Top Social

Bring world into Words

Mudik Aman Dengan Sejuta Asuransi Gratis

Kamis, 30 Juni 2016
Mudik Aman Dengan Sejuta Asuransi Gratis - Lebaran tinggal menghitung hari saja, ya. Waktu saya nulis postingan ini,  tinggal 5 hari saja menuju lebaran. What a time! Tiba-tiba saja kesibukan sebagian orang beralih dengan persiapan menuju pulang kampung. Beberapa update status teman-teman saya di medsos sudah mulai bercerita tentang packing atau pamitan, cusss duluan meninggalkan Bandung, Jakarta atau kota-kota besar lainnya menuju kampung halaman.

Lalu Bandung tidak seriuh biasanya. Ruas jalanan akan sepi, kepadatan akan akan beralih ke jalur-jalur mudik semisal Nagreg yang menuju ke timur misalnya. Meski pun setiap lebaran saya selalu merayakan hari pertama di Bandung, tidak jarang saya dan keluarga ramai-ramai berangkat ke Ciawi Tasik bersilaturahmi dengan saudara yang ada di sana pada hari kedua, atau ketiga. Tergantung situasi. Tahun kemarin, saat 'mudik' ke Ciawi, kami masih bisa sungkeman dengan Mpah, begitu panggilan kami buat kakek dari Mama saya. 
http://www.catatan-efi.com/2016/06/mudik-aman-dengan-sejuta-asuransi-gratis.html


http://www.catatan-efi.com/2016/06/mudik-aman-dengan-sejuta-asuransi-gratis.html
Sekarang, kekhidmatan itu sedikit berkurang, karena Mpah sudah meninggal sebelum puasa kemarin.  Masih Ada Bi Neneng adiknya Mama, Wak Juju sepupu dari Mama, dan beberapa saudara lainnya. Kadang saya suka bingung juga kalau harus mengurai silsilah keluarga di lembur, alias kampung halamannya Mama ini. Mana yang saudara dekat, saudara jauh atau tetangga saja. Kebiasaan di  sana, bahkan dengan tetangga pun sudah merasa dekat seperti keluarga :).

Biasanya saat di perjalanan dari Bandung menuju Tasik, Wa Juju atau Bi Neneng cukup sering menelepon atau mengirim sms, sekadar menanyakan di mana posisi kami. Jalur yang padat merayap, belum lagi tertahan sistem buka tutup memang jadi menyita waktu yang normalnya 2,5-3 jam saja bisa jadi lebih lama. Bisa sampai 6 jam dari Bandung pun itu sudah bagus, setelah kami memperhitungkan waktu yang tepat kapan kira-kira arus sedikit lebih lengang. Tapi tetap saja, selengang-lengangnya waktu yang kami prediksi, jalur kendaraan tetap ramai dibanding hari biasanya.


Saya suka memperhatikan tuh, di antara lalu lalang kendaraan di perjalanan dari Bandung ke Tasik atau sebaliknya.  Masih banyak motor yang membonceng penumpang lebih dari 1. Umpel-umpelan berempat, belum termasuk gembolan ransel di punggung dan bawaan lainnya yang dicantelin di depan.  Duh, rawan sekali.
Lebih aman memang kalau menggunakan mobil atau bus yang lebih leluasa kapasitasnya mengangkut penumpang.  Tapi kadang faktor x masih saja bermain.  Kalau bukan kesalahan teknis pada mesin,  human eror seperti sopir yang mengantuk, jalan yang rusak atau tertutup longsor,  atau bisa juga  kena getahnya dalam kecelekaan beruntun tidak sedikit terjadi.
FYI, dari data yang dirilis oleh Korlantas Polri, ternyata pada tahun 2015 tercatat 74.77% dari kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan selama arus mudik berasal dari pengemudi sepeda motor, 16%  terjadi pada mobil pribadi dan sisanya sebesar 3.67% dialami oleh bus. 
Makanya, kerabat  saya di Ciawi cukup cerewet  menanyakan posisi dan keadaan kami. Salah satunya karena ada kekhawatiran kecelakaan tadi.  Ibu saya juga sering mengingatkan kakak saya yang biasanya mengemudikan mobil untuk lebih hati-hati.  Beberapa jalur yang kami lewati memang ada yang curam dan mengerikan kalau sampai ada kendaraan yang nyeruduk pembatas jalan.

Selain cek ricek kembali kondisi mobil yang akan digunakan untuk mudik, persiapan lain yang tidak kalah pentingnya masuk check list adalah asuransi.  Baik asuransi untuk kendaraan atau asuransi diri.

Tapi kaaaan Fi, ribet ngurus begituan pas mau mudik gini.

Tenang.  Don't worry. Saya punya kabar bagus nih. Jelang mudik lebaran 2016 ini,  pasarpolis.com lagi berbaik hati bagi-bagi asuransi gratis buat para pemudik,  lho.
http://www.catatan-efi.com/2016/06/mudik-aman-dengan-sejuta-asuransi-gratis.html

Serius?
Iyes,  serius ini.  Mau tahu kan?

Gimana caranya?
Tinggal masuk ke link pasarpolis.com [disclosure] untuk mendaftarkan diri dan jangan lupa isi data selengkapnya.    

Bekerja sama dengan PT Zurich Topas Life, PasarPolis.com menjalankan kampanye #MudikAman yang kedua kalinya, sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan mudik. Dari satu juta asuransi gratis ini, dua ratus ribu diantaranya dialokasikan untuk para pengemudik Gojek yang akan mudik lebaran. Kampanye ini merupakan komitmen PasarPolis.com dan Zurich Topas Life dalam memberikan perlindungan bagi para pemudik dengan nilai tanggungan hingga Rp 25.000.000. Cihuynya lagi, asuransi ini  berlaku selama 30 hari sejak registrasi. Jadi bukan cuma saat mudik saja,  juga bisa diklaim saat arus balik nanti.
Gimana? Asik kan dapat asuransi gratis buat lebaran nanti?  Ga berarti kita bisa jadi sok jago dan ugal-ugalan selama di perjalanan nanti.  Tetep lah, yang namanya drive safe itu penting. Ga kepake pun gapapa lah, ya. Safety first. Iya, kan?  Still, buat antisipasi ga ada salahnya.   So,  mari kita maksimalkan ikhtiar keselamatan juga dengan mendaftarkan diri di asuransi ini. Jangan lupa kabai teman atau saudaranya soal info ini, ya. Semoga dicatat sebagai pahala kebaikan.

Selamat mudik.





17 komentar on "Mudik Aman Dengan Sejuta Asuransi Gratis"
  1. Waah.. enak dong ada asunrasi gratis untuk mudik. Tapi situs pasarpolis.com kok gak bisa dibuka ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masa, sih? saya bisa kok. Cobain lagi, ya, Mas Mirwan :)

      Hapus
  2. Saya udah mudik duluan teh ke Bekasi~ :D
    Semoga perjalanan mudiknya lancar ya teh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asik, kalau ke Bekasi mah mudiknya ga kena macet ya, Gung? Iya nih, kalau jadi ke Tasik moga lancar dan macetnya ga kelamaan :)

      Hapus
  3. info yang bermanfaat teh...coba deh nanti saya buka linknya
    penasaran jg nih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo Mbak, daftar. Mumpung gratis dan banyak polisnya yang disediakan.

      Hapus
  4. saat-saat mudik itu emang seru yah Mba Efi, walau sekarang saya udah gak mudik lagi tapi bila mengingat mudik saat masih kuliah dulu rasanya kangen pengen melakukan hal itu lagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang sesekali tertahan di jalan pas mudik itu asiknya dinikmai aja ya,mbak. Jarang-jarang hehehe. Ngegrundel juga soalnya ga bakal bikin kemacetan terurai. Kalau udah ga mudik lagi kayak gini malah jadi kangen suasananya, ya?

      Hapus
  5. duluuuuuu...pas awal nikah, belum punya anak, pernah mudik ke tasik pake motor, muka mehong2 item karena asap knalpot, wkwkwkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ish, salut aku padamu, Mak. Perlu stok kesabaran ekstra tuh, pas macet dan kena semprotan asap knalpot dari bus :).

      Hapus
  6. Waaah, sekarang bukan hanya mudik gratis yak, ternyata asuransi mudik gratis pun ada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mbak. Keren ya, programnnya.

      Hapus
  7. Makasih link nya mbak, sangat menarik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sama-sama, Mas. Semoga fasilitas asuransinya bisa dimanfaatkan dengan maksimal,ya.

      Hapus
  8. Waah inovasi produknya up dated banget yaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sangat update banget dan pastinya bermanfaat buat yang mudik. Hari gini gitu lho, asuransi gratis. Siapa coba yang nolak?

      Hapus
  9. Download latest blogger templates, premium themeforest blogger templates on BThemes4u.com

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.