Showing posts with label Foto Bercerita. Show all posts
Showing posts with label Foto Bercerita. Show all posts

Wednesday, 3 December 2014

99 Cahaya Di Atas Langit (Bukan) Eropa

To be frankly,  saya  belum  pernah baca  buku  99 Cahaya Di Atas Langit Eropa, nih. Kebetulan aja pas  lebaran  kemarin ada stasiun tv yang  nayangin. Hasilnya? Saya  dibikin amaze, mewek dan terharu. 

Nah, waktu  hari senin kemarin, pulang dari  Trans Studio Mall  saya  lihat  pemandangan  indah,  ini.  
99 Cahaya Di Atas Langit (Bukan) Eropa
Share:

Sunday, 8 December 2013

Blogger Nusantara 2013 : Kesengsem Sama Desa Tembi

 Blogger Nusantara 2013, terlalu banyak yang kepengin diceritakan. Suer deh, saya ga nyesel ikutan event kopdar ini. Ketemu banyak temen (meski ga kenal semua hahaha), tau Jogja dengan mata kepala sendiri yang sebelumnya cuma lihat atau baca dari media (kemana aja ceu?). Ternyata ada banyak venue yang baru mudeng pas berkunjung. Aih, Jogja emang ngangenin.

Salah satunya desa Tembi di Bantul nih. Ini desa sumpah keren nian. Modern, kreatif dan ga ninggalin ciri khasnya yang kaya budaya. Foto ini,  salah satu spot yang saya kunjungin di desa Tembi, galeri batik Leksa Ganesha. Koleksi lukisannya cakep-cakep. Cuma bisa ngeces lihat-lihat lukisan, akhirnya moto-moto aja termasuk moto diri di halaman galerinya. Gimana ekspresi saya? Manis kan? :D

Jadi apa ekspresi saya di sini? Biar saya banci kamera saya ngakuin deh,ekspresi saya kurang narsis hehehe. So, kayaknya ini ekspresi saya paling kalem dan manis (halah). Batre kamera dying, masih ada kamera BB. So, masih bisa dong bergaya :)


Foto ini diikutsertakan dalam kontes Ekspresi Blogger Nusantara 2013 by SlameTux"
Share:

Saturday, 22 December 2012

Like a Dessert Miss the Rain

Aku kembali.
Setelah belasan tahun meninggalkan rumah ini. Tunggu sebentar. Aku tidak meninggalkan rumah ini, tapi meninggalkan kota ini.
Semuanya masih sama, tidak ada yang berubah. Kecuali satu, pohon yang aku tanam dulu di halaman rumah ini sudah meranggas dimakan kemarau. Ibuku bilang, sudah tiga tahun berlalu langit di sini malu-malu menumpahkan rinainya, rinai yang biasa kita rayakan acapkali kita pulang sekolah.

Hujan, itu kan yang selalu engkau sambut dengan lengkung sumringah di sudut bibirmu itu? Tak peduli seberapa suntuknya hari itu berlalu, kekesalanmu pada guru Fisika nan killer itu seakan luluh, hanyut bersama buliran hujan.

Aku menatap pohon itu. Masih ingatkah kamu?

Share: