Tahu dong lagu yang pernah jadi OSTnya Romeo
and Juliet yang dibintangi Leonardo DiCaprio dan Claire
Danes?
Mama tells me I shouldn't bother
That I ought to stick to another
man
A man that surely deserves me
But I think you do!
So I cry, I pray and I be
Love me love me, Say that you
love me
Fool me fool me, Go on and fool
me
Tembang Love Fool yang dinyanyikan band Cardigans ini ikut
merasakan hebohnya demam film ini. Lagu Love Fool jadi lagu
yang banyak di-request di
radio-radio, termasuk saya.
Hohoho... once again,
it’s all about the 90’s
*LOL*
Film yang edar di bioskop di tahun 1996 ini
memang banyak fansnya. Waktu itu saya cuma ikut tau
dari majalah tentang film ini dan jujur, saya cuek
bebek ketika temen-teman saya pada histeris lihat
tampang gantengnya Aa Leo ini. Ah, biasa aja hahaha... Please
jangan bully saya, karena Leo bukan tipe saya (ih siapa
elu, Fi?). But sometime love can make one become fool, isn't it? Sometime, someone, bukan every atau all hahaha.. ah ribet bahas grammar, mah.
 |
| credit: cardigans.com |
Kembali ke topik.
Ngomong-ngomong soal The Cardigans, band yang cukup lawas
asal Swedia ini cukup eksis. Nama
band mereka sendiri terinspirasi dari seorang komandan militer
dari Inggris, namanya John Thomas Brudennel.
Waktu itu, John mengenakan baju bahan rajut, yang
punya banyak kancing di depan dan panjangnya sampai ke pinggul.
Baju yang dipopulerkannya kemudian dikenal dengan baju cardigan, sesuai
dengan nama gelar bangsawannya, 7th Earl of
Cardigan. Tipikal bangsawan yang senang menyandang nama
keluarga. Sama seperti gelar raja-raja dan ratu serta
pangeran di jaman pertengahan. Bahkan sampai sekarang pun
masih ada yang seperti ini.
Baju cardigan ini sendiri mulai dikenal dan dipakai
banyak nelayan di Eropa,terutama Perancis dan Inggis
yang beguna melindungi mereka dari dinginnya
cuaca saat melaut. Dulunya sih baju cardigan in dibuat dari bahan
wool dan katun. Seiring pekembangan model fashion yang selalu
mendapatkan inspirasi dari berbagai model fashion
yang pernah ada, cardigan juga jadi salah satu item
fashion yang termasuk klasik, ga ada matinya. Dari model standar yang panjangnya cuma sepinggul sampaiyan panjangnya melewati lutut, macam mantel-mantel yang dipake di Eropa sana. Nah, model yang kepanjangan gini saya hindari karena bikin saya terlihat kelelep, tambah mungil atau mungkin kayak pinjem baju mamahnya hehehe....
Setidaknya dari jaman
saya SMA sampai sekarang, fashion model seperti ini
tetap eksis. Dulu sih saya ga pede pake cardigan.
Badan yang gemuk (iya jaman SMA sampai kuliah saya
ndut, lho) jadi alasannya. Tampak aneh, aja. Padahal
teman-teman saya selalu merangkap seragam SMAatau baju
mainnya dengan Cardigan.
Baru deh sekarang-sekarang saya berani pake baju model
ini. Udah mah modifikasi modelnya makin
lucu-lucu. Berbeda dengan fungsi sebelumnya, Cardigan
yang beredar sekarang lebih tipis, jadi lebih cocok sebagai
item fashion untuk mempercantik penampilan. Ada sih yang bahannya
tebal juga, tapi jarang deh saya lihat ada yang pake baju
cardigan yang tebal. Lagi pula sekarang Bandung tidak
sedingin dulu. Gerah dong ah, pake baju yang bahannya tebal. Jadinya Cardigan yang saya suka cuma buat outer aja. Sebelumnya tetap pake t-shirt. Asiknya pake cardiga bisa lho dimodif buat penampilan casual atau semi resmi.Kayak yang saya pake ini. Yaaa, tinggal mix and match aja sesuaikan dengan suasana.
 |
| sesekali saya bisa tampil anggun.:) |
Lucunya, meski Cardigan dipopulerkan oleh John Thomas Burdenel
alias 7th Earl of Cardigan, cardigan buat pria
sekarang malah dikasih nama Mandigan (Man Cardigan), artinya
cardigannya pria. Sama model cardigan pria juga
udah jauh stylish, beda banget dengan model
awalnya yang bikin penampilan orang terlihat kayak nerd
gitu. Eh itu sih duluuuu sekarang mah enggak. Malah bikin penampilan jadi keren, Yang perempuan tampak cantik, yang laki-laki ganteng dong, ya. Lagian kerah leher cardigan juga bisa disesuaikan buat menyamarkan penampilan biar ga terlihat gemuk atau kurus.
Saya malah kepikiran
buat nambah koleksi
cardigan lagi dengan warna
berbeda biar bisa mix and match dengan
t-shirt warna lain.
Ih, kenapa ga dari dulu, sih? :D