatan saya nunggu aja sampai selesai. Ga akan lama, kok. 

Lokasi mushalanya ada di lantai utama, jadi pas masuk dari atrium jalan lurus aja terus sampai mentok di ujung,  belok deh ke kiri.  Lorongnya diapit sama toko Hers Denim dan Yogya Dept Store. Nah, mushalanya ada di belakang tenant macaron.

Pas saya sampai di sana dan tanya-tanya sama teteh yang jaga di penitipan sepatu ternyata bisa langsung shalat. Saya nggak tau apakah di tempat pria shalat diadakan jumatan atau enggak. Nggak sempat nanya tapi sempat lihat ada pengunjung  pria   menaiki tangga ke area tempat pria shalat (lokasinya satu tingkat di atas tempat shalat wanita). Ga kedengaran juga suara khatib yang biasanya berceramah pada waktu shalat Jumat. 

Bagian depan mushala Ciwalk di area mall. Bisa nitip sepatu sama eptugas atau simpen lagsung di rak yang sudah disediakan

Untuk tempat wudhunya sudah terpisah antara pria dan wanita. Malah di bagian wanita ada space khusus berwudhu sambil duduk. Mungkin untuk memfasilitasi pengunjung yang ga bisa membungkuk lama-lama.  Masing-masing area menyediakan kerang yang cukup banyak. Buat mengantri pun ga akan berdesak-desakan atau mengular sampai ke luar lorong.

Untuk pria wudhunya di sini

Tempat wudhu untuk pria. Tersedia juga dispenser sabun untuk mencuci tangan 


Yang ini tempat wudhu untuk wanita
Di mana lagi coba bisa wudhu bisa sambil duduk nyaman kayak gini?

Karena akses dari tempat wudhu ke tempat shalat harus melalui tangga,  pengelola mushala memasang peringatan untuk berhati-hati. Selain itu tersedia juga alat pengering kaki di depan tangga. Jangan khawatir takut terpeleset karena ada petugas yang mengepel area tangga secara berkala.
Naik tangganya santai aja, ya

Keringkan kaki dulu di sini

Mushala ini punya 3 tingkatan. Kalau di bagian paling bawah digunakan untuk berwudhu dan penitipan sepatu/alas kaki,  mushala wanita ada di tahap selanjutnya dan untuk area pria lokasinya paling atas. Jangan sampai ketuker, ya. Alur tangga untuk mushala wanita ada di sisi paling kanan dari arah kedatangan kita.

Spot yang saya suka di area mushala ini tentu saja di tempat shalatnya. Ada kolam kecil di bagian depan dengan air yang mengalir dan jatuh ke kolam di depannya. Sementara itu pada dindingnya ada kaligrafi berukir asma Allah yang membuat tempat ini makin terasa adem. Rasanya kita lagi deket banget sama Allah dan curhat sambil shalat.

Pas saya ke sini mushalanya lagi sepi. Di jam-jam tertentu bisa terasa penuh tapi tetep bisa bergerak untuk mendapatkan shaf shalat. Saran saya sih shalat di shaf terdepan. Adem dan bikin betah hihihi.
area mushala jamaah wanita

Di sisi kiri dan belakang mushala ada cermin besar yang membantu kita untuk merapikan lagi hijab atau sekadar touch up tipis-tipis.  tapi kalau mau lebih leluasa, saya sarankan ngerjainnya di toilet yang lokasinya tepat di sebrang mushala. Kenapa gitu? Karena di mushala ini dipasangi CCTV dan bisa dilihat langsung di bawah (layar  CCTV bisa kita lihat di tempat penitipan sepatu). Jangan sampai kita kebablasan membuka hijab dan  terus jadi kelihatan di cctnya.

Sejak pandemi lalu, mushala di sini tidak menyediakan mukena untuk jamaah wanita. Pihak manajemen sudah memasang pengumuman baik di area penitipan sepatu  dan mushala jamaah wanita. Kalau berntung bertemu orang baik, suka ada yang meminjamkan mukenanya untuk dipakai. Biar ga was-was dikejar waktu apalagi di jam shalat yang waktunya singkat dan pengunjungnya padat saya sarankan selalu bawa mukena atau memang sudah direncanakan mau ngemall di sini.

Tempat nunggunya luas dan nyaman. Kalau kebelet pipis ga usah khawatir, toiletnya persis ada di sebrang mushala

 Seneng banget deh sekarang ini penempatan mushala bukan cuma trategis  tapi juga ruang yang disediakan  lebih luas dan nyaman.

Selain di area mall ada juga mushala yang arena parkir, kalau ga salah di lantai B3. Sekiranya teman-teman datang ke Ciwalk dan mermarkir kendaraan di basement, bisa langsung ke mushala di lantai dasar ini.

Ngemall ayo aja tapi jangan sampai shalatnya diskip, ya

0 Comments

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.