Menu Istimewa Iftar Buffet dan Iftar Indulgence Bersama The Trans Luxury Hotel

Menu Istimewa Iftar Buffet dan Iftar Indulgence Bersama The Trans Luxury Hotel - Hanya garam dan lada hitam lalu ditambahkan minyak zaitun  yang digunakan oleh Chef Lukman Hakim yang berduet bareng Chef Marco  untuk memasak steak sore itu di sisi luar The Restaurant Trans Luxury. Wanginya sukses memancing alarm lapar di perut saya bereaksi lebih peka. Ah, wanginya saja terasa  perfecto! Apalagi rasanya, ya?  Sebelum menyaksikan kehandalannya memasak, saya sempat berkenalan dengan Chef Marco yang ramah. Beliau lebih dulu menyapa. "Nice to meet you,"  Dengan senang hati, saya membalas dengan modal bahasa Inggris yang lumayan. Lumayan pas-pasan  maksudnya :).


Sore itu, Saya bersama teman-teman food blogger dan media mendapat undangan untuk mencicipi menu andalan The Restaurant dan  The 18th Restaurant and Lounge. Kali ini The Trans Luxury Hotel yang tahun ini mengusung tema buka puasa  Iftar Buffet at The Restaurant dan Iftar Indulgence at The 18th Restaurant.  Kurang lebih ada 100an menu yang akan disajikan selama bulan puasa oleh The Trans Luxury Hotel. Wuih,.... Banyak sekali, ya? 

Seperti yang sudah saya bilang tadi, kalau di sesi pertama ada Chef handal asal Italia, Chef Marco Megdalia  dan Chef Lukman Hakim yang mendemonstrasikan cara mengolah Steak. Namanya cukup panjang, Roasted Australian Beef Strip Loin with Herb Crusted and Beef Jus.  

Daripada pusing-pusing menghafalkan namanya, mari kita sepakati dengan sebutan pendek, Steak saja.  Di sela-sela memasaknya,Chef Lukman juga bilang kalau The Trans Luxury ingin menjadikan sajian steaknya sebagai steak paling enak yang ada di kota Bandung. 

aneka bagian daging yang diola jadi steak di Trans Luxury Hotel
Hmmm..... Jadi tak sabar membuktikannya. Dan ternyata emang steaknya enak, pake banget. Seingat saya, ini pengalaman saya mencicipi steak dengan tingkat kematangan medium rare. Tidak terlalu matang memang. Walau masih kemerahan, dagingnya empuk, tidak sulit dikunyah dengan sedikit rasa juicy.  Tanpa menggunakan bahan penyedap, rasa gurih steak ini dihasilkan dari komposisi rempah-rempah yang digunakan saat dimasak bersama dengan tulang dengan panas 200 derajat selama 45 menit. Hmmm... sepertinya ini salah satu rahasianya. Rahasia lainnya? Ah sudahlah tidak usah banyak bertanya, datang saja dan buktikan sendiri rasanya.



Dan.... seperti ini tester yang saya cicipi.  Kecil, ya? Tenang. Ini baru penjajakan (((penjajakan))). Soalnya masih ada 2 varian lagi yang akan saya cicipi plus menu utama dinner setelah sesi demo.  Harus menyisakan ruang yang cukup di perut saya, dong :)


Di sesi ke dua ada Chef Reni yang mendemokan cara mengolah Bread Butter Pudding with Raisin and Cinnamon Powder.  Kalau gampangnya sih kita sebut saja puding roti saja, ya. Sebenarnya roti apa saja bisa kita gunakan untuk membuat puding ini. Hanya saja kalau ingin mendapatkan rasa yang mateh, Chef Reni menyarakan menggunakan Croissant sebagai bahan utama. Kalau memang cuma ada roti biasa, ya sudah gunakan saja roti biasa dan tinggal menambahkan butter ke dalam adonannya. Puding ala Chef Reni ini dimasak dalam oven dengan cara disteam. Aroma eksotis cinnamon dan manisnya kismis serta legitnya susu bakal menjadikan sajian buka puasa dengan puding ini jadi terasa semakin nikmat. Afdol!


Di sesi penutup acara petang itu, gilirannya Chef Rizki yang menyajikan cara mengolah Mix Grill. Dengan menggunakan bahan daging kembali (lamb rack) yang disajikan bersama garnish berupa mash potato yang digoreng penampakannya mirip perkedel, eh roti goreng kecil yang sekilas mirip tahu bulat juga hahaha. Ah kenapa saya galau mendeskripsikannya? Rasanya yang pasti terasa garing dan gurih. Pasangan serasi untuk Mix Grill dan lelehan sausnya.  Guys, you must try it! Kalian harus mencoba.

Selain ketiga menu di atas, mulai jam 18.00 s/d  22.00 WIB  The  Restaurant   akan menyajikan lebih dari 100 hidangan iftar secara bergantian selama bulan Ramadan dengan  harga yang dipatok Rp. 229.000 net/orang untuk hari senin sampai dengan kamis atau dikenai charge Rp. 335.000 net/orang jika berbuka di sini pada hari Jumat sampai dengan Minggu. Masih ada Australian Rib Eye, Beef Stroganoff dan Pecking Duck plus hidangan cuci mulut termasuk diantaranya esk krim Baskin Robbins. Hmmm... yummy! Bila mempunyai kartu kredit  Bank Mega, kita akan mendapatkan potogan harga  yang lumayan. 50%, lho! Sedangkan untuk pemegang kartu Bank Mandiri, akan mendapat diskon juga sebesar 35%. Lumayan, ya?

Sajian puding ini juga bisa dinikmati saat berbuka di sana

suasana berbuka puasa di sisi luar The Restaurant, Hotel Trans Luxury lantai 3
Sementara itu kalau berbuka di arena The 18th Restaurant, Culinary Team The Trans Luxury sudah menyiapkan Sharing Menu dengan menu spesial yang sudah merangkum Tajil Sharing Selection, Appetizer, dan menu utama berupa 950 gram US Prime Flamegrilled Meats (terdiri dari Herbs and garlic Sausage 300 gram, Tajima Robatayaki 150 gram, Lamb Rack 200 gram, dan Prime Sirloin 300 gram) dengan paket harga per orang sebesar  Rp. 400.000++ (minimal reservasi untuk dua orang).  

Sebagai informasi, The Restaurant sudah mengantongi Sertifikat Halal dari LPPOM MUI.  Jadi, tidak perlu khawatir komposisi bumbu atau bahan dan peralatan memasak yang digunakan di sini terkontaminasi   bahan makanan/minuman yang diharamkan bagi umat Islam.

Sebelum pulang, saya sempat mencicipi beberapa hidangan lainnya. Selain infused tea, salad, dan es krim Baskin Robbins, saya tidak melewatkan bistik ini Paling susah mengabaikan sajian ini. Kalau yang menyukai pasta (saya menyebutnya seblak ala Italia hihi), mie dan aneka roti atau  nasi perasmanan juga bisa mencicipi saat berbuka.  



Tertarik? Untuk informasi lengkap atu sekalian mau reservasi promo buka bersama di The Trans Luxury langsung saja telepon ke +62 022 8734 8888, chat via WA ke +62 0812 2317 1391 atau bisa juga  via email ke reservation@thetranshotel.com

Selamat memilih dan jangan melupakan esensi puasa untuk menahan hawa nafsu, termasuk nafsu makan. Ga mau kan, keenakan 'kulineran' saat berbuka pas sahunya malah begah karena kekenyangan?

Efi Fitriyyah

Blogger mungil asal Bandung. Penggemar musik 90an dan easy listening music yang juga senang nonton bola, apalagi kalau jagoannya Persib dan Liverpool bermain. Pembawaannya kalem tapi bisa mendadak jadi mahluk yang cerewet. Penyuka fiksi, dan referensi berbau sejarah. Kontak via email efi.f62@gmail.com

6 komentar:

  1. Astagaaa Tehhh, itu qo makanannya enak2 semua yahhh.. Wahh kebetulan di dalem dompet ada Kartu Bank Mandiri lumayan diskon 30%.Hehehhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah lumayan, nanti melipir ke sini aja kalau buka puasanya pas lagi di Bandung ya hihi.

      Hapus
  2. Bikin ngiler deh, apalagi es krimnya Baskin Robin ya, favorite!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Es krimnya emang juara. Aku juga suka.

      Hapus
  3. wah lihat foto fotonya bikin baper ingin makan lagi Mba padahal barusan sudah buka puasa.hehehe... wah mantap ya kalau pakai kartu bank Mandiri dapat diskon 30 %, kalau bank lain apa juga dapat diskon Mba ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di info yang aku dapat cuma baut pemegang kartu bank Mega sama Mandiri aja, Mbak.

      Hapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.