Showing posts with label Finance. Show all posts
Showing posts with label Finance. Show all posts

Wednesday, 2 October 2024

Mengenal Mesin EDC BCA & Fitur-Fitur di Dalamnya

Siapa nih yang seumur-umur belum pernah bayar belanjaannya pake debit card? Kayaknya kalau pun ada itu satu dari seribu orang. Termasuk  langka tapi ga harus dilestarikan juga hehehe. 

Kalau belanja  bayar pake gesek memang lebih memudahkan.  Kita  ga usah nunggu kembalian, misalnya . Selain itu buat nyatet pengeluaran juga lebih rapi meskipun struknya tetep saya pegang buat cross check belanjaan yang saya bayar. Ngomong-ngomoing kamu lebih suka pake debit atau kredit sih?

Ngomong-ngomong soal kartu debit atau kartu kredit, mesin EDC yang satu ini pasti familiar dan gampang ditemui di banyak merchant. Apalagi sih kalau bukan EDC BCA? 

Apa Itu Mesin EDC BCA?

Kita kenalan lagi sama EDC ini ya. EDC atau  Electronic Data Capture adalah sebuah alat yang digunakan untuk menghubungkan antara satu rekening dengan rekening yang lainnya. Dengan adanya EDC ini memudahkan transaksi dengan menggesekan kartu. Saldo dari rekening akan terpotong sesuai nilai transaksi  untuk kartu debit atau jika menggesek dngan kartu kredit, nilai transaksinya otomatis tercatat dalam daftar tagihan yang akan datang. 


Beda dengan bank yang lainnya, bank BCA ini menawarkan banyak keunggulan dengan memakai dibanding EDC lainnya. Hayo siapa yang baru tau kalay transaksi di mesin EDCnya BCA  ini bisa menerima transaksi dari berbagai jenis kartu? Asiknya lagi untuk pemilik  merchant baru, bisa  mendapatkan sewa mesin EDC  secara gratis tanpa iuran. Aaaah sayang banget kalau kamu pelaku UMKM atau usaha melewatkan tawaran ini.

Semua dana yang sudah masuk dalam rekening yang terhubung dengan mesin EDC  ini jugabisa ditarik semuanya. Artinya mau dihabiskan sampai  Rp. 0 seperti tabungan BCA. Lalu semua transaksi yang masuk melalui mesin EDC ini akan direkap dan disampaikan dengan jelas dan rinci. Buat tim finance yang akan melakukan pembukuan bakal membantu banget. 

Fitur-Fitur Dalam Mesin EDC BCA

Penting juga buat kamu mengenal  fitur-fitur apa saja yang sebenarnya ada dalam mesin EDC bank BCA  seperti berikut:

1. Transaksi pembayaran memakai kartu debit dan kartu kredit 
Fitur yang pertama adalah dapat digunakan untuk menerima transaksi pembayaran, baik itu transaksi yang dilakukan lewat kartu debit maupun kartu kredit. Transaksinya bisa dilakukan dengan sesama bank BCA atau non BCA. Untuk pihak ketiganya, sudah bekerjasama dengan Visa, MasterCard, GPN, JCB, UnionPay dan sebagainya.
source: keuangan.kontan.co.id/

2. Transaksi pembayaran melalui QRIS dinamis
source: kumparan
"Bisa pake QRIS? "
Sudah sering nanya seperti ini sama kasir kan? Nah EDCnya BCA juga bisa melakukan scanning atau memindai kode QRIS, khususnya jenis QRIS dinamis (sistemnya berubah-ubah, sebuah kode QR yang diterbitkan pada saat ingin melakukan pembayaran saja). 

3. Redeem reward
Fitur untuk pembayaran dengan menggunakan reward dari bank BCA. Sangat membantu konsumen yang ingin melakukan transaksi dengan mengandalkan voucher diskonan atau melalui reward juga bisa dilakukan di merchantmubamun tetap yang akan diterima adalah dalam bentuk uang tunai.

4. Fitur void
Fitur yang bisa dipakai untuk melakukan pembatalan transaksi. Kamu dan konsumen tidak perlu panik dibuatnya. 

5. Transaksi cicilan kartu kredit
Fitur yang memungkinkan untuk bisa menerima pembayaran secara cicilan melalui kartu kredit.

6. Fitur refund, 
Fitur untuk melakukan pengembalian dana secara lebih mudah langsung dari mesin EDCnya. 

7. Transaksi dengan menggunakan kartu Flazz

Ga punya rekening BCA? Kalem aja. para pemegang e money dalam bentuk flazz BCA tetap bisa bertransaksi di mesin EDC ini, kok. Asik, kan?

8. Transaksi contactless
Fitur untuk menerima pembayaran tanpa melakukan kontak secara langsung, cepat serta aman digunakan.

Gimana, sudah makin yakin pakai EDC BCA untuk bisnis kamu? Segera ajukan sekarang. Kamu bisa mendapatkannya dengan mudah, lho. Temukan semua kemudahannya buat scale up bisnis kamu. 



Share:

Thursday, 9 May 2024

6 Peran Penting Perbankan Untuk Perdagangan Internasional

Siapa sih yang nggak suka belanja barang-barang keren dari luar negeri? Nah, perdagangan internasional nih yang bikin semua itu bisa terjadi. Bayangkan aja, kayak jembatan yang menghubungkan negara-negara di seluruh dunia, memungkinkan kita untuk saling bertukar barang, jasa, dan ide.

Seiring waktu, perdagangan internasional makin berkembang pesat. Layaknya  jaringan internet. Makin lama makin rumit dan canggih. Bukan cuma barang fisik lho, yang diperdagangkan. Jasa, investasi, dan teknologi juga jadi bagian penting.



Pernah dengar liberalisasi perdagangan? Nah, ini nih yang bikin perdagangan internasional makin bebas dan rame. Aturan dan hambatan antar negara dikurangi, jadi makin gampang buat jual beli barang dan jasa ke mana aja.

Ada banyak perjanjian yang bikin liberalisasi ini, kayak WTO, perjanjian regional, dan bilateral. Ditambah lagi, teknologi canggih kayak internet dan pesawat bikin semua makin mudah. Perusahaan dari seluruh dunia bisa lebih gampang masuk ke pasar global, jualan barangnya, dan berkolaborasi.

Tapi, di balik semua kemudahan itu, ada juga tantangannya. Risiko ekonomi dan politik, masalah lingkungan, dan sosial harus dihadapi. Di sinilah peran penting perbankan.

Perbankan menyediakan berbagai layanan keuangan dan solusi untuk membantu perusahaan menghadapi tantangan ini. Contohnya, membantu mengelola risiko, memperluas akses pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

So, perdagangan internasional tuh kayak jalan tol global yang menghubungkan ekonomi seluruh dunia. Makin bebas, makin rame, dan makin banyak peluang. Tapi, tetap harus hati-hati sama rambu-rambunya biar perjalanannya lancar dan aman.

Untungnya, ada perbankan yang berperan bagaikan jembatan di balik layar, menghubungkan para pelaku bisnis di berbagai negara dan melancarkan arus barang dan jasa.


Apa saja yang dilakukan perbankan?

1. Memudahkan Transaksi
Transfer dana antar negara jadi cepat dan mudah. Selain pembiayaan dan layanan pembayaran, perbankan juga menawarkan berbagai produk dan layanan lainnya yang mendukung transaksi perdagangan internasional.

Misalnya nih, layanan pengelolaan risiko valuta asing, di mana bank membantu pelaku perdagangan untuk melindungi diri dari fluktuasi nilai tukar mata uang asing yang dapat mempengaruhi harga barang dan layanan yang diperdagangkan.


2. Melindungi dari Risiko dalam Perdagangan Internasional


Pernah bayangin ga, pas  mau beli barang dari luar negeri, tapi bingung cara bayarnya? Nah, di sinilah peran penting pembiayaan perdagangan internasional.

Agar  transaksi tetap aman dan lancar, bank punya layanan khusus yang disebut trade finance. Salah satu yang paling terkenal adalah letter of credit (LC). Bayangkan LC ini kayak jaminan dari bank, jadi kita  (sebagai eksportir) pasti dibayar setelah barang dikirim, dan pembeli (importir) pun tenang karena barangnya pasti diterima sebelum bayar.

Bank juga membantu mengelola risiko nilai tukar mata uang dan asuransi perdagangan. Jadi, nggak perlu khawatir rugi gara-gara nilai tukar berubah atau ada masalah saat pengiriman.


3. Menangani Risiko Perdagangan Internasional 

Tau gak sih, salah satu kendala terbesar dalam perdagangan internasional adalah nilai tukar mata uang yang suka naik turun? Bayangin aja mau beli barang dari luar negeri, eh pas mau bayar, harganya jadi jauh lebih mahal karena nilai tukarnya berubah.

Tenang aja, bank punya solusinya! Ada layanan pengelolaan risiko valuta asing, di mana bank membantu untuk mengunci nilai tukar di waktu tertentu. Jadi, gak perlu khawatir harga barang jadi mahal gara-gara nilai tukar berubah.

Selain itu, bank juga menawarkan asuransi perdagangan internasional. Asuransi ini melindungi pemilik dana dari berbagai risiko, seperti kegagalan pembayaran, kerusakan barang, bahkan risiko politik di negara tujuan.

Dengan layanan-layanan ini, kita bisa berdagang internasional dengan lebih tenang dan bebas hambatan. Gak perlu was-was lagi deh.

4. Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan SDM
Tau, ga? bank bukan cuma tempat nabung dan pinjam uang? Bank juga punya peran penting dalam membantu yang ingin berdagang internasional.

Gimana caranya? Bank sering mengadakan seminar, workshop, dan pelatihan khusus tentang perdagangan internasional. Di sini, siapa saja bisa belajar banyak hal tentang kebijakan perdagangan, keamanan perdagangan, dan negosiasi lintas budaya.

Lebih kerennya lagi, bank juga bisa membantu  kita juga lho untuk kuliah di bidang perdagangan internasional. Bank bekerja sama dengan universitas untuk menyediakan program sarjana dan magister yang fokus pada ekonomi global, hukum perdagangan internasional, dan strategi bisnis internasional.



5. Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Global

Pernah bayangin mau berdagang ke luar negeri tapi modalnya terbatas? Nah, di sinilah bank hadir sebagai jembatan modal untuk bisnismu!

Bank menyediakan berbagai fasilitas pembiayaan seperti letter of credit (LC) dan pembiayaan ekspor-impor. Dengan fasilitas ini, kita bisa mendapatkan dana yang diperlukan untuk melakukan perdagangan lintas batas.

Gimana caranya? Bank akan menjamin dana kita kepada pihak lain, sehingga kita bisa membeli barang dari luar negeri dengan lebih mudah dan aman.

Contohnya nih, kalau ingin bertransaksi impor barang dari China. Seperti yang kita tahu, kalau negara ini adalah salah satu negara tujuan perdagangan utama banyak negara. Nah, dengan pembiayaan perdagangan dari bank, kita bisa membeli barang dari China dengan lebih efisien dan lancar.

Dengan begitu,  aliran barang dan jasa di pasar global semakin lancar, produktivitas meningkat, dan ekonomi pun bertumbuh.

6. Menjaga Stabilitas Keuangan:

Sebagai penyedia layanan keuangan terpercaya, bank punya banyak cara untuk membantu  pelaku usaha yang ingin berdagang internasional.

Bank menyediakan berbagai layanan yang bisa membantu untuk meningkatkan pengetahuan dan skill di bidang perdagangan internasional, mendapatkan modal, mengamankan dana, dan mengelola risiko. Dengan memanfaatkan layanan bank,  membuat berdagang dengan lebih mudah, aman, dan lancar.

Yuk, kembangkan bisnismu ke luar negeri bareng bank!

Jangan lupa untuk selalu ikuti perkembangan terbaru dalam dunia perdagangan internasional.
Share:

Thursday, 24 January 2019

Income Tambahan dengan Aplikasi Digital

Baru saja nih hari ini aku nonton film terbaru yang berjudul Orang Kaya Baru.  Namanya aja orang kaya baru. Ya ada semacam culture shock.  Bingung mau digimanain tuh kalau tiba-tiba punya uang yang banyak? Jadi samar mana yang butuh dan ingin. Yang ga dibutuhin jadi tampak sesuatu yang urgent.

Kemudian film lainnya yang juga tayang di awal tahun ini, Keluarga Cemara seakan jadi pembanding dua situasi yang berbeda. Kalau Raline Shah bersama emak dan kakak -adiknya dari miskin jadi kaya, di film Keluarga Cemara situasi sebaliknya yang terjadi. Dari kaya jadi miskin.
gamabarnya dari https://www.pikiran-rakyat.com
Ada benang merah yang aku tarik dari film ini. Penyesuaian. 
Ga mudah lho  beradaptasi dengan situasi baru. Waktu sma dulu pelajaran akuntasi adalah hal yang menyebalkan.Salah masukin pos, selisih dikit dan ketidaktelitian lainnya membuat laporan akhir jadi ngaco. Kalau udah gitu bingung sebingung-bingungnya.  Cuma selisih 1 perak pun ga boleh asal masukin ke pos dan maksa mencantumkan keterangan penyesuaian selisih harga.

Pas jaman kuliah beruntung banget dapet dosen yang ternyata bisa kasih pencerahan. Semacam seruan AHA! Dapet kuncinya harus gimana mengerjakan laporan keuangan. Ya fiktif sih karena duitnya duit orang. Ya ngayal aja itu duit sendiri biar sepenuh hati ngerjainnya. Mana mau rugi kan kalau punya duit sendiri, tapi laporannya dikerjain asal-asalan?

Daaan... meski pake lama, 99%  berakhir dengan manis. Maksudnya laporan akhirnya beres dan gampang sekali nemu celah di mana titik yang harus dikoreksi.
sumber gambar: http://www.tipperarylibraries.ie/accounting-and-bookkeeping-101-for-everyone/

But wait a minute.
Itu sudah lamaaaa sekali. Itu kejadian di awal tahun 2000an. Kebayang kan udah lama sekali. Udah banyak yang menguap hahaha.... Ya ga dipraktekin lagi sih. Jadi bener ya, practice makes perfect. Ala bisa karena biasa.

Terus apa hubungannya kebiasaan dengan gaya hidup dari dua film yang aku bandingkan di atas?

Manajemen keuangan

Huhuhu.... aku sendiri masih males mencatat semua detil pengeluaran per bulan. Apalagi tiap hari. Pernah nyoba dan stress sendiri (ya masa stress ngajak-ngajak?).  Ternyata perkiraan di awal jebol di akhir.  Ini salah estimasi apa salah pengeluran yang terhasut nafsu jajan yang membuncah? *halah*

Pernah ga sih kepikiran bisa nyari income tambahan secara pasif? Ya ga harus ikutan MLM-an segala.  Not mean to be offended. Been there done that. Dunia MLM bukan chemistry yang ngeklik buatku. 
sumbernya dari http://www.businesszoom.in

Atau nih, pernah kepikiran ga buat memanfaatkan gadget di tangan biar jadi sedikit lebih produktif? Hari gini siapa coba yang ga punya gadget? Modalnya juga ga usah berat. Seberat bebannya Dilan yang menanggung rindu pada Milea (lebay).  Juga ga harus menyalahi prinsip ekonomi.

"Modal sekecil-kecilnya dapat untung sebesar-besarnya"

 Ealah, moto macam apa itu? Bisa dikeplak sama guru atau dosen ekonomi hahaha...

gambarnya punya hipwee
Kalau punya networking yang baik dan luas atau minimal rajin menjalin silaturahmi sama tetangga, ibu-ibu pkk, temen-temen sesama macan ternak (mama cantik nganter anak), bisa jadi celah yang bagus buat menyimpan sedikit demi sedikit kepingan tabungan masa depan. Misalnya saja buka jasa  terima pembayaran bulanan untuk tagihan bulanan.  Eh jangan ketawa, lho. Dari printilan ini aja seorang teman bisa nabung emas dari selisih biaya pembayaran yang didapatkan. Menarik kan?

Salah satunya nih ada aplikasi alphapay.id  yang membuka gerbang peluang bisnis yang luas dengan modal yang mudah pake banget.

Sama saja seperti ketika kita mendonwload aplikasi chat semacam WA, Line,  atau media sosial seperti Instagram, face book sampai aplikasi film, ga ada biaya yang dikenakan saat mendownload. Selama hayat masih dikandung badan eh maksudnya selama kuota masih ada dan memori yang tersisa masih mendukung, ya udah nih aplikasi akan jadi salah satu ikon yang bakal sering kita colek-colekin alias dibuka.

Yakin dicolek? Ya coba aja setidaknya dalam tiap bulan kita harus membayar tagihan atau biaya rutin seperti ini:
  • Pulsa
  • Paket data/internet
  • Rekening listrik
  • Ledeng/PDAM
  • BPJS Kesehatan dan Tenaga Kerja
Itu yang rutin lho. Belum lagi  kalau perlu tiket kereta misalnya kalau mau pergi-pergian ke luar kota.  Selain membayar keperluan pribadi,  ternyata masih banyak lho yang gaptek atau males ngurusin bayar ini itu. Buktinya  masih ada gerai-gerai di pinggir jalan yang jualan pulsa dan juga menawarkan jasa untuk pembayaran biaya bulanan di atas itu tadi.

Nah, kalau kalian adalah tetangga yang gaul atau punya temen yang males dan pengennya tau beres, manfaatkan lah peluang ini.

Caranya? Tawarin mereka buat dibantu ngurusin pembayaran tagihan bulanannya. Tanyakan berapa nomimal yang harus dibayar, dan serahkan semua urusannya sama kita. Ya pastinya sama ngasih uangnya juga, sih. Masa kita yang bayarin? Yekan?

sumber gambar: https://alphapay.id/
Dengan menyimpan deposito mulai dari 100 ribu saja kita sudah bisa jadi agen pulsa dan jasa pembayaran lainnya. Caranya? Ya install dulu aplikasinya yang   bisa kamu dapatkan di google play  Ternyata yang namanya peluang bisnis itu kalau mau diulik selalu ada jalan.

Seperti yang dibilang oleh tokoh bapak di film itu (Lukman Sardi), duit itu kalau sedikit cukup. Kalau banyak ga akan pernah cukup. Intinya kalau prosesnya dinikmati kita akan menghargai bagaimana memanfaatkan uang dan mengelolanya dengan baik.  

Kalau nerimanya tanpa usaha, kita akan cenderung boros dan menghabiskannya. Tau-tau shock sendiri pas tau semuanya habis dan ga bersisa. Padahal kita perlu banget punya visi masa depan (hayah berat amat bahasanya?). Ga usah jauh-jauh mikirin masa tua, untuk dana taktis atau dana tak terduga udah disiapkan belum?
yang punya gambar: https://www.zikoko.com

So, kalau kalian bingung mau nambah alokasi dana taktis dengan cara yang ga ribet,  membenamkan aplikasi ini jadi salah satu ikon di layar hpnya bisa jadi pilihan. Selisih alias keuntungannya  ga usah diutak-atik. Disimpan saja. Seperti yang dibilang lagu lama yang dinyanyikan Titik Puspa bareng Saskia dan Geofanny:
"Tang ting tung hey.... jangan dihitung tau tau dapat untung"

Jangan sampai kita  punya  kelakuan seperti Tika Duta dan Dodi di film Orang Kaya Baru yang taunya cuma ngabisin duit tapi ga bisa mengelolanya dengan baik, terus habis ga jelas.
Share:

Wednesday, 5 December 2018

6 Cara Mencicil TV Tanpa Kartu Kredit

“TVnya keren deh, Fi!” 

Celetukannya paman saya satu waktu bikin  curiga. Jelas ini mah bukan muji, tepai ngeledek. Gimana enggak, coba?  Pasalnya waktu itu saya lagi tepuk-tepukin bagian atas tv karena ga mau nyala. Padahal kabelnya udah nyambung ke colokan. Pun, aliran listrik di rumah lancar jaya, ga lagi mati. 

Waktu itu tv saya lagi ngaco parah, separah-parahnya. Tampilannya cuma memenuhi sebagian layarnya saja. Ga enak ditonton. Gambar yang bergerak tampak gepeng, ke-press gitu.  Padahalnya lagi waktu itu lagi rame-ramenya musim piala dunia. Ya jelas saya betel lah pas tvnya mendadak ngadat kayak gitu. Pernah ngalamin kayak gni, ga? Acungin tangan dong, biar saya ada temen, hahaha.... *kok malah nanya cari temen yang sependeritaan gini, sih*




Yaelah, Fi. Jangan kayak orang susah. Beli lagi, napa? 

Pasti mau pada komen gitu. Iya, iya…. Tau. Itu solusi paling cerdas dan jitu. Emang kalau direparasi juga malah mubazir. Udah ydipensiunin. Tapi kan, beli tv itu ga segampang beli bakso dari mamang yang lewat, beli seblak atau gorengan di pinggir jalan atau minuman ala-ala pas jalan-jalan di mall. Ga boleh salah, karena tv segede gaban gitu kalau ga kepake mau diapain coba? Dijual lagi ya, sayang, kan? Soalnya harganya bakal jatuh. 

Ada beberapa hal yang jadi pertimbangan untuk membeli tv. Mode atau fitur udah oke, eh pas cek harga tv, budgetnya ga pas. Lebih mahal. Ya jangan nanggung biar pas nonton tv itu beneran enjoy. Eh ternyata beli tv yang spesifikasinya pas di hati (((hati))) tapi anggarannya ga nyampe masih bisa diakalin dengan cara kredit elektronik online , lho. 

So, kalau teman-teman saat ini lagi butuh tv baru dan ga mau pake kartu kredit, nih caranya saya kasih tau sekarang. 

Download Aplikasi Perusahaan Finance 

Mager atau riweuh dan ga bisa ke mana-mana? Yaudah, download aja dulu aplikasi perusahaan finance yang sudah bekerja sama dengan Bukalapak. Praktis dan irit eaktu, ga perlu ngongkos pula. 

Mengisi Data 

Siapa yang nick namae atau nama aliasnya lebih femes daripada nama aslinya? Jangan sampai bikin kita amnesia dengan nama sendiri, lho. Untuk urusan tertentu, nama asli itu penting banget dan harus digunakan. Termasuk untuk pengajuan kredit tv ini. So, waktu mengisi data, jangan salah, ya. 

Cantumkan nama asli sesuai KTP. Bukan id medsos dan sebagainya. Informasi lain yang diminta saat pengisian data ini adalah alamt dan nomor handphone yang bisa dihubungi. Kadang suka da yang lupa lho nomer handphone sendiri. Cek ulang lagi jangan sampai ada angka atau nomor yang tertukar atau kurang.

Pengajuan Pinjaman 

Ga pake lama. Setelah pengisi data, akun kita sudah jadi dan siap digunakan. Ga pake lama, kita bisa segera mengajukan pinjaman dengan syaratnya sangat mudah. Selain nama lengkap, alamat dan nomor handphone, data lainnya yang akan diminta juga adalah alamat kantor, nomor telepon kantor, akun facebook, serta slip gaji. 

Pada saat pengajuan ini, aplikasinya juga akan memberi tahu batasan maksimal pengajuan kredit berdasarkan nominal gaji yang tercantum. Saran saya jangan coba-coba manipulasid ata. Bukan apa-apa, sih. Nanti kitanya bakal pusing sendiri mengatur cash flow untuk bayar cicilan kredit. Walau punya cicilan, ga berarti boleh mengusik pos lainnya.


Setelah pengajuan pinjaman, langkah berikutnya adalah membuka laman Bukalapak. Di sini kita bisa ngecek harga tv yang sesuai dengan anggaran dan batas nilai kredit yang sudah ditetapkan oleh aplikasi itu tadi. Kalem, ga usah cape-cape ngitung, karena tampilan di laman sudah menginformasikan berapa cicilan yang harus dibayar setiap bulannya. 

Klik deh cara pembayaran dengan cicilan, pada fitur ‘metode pembayaran’. Untuk rentang waktu pembayarannya kita bisa memilih membayarnya 1 bulan lagi, atau opsi lainnya. Misalnya tenor 3, 6, atau 12 bulan 

Buka Akun di Aplikasi Perusahaan Finance 

Eits, jangan buru-buru log out dulu. Beres milih tv di bukalapak, kita balik dulu ke aplikasi perusahaan finance yang sudah terinstal di hp. Untuk mengaksesnyam password akan dikirm lewat sms. Tunggu sebentar untuk proses verifikasi. Biasanya sh, ga lama, sekitaran 1 hari . 

By the way, password untuk pengajuan kredit ini cuma bisa dipakai sekali saja. Jadinya kita aman dari ancaman kebocoran kata kunci. . Kalau bisa catet deh passwordnya di kertas kecil. Soalnya kalau lupa, proses pembayaran lewat cicilan bakalan gagal. 

Masukkan Password 

Balik lagi ke laman bukalapak, terus masukin tuh password yang udah dikasih tadi. Status pembelian kita di buka lapak akan berubah menjadi jadi ‘terbayar’ 

Membayar Cicilan 

Selesai sudah proses pemesanan. Tinggal tunggu deh pengiriamn tv idaman ke rumah. Jangan lupa untuk membayar Harga TV cicilan tepat waktu. Lakukan pembayaran melalui perusahaan finance, jangan bayar atau transfer ke rekening bersama Bukalapak.


Share:

Friday, 2 November 2018

Tabungan Online Berhadiah Ratusan Juta Rupiah dan Paket Umrah

Kalau sudah awal bulan gini, mutasi rekening buat kebanyakan kita lumayan rame, rame dan lancar hahaha.... Ya ga, sih? Ya gajian, ya belanja, ya bayar tagihan, (dan emmmm utang? :D).  

Untuk bayar tagihan listrik, ledeng dan TV kabel, mamah nyuruh saya yang ngurusin pembayarannya. Well, it's ok. Dengan adanya teknologi di ujung jari, saya ga usah bete nunggu lama-lama ngantri di loket. 

Masalahnya nih, buat mengganti bayaran ini itu yang udah saya saya talangin, Mama ngasihnya dalam bentuk hard cash, alias uang tunai.  Selain males punya atm, rekening tabungan saya dan Mama itu beda bank. Tau sendiri dong, kalau transfer beda bank itu kena biaya adm. Ga banyak, cuma 6.500an, tapi kalau sering-sering ya lumayan bikin lu manyun. 

Trus nih,  saya tuh suka males pegang uang tunai dalam jumlah banyak.  Ngambil seperlunya aja di atm buat pembayaran yang memang caranya masih konvensional banget.  Kalau lagi moodnya bagus, sambil jalan saya niatin mampir ke bank buat setorin uang tunai yang saya pegang. Meskipun itungan  1-2 hari bisa saya gesek atau tarik lagi hahaha... Bukan sombong, tapi pilihan cashless karena pertimbangan keamanan. Yekan?

Sebelnya, kalau setor tunai ke bank itu ada aja yang bikin mager. Ya  antrinya lah, atau waktunya ga pas. Di hari biasa, mau setor tunai itu antrian di Bank suka mengharukan. Gimana kalau weekend? Ga semua bank punya layanan ini.

Sampai kemudian saya baru tau, ada lho tabungan online yang mana kita bisa nyetor di Alfamart. Mini market yang satu ini mengingatkan saya sama lagu dangdut Pacar 5 langkah. Saking deketnya, dan ada di mana-mana (lah, maksudnya punya banyak pacar? jangan atuh). Ke mana kita melangkah, mudah sekali nemuin  Alfamart. 

Balik lagi soal kemudahan setor tunai di Alfamart, Ini beneran, lho. Bukan hanya top up e wallet yang biasa kita gunakan untuk bayar aplikasi kayak  ojek online gitu. Produk tabungan ini adalah Sobatku. Atau kependekan dari atau “Simpanan OnlineSahabatku”. 

Selain memberikan banyak kemudahan, setiap bulannya juga setiap penabung punya kesempatan sama untuk memenangkan hadiah. Kali ini menang, undian berikutnya masih boleh ikutan. Gimana ga asik, tuh?

Dari penjelasan saya di awal tadi, udah ngeh dong kalau tabungan ini adalah simpanan online berbasis aplikasi. Ga usah datang ke Bank juga buat buka rekening. Tinggal unduh aplikasinya di Play Store atau iOS. Nomor HP yang terdaftar otomatis jadi nomor rekening kita di sana.

 Berikut ini adalah kolom yang harus diisi saat kita meregistrasikan rekening di aplikasi Sobatku yang sudah diunduh. Secara administrasi,  sama saja dengan persyaratan administrasi yang dibutuhkan saat kita membuka rekening secara konvensional.  

By the way, yang harus diinget, Sobatku ini berada dibawah otoritas Kementerian Koperasi, bukan LPS seperti produk tabungan lainnya. Meski begitu tetep aman, kok karena didukung penuh oleh Bank Sampoerna. Sejak dirilis pertengahan tahun 2017 lalu, saat ini tercatat sudah ada 70.000 penggunanya yang tersebar di Indonesia.

Nah, kalau udah banyak gitu penggunanya, apa saja sih keunggulan yang dimiliki oleh Sobatku? Kayak gini, nih:

Praktis

Kayak saya bilang tadi, ga usah cape-cape ke Bank.  Tinggal unduh aplikasinya dan install di smartphone kita.  Untuk menghapal noor rekening pun mudah, karena sama dengan nomer hp kita. Hayoo, ada yang masih suka lupa kalau ada yang ditanya berapa nomor rekeningnya? Kalau nomor hp sendiri lupa sih keterlaluan. Ya masa, lupa?

Minim Biaya

Selain bebas biaya administrasi,  saldo di Sobatku bisa kita habiskan sampai 0. Ya kali aja pas lagi beneran kepepet dan emang uangnya harus ditarik atau digunakan semuanya, kan? Untuk transfer antar bank, biaya yang dikenakan pun lebih murah.

Setor & Tarik Tunai Non ATM  di Alfa

Jadi gimana caranya kalau mau setor tunai tabungan Sobatku via Alfamart? Nih caranya.



Suka kesel kan kalau nyari atm, eh pas disamperin lagi rusak atau ga bisa dipake buat transaksi tarik tunai. Sedih ga, tuh? Kayak udah jauh-jauh nyamperin gebetan eh dianya mah lagi jalan sama yang lain hahaha *kok ke situ sih bandingannya?* 

Transfer dan Transaksi Lainnya Yang Mudah

Selain untuk transfer sesama pengguna, antar bank atau top up Gopay, kita juga bisa membayar berbagai tagihan atau aplikasi pembayarana online lainnya. Untuk bayar ledeng, listrik, tv kabel, internet, dan isi pulsa. Tinggal tap-tap fitur pembayaran yang ada di Sobatku. 

Undian Bulanan 

Tanpa kecuali, semua pemilik rekening sobatku berkesempatan memenangkan hadiah dengan total milyaran rupiah plus grand prize berupa uang tunai dan  4 Paket Umrah setiap 3 bulan sepanjang tahun.

Dan soal undian bulanan ini bukan hoax, lho. Saya beneran dibikin envy waktu nyambangin acara Undian Grand Prize ke-5 SOBATKU yang berlangsung di Pelataran Cihampelas Walk Mall, Bandung. Riuhnya acara sudah dimulai sejak pagi hari dengan berbagai atraksi hiburan. Dance Competition, band performance serta hiburan dari Marion Jola, salah satu finalis Indonesian Idol. Aksi panggung mereka bikin pengunjung acara tumpah ruah di arena acara.

Selain dihadiri oleh Perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jabar (Asep Sulaeman dan M. Syahroni), Perwakilan Dinas Sosial Kota Bandung  (Yayah Rohayati), Perwakilan Notaris & PPAT (Bapak M.S. Imam Santoso dan Perwakilan Dinas Koperasi Kota Bandung (Ibu Erna dan Bpk. Dadang) hadir juga para stake holder di acara ini, yaitu; Ketua KSP Sahabat Mitra Sejati (Ceppy Yana Mulyana), Ketua Pengawas KSP Sahabat Mitra Sejati (Dodong Cahyono)  Perwakilan KSP Sahabat Mitra Sejati (Venika Aprilia Sembiring dan  Firman Aditia Saputra) serta CFO Bank Sahabat Sampoerna (Henky Suryaputra)


dokumen: Sobatku

dokumen: Sobatku
Dalam acara undian ini, selain mewawancarai langsung pemenang yang hadir di lokasai, dilakukan juga wawancara teleconference dengan pemenang hadiah utama senilai 100 juta rupiah. Seruan dan gumaman kagum bercampur envy terdengar saat Melianda Riana Ariandy, sebagai pemenang bercerita. Dengan saldo tabungan 1 juta lebih dan jumlah poin 40 ribuan, beliau keluar jadi pemenang utamanya, lho. So, siapa aja berkesempatan menang. 

Sementara itu salah satu pemenang undian umrah, adalah Thomas Rudy yang juga hadir saat undian berlangsung. Duh, duh, saya juga pengen nih pergi umrah kayak Pak Thomas. Gimana dengan teman-teman? Pengen dapet hadiah undian 100 juta? paket umrah atau mau dua-duanya? Hahahaa.... kalem, masih ada kesempatan, kok. 
dokumen: Sobatku

Kalau gitu, mari kita nabung. Jangan dihitung, tau-tau dapat untung *mode nyanyi on*
dokumen: Sobatku


Share: