Journey of Flavours, Festival Kuliner Ala Imlek di The Trans Luxury Hotel Bandung

"Efi, kamu sibuk ga? Sini bantuin saya"

Satu hari, Pak Heri (kepala cabang tempat saya kerja dulu) minta tolong saya bagiin jeruk mandarin buat teman-teman di kantor. Dusnya gede banget, karena saya ga se-strong Wonder Women (hahaha... ya kali :D) buat ngangkut, saya dorong-dorong aja dusnya pake kaki menuju ruangan saya.

Pak Bos ini emang sering berbagi. kadang kalau jam-jam ngantuk sekitar sebelum maksi atau jam 14-15an gitu, suka nyuruh office boy buat beli gorengan buat cemilan bersama.

Btw pas dorong-dorong dus itu, emang ga minta tolong temen cowok?

Ada. Tapi di tempat kerja saya mahluk tuhan yang namanya cowok cuma ditempatkan sebagai sales, staf gudang dan office boy merangkap kurir. O, ya tentunya Pak Heri ini pengecualian, ya. Jadilah beliau ini bagaikan penyamun di sarang perempuan hihihi... Makanya pas ada jeruk itu cuma ada perempuan aja di ruangan staf yang isinya emang perempuan semua.

Pak Heri dan bos dari kantor pusat (Jakarta) adalah WNA keturunan Cina. Waktu neliau minta tolong saya itu memang momennya deketan dengan hari Imlek.Jeruk mandarin itu salah satu buah tangan buat kami para staf  di kantor. Buanyaak banget, sampai-sampai saya dan temen-temen bekelin pulang ke rumah. 

Ngomong-ngomong soal Imlek, ga terasa ya sudah mau deket ke hari H? Hari H apa? Iya hari H pergantian tahun maksudnya. Untuk tahun 2021 ini tahun baru Cina alias Imlek akan jatuh pada hari jumat 12 Februari 2021. Rasanya baru aja kemarin ganti tahun masehi. Eh sekarang udah mau ganti tahun aja. Untunglah ganti tahun yang satu ini ga bikin umur kita nambah wkwkwk... Ga ada yang mau nambah umur dua kali dalam setahun, kan?
https://www.catatan-efi.com/2021/02/journey-of-flavours-festival-kuliner.html

Tapi kalau nambah kebahagiaan dan rejeki sih pasti ga ada yang nolak. Begitu juga dengan tahun baru Imlek ini. Banyak harapan dan doa-doa baik yang dilangitkan. Semoga banyak hoki kalau kata salah satu temen saya yang selalu merayakan imlek ini.

Berbeda dengan imlek dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan Imlek tahun ini tidak akan seramai perayaan tahun-tahun sebelumnya. Wabah Covid -19 yang masih belum selesai juga membuat aktivitas perayaan Imlek ini jadi lebih sederhana.

Meski begitu, keriaan perayaan Imlek tahun ini masih bisa dinikmati dengan berbagai cara lho. Salah satunya seperti acara yang akan digelar oleh The Trans Luxury Hotel Bandung yang mengangkat tema The Journey of Flavours.

Udah bisa ketbak nih, bakal banyak ragam kuliner dari negeri tirai bambu alias Tiongkok yang akan jadi sajian istimewa di sini. Untuk racikan sajian menunya secara spesial akan mempersembahkan Yee Shang kreasi dari  Executive Chinese Chef “Shifu Chan Wah”. Ada Yee Shang juga penampilan atraksi “Kung Fu Tea Master”. Dah kebayang serunya, kan?

Kenalan Sama Yee Shang


By the way, apa sih Yee Shang itu?

Nah kuliner yang stu ini adalah salad yang isinya terdiri berbagai macam sayuran berwarna-warni. Dari  warna-warannya yang rame  ini tersemat simbol makna dan harapan itu tadi. Untuk menikmatinya, seeluruh anggota berkumpul dan secara berbarengan mengaduk bahan-bahan tersebut dengan menggunakan sumpit.


https://www.catatan-efi.com/2021/02/journey-of-flavours-festival-kuliner.html

Semakin tinggi sumpit di angkat dan semakin acak-acakan mengaduknya, dipercaya juga sebagai simbol peruntungan yang akan datang. Pas melakukan ritual ini juga para anggota keluarga akan mengatakan “gong xi fa cai” yang artinya “semoga penuh kekayaan”. Selain itu juga mereka akan mengucapkan doanya masing-masing.

Bahan-bahan yang tersaji antara lain ada  wortel, lobak, bengkoang, manisan jahe, manisan cabe, jeruk bali, pangsit goreng, dan manisan pepaya, yang merupakan perwakilan berbagai doa dan harapan yang berbeda. Misalnya nih,  wortel sebagai lambang keberuntungan. Lalu  lobak untuk harapan kemajuan yang nyata juga kemudahan di masa depan. Ada juga  pangsit goreng yang menggambarkan batangan emas. Semua bahan-bahan ini ditujukan sebagai simbol  kesuksesan bagi semua di tahun baru.

Kungfu Tea Master

Rasanya momen Imlek tanpa atraksi jadi kurang afdol. Biasanya di tempati-tempat keramaian atau vihara suka ada atraksi Barongsai yang memeriahkan acara. Di acara makan malam di sini akan ada hadir atraksi  “Kung Fu Tea Master”. 

Atraksi ini adalah aksi pemain  kung fu yang menyajikan teh dengan memakai long tea pot. Dulunya nih, atraksi ini adalah atraksi yang spesial banget karena ditujukan hanya untuk raja. Para pemain atraksi akan menuangkan teh untuk raja  dari jarak jauh dengan menggunakan ong tea pot atau ceret panjang. 

Ceretnya sendiri terbuat dari kuningan yang bersifat antiseptik sekaligus memiliki sifat penghantar panas yang baik. Kebayang kan ya gimana presisinya para pemain kung fu ini menyajikan teh pas ke cangkirnya ga pake tumpah? Pasti seru menyaksikannya.

https://www.catatan-efi.com/2021/02/journey-of-flavours-festival-kuliner.html

All You Cant Eat Fully Served

Selain Yee Shang dan nonton atraksi Kung Fu Tea Master tadi, masih ada sajian  all-you-can-eat  fully served terbaik dari Executive Chinese Chef “Shifu Chan Wah” dan tim Culinary dari The Restaurant. Pengunjung ga usah jalan-jalan ke setiap "station" untuk memesan akrena akan ada tim cullinary yang akan menghampiri pengunjung ke mejanya masing-masing untuk menghantarkan pesanan. 
https://www.catatan-efi.com/2021/02/journey-of-flavours-festival-kuliner.html

Untuk menu-menu yang hadir antara lain ada Hongkong Style Roasted Duck, Braised Hoisom in Dynasty Style, Seafood Fish Maw Soup, Wok Fried Beef Tenderloin, Mango Sagoo Pudding, lalu ada  juga  pula Roasted Australian Striploin, Japanese Favourite, Dessert Station dan menu lainnya yang bisa kita nikmati sepuasnya. 

https://www.catatan-efi.com/2021/02/journey-of-flavours-festival-kuliner.html


https://www.catatan-efi.com/2021/02/journey-of-flavours-festival-kuliner.html

https://www.catatan-efi.com/2021/02/journey-of-flavours-festival-kuliner.html


https://www.catatan-efi.com/2021/02/journey-of-flavours-festival-kuliner.html

Ngomong-ngomong selain kue keranjang alias dodol cina yang banyak kita temui menjelang imlek, ada juga kue bulan alias moon cake yang juga tidak kalah sakral maknanya. Kue yang padat dan manis ini juga hadir di festival musim gugur. Cara menikmati kue bulan - yang memiliki makna keutuhan dan kesatuan - juga  secara bersama-sama dengan anggota keluarga. Kue ini aga jarang ditemui. tapi soal rasa ga kalah enak dan legit dengan kue keranjang, lho. 

Pengen merasakan serunya perayaan Imlek ini? Bisa banget.  teman-teman bisa hadir mulai jam 5 sore di The Restaurant, The Trans Luxury Hotel lantai 3 untuk merasakan pengalaman sensasi serunya  “The Journey of Flavours”.

Untuk dewasa cukup dengan membayar Rp. 408.000++ atau untuk anak-anak di bawah usia 12 5ahun  hanya  Rp. 258.000++ saja. 

Untuk informasi lebih lengkap dan reservasi, telepon saja ke 022-87348888, atau bisa melalui WhatsApp di +62 811 811 4288 dan email ke the.restaurant@thetranshotel.com, ya.


Gong Xi Fa Cai











13 Comments

  1. ih kok bikin ngiler banget sih, makanan-makanannya enak. Apalagi makanan khas chinese new year. Aku suka kek mie goreng, bihun atau Yee Shang, namun krg begitu suka kue keranjang

    ReplyDelete
  2. Ahh, kue keranjang biasanya ku suka dikasih depan rumah, emang familiar banget ya kue bulan dan keranjang ini, plus tradisi yee shang soal keberuntungan.
    Pengen nyomot manggoo Sagoonyaa...

    ReplyDelete
  3. Biasanya makanan Chinese enak-enak nih. Penasaran sama kungfu tea masternya nih. Soalnya selama ini kalau imlekan mah taunya ada barongsai aja he he.

    ReplyDelete
  4. Saya jadi kangen masakan jelang kuo nien melihat semua tampilan di artikel ini. Dulu setiap mau Imlek saya yg buat semua itu bareng Ama. Cape tapi seneng soalnya pas Imlek hari satu dua dan tiga bisa istirahat total plus dapat uang banyak hehehe

    ReplyDelete
  5. sedih, imlek tahun ini ga bisa kemana2, ga bisa kumpul2 sama keluarga, jadi makan pun seadanya aja, ga bisa bikin masakan yang wah karena ga akan kemakan :(

    ReplyDelete
  6. yang paling aku tungguin tuh moon cake nya, enak banget. Di rumah baru ada dodolnya aja, moon cake masih on the way hehehe.

    ReplyDelete
  7. Liat ini jadi kangen deh makan kue keranjang sama moon cake nya. Biasanya dulu kalau masih ada Ema setiap imlek kami ngumpul di rumahnya dan pasti ada menu khas disajikan disana yaitu Siu mie sama ikan bandeng.

    ReplyDelete
  8. Imlek itu identik dengan keluarnya buah jeruk segala macam, dari Kino, Ponkam, jeruk mandarin, kue bulan, kue keranjang dan dipasangnya lampion lampion merah yang cantik.

    Meriah banget yaa, Teh. Dan sudah pasti kalau ingin menikmati menu implek, lebih enak mampir saja ke tempat makan yang menyediakan makanan implek dan menyantap bersama keluarga, gak cape masak y

    ReplyDelete
  9. waaah enak nih all you can eat nuanasa Imlek, aku baru tau juga tuh soal tradisi yu sheng

    ReplyDelete
  10. Duuh Teh, ini menunya enak semua. Bikin ngiler. Banyak pilihan juga ya. Aku pengen seafoodnya

    ReplyDelete
  11. Ibuku selalu happy kalau uda masuk bulan Imlek. Karena makanan fave Ibu adalah kue keranjang.
    Enak, manisnya pas...katanya.

    Aku tertarik sama Yee Shang, teh..
    Enak banget rasanya yaa..segeerr...

    ReplyDelete
  12. sushinya keliatan enaaak... nggak kayak sushi di salah satu hotel bintang 4 di sby yang pernah aku coba, kayak ga niat banget bikinnyaa haha

    ReplyDelete
  13. Nuansa imlel semakin nyata ya. Ini jajaran kulinernya bikin lapar, mana lagi jam maksi dan aku belum sarapan dari pagi. Duh, lezatos bayanginnya

    ReplyDelete

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.