Cantik dan Sehat dengan Natur-E Advanced

Setiap ngomongin kata cantik, biasanya (termasuk saya) kosmetik dan klinik kecantikan paling cepet dan sering nyangkut di benak. Salah? Ya enggak juga tapi ternyata kita masih abai hal-hal lain yang menunjang penampilan seorang perempuan jadi terlihat lebih cantik. Dan ingat lho, cantik itu ga selalu harus putih (horeeee barisan sawo matang suaranya mana?)

Beberapa hari yang lalu saya dan teman-teman Emak Blogger dan blogger Bandung mendapat undangan  untuk menghadiri acara Sharing Moment Seminar Kesehatan Kulit Wanita bersama Natur-E Advanced. Saya merasa mendapat pencerahan soal pentingnya menjaga kesehatan kulit dengan cara yang sebenarnya simpel. Penasaran, kan? Simak terus postingan saya sampai selesai, yes. Paparan dari dr Michael Reo - Pemerhati Kesehatan dan Kecantikan kulit serta Tessa Karina  - Senior Brand Manager  Natur-E.

Minum air yang cukup

As we know dan pernah saya bilang dalam postingan blog sebelumnya kalau yang namanya kecantikan kulit itu ga cukup dari luar alias kosmetik saja. Bahkan rajin ke klinik kecantkikan untuk treatment peeling, facial atau microdermabrasi misalnya - pun ga akan optimal kalau tidak  didukung dengan hal lainnya.
ayo udah minum cukup belum hari ini? *ngomong sama kaca*
Terus gimana dong?
Suka minum?  Yup, yakin pasti suka lah, walau ga banyak sesuai anjuran 1,5  sampai 2 liter sehari. Ya, kan? Padahal minum air bukan hanya karena pelepas dahaga atau biar ga tersedak waktu makan saja. Minum air yang cukup juga membantu kulit tetap terhidrasi dengan baik, meski  ga panas-panasan alias diam di dalam ruangan. Ingat lho, paparan AC di kantor, mall, hotel atau tempat lainnya bisa membuat kelembaban kulit lekas menguap, lalu kering dan keriputan sebelum waktunya. 

Mencuci muka

Sebenarnya harus berapa kali sih mencuci muka?  Memang penting banget  merasa yakin kalau sudah tidak ada lagi sisa kosmetik, daki (duh ini bahasa sunda, kotoran item yang luruh kalau kita abis berkeringat itu lho) tidak ada yang tertinggal di muka. Tapi keseringan mencuci muka juga ga baik, karena bisa membuat kulit cepat kering dan kusam. Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan untuk mencuci muka, yaitu:
  • Cuci muka maksimal 2 kali sehari
  • gunakan PH sabun yang normal (7),. Sabun muka dengan PH di bawah 7 bisa merusak/mengiritasi kulit, sedangkan sabun muka dengan PH diatas 7 tidak akan optimal mengangkat kotoran yang menempel di kulit wajah
  • Lakukan scrubing untuk mengangkat kulit mati dengan frekuensi 2-3 hari sekali agar tidak menyumbat pori-pori kulit yang bisa memicu timbulnya jerawa
Catet, nih. Saya suka melewatkan scrubing, meski ga harus tiap hari juga. Ok, Dok. Noted.

Memilih pelembab

Dibanding anggota tubuh lainnya,  kulit pada wajah mempunyai struktur yang lebih tipis dibanding bagian tubuh lainnya. Makanya  jangan sembarangan pakai kosmetik, meski cuma pelembab saja. Saya jadi ingat dulu waktu kuliah seorang teman pernah bercerita  kalau dia merasa cocok dengan mengaplikasikan hand & body  lotion di wajahnya.  Duh, riskan banget, ya? 
dr Michael Reo ini asik meyampaikan materi, ga bikin ngantuk
Kasus yang sama juga pernah dibahas oleh dr Micahel Reo hari itu, lho. Padahal dari namanya saja udah  jelas kalau lotion (atau cream) itu digunakan untuk dioleskan pada tangan dan tubuh. Bukan muka. Beda lah. Mungkin siiih,  ada 1-2 orang yang cocok dengan cara ini, tapi jangan nekat atuh lah.  Dibanding harus ke salon atau ke klinik, beli cream muka masih bisa terjangkau, kan? Ini perawatan wajah paling dasar yang umumnya dilakukan oleh perempuan yang suka dandan minimalis kayak saya. Hayo, masa sih ga pake pelembab, bedak atau lipen meski cuma warna nude aja gitu. 

Untuk memillih pelembab wajah, coba kenali deh jenis kulit wajah kita. Apakah normal, cenderung kering atau berminyak? Buat yang kulitnya normal mungin lebih mudah memilih pelembab. Terus gimana kalau kulit wajahnya kering  ataau berminyak?

Selain menghindari produk yang mengandung bahan kimia seperti mercury ataau paraben, coba perhatikan komposisi pelembab yang akan digunakan. Bagi yang kulitnya kering, cari deh pelembab yang dasarnya minyak, sedangkan bagi yang kulitnya berminyak, gunakan pelembab yang dasarnya air. 

Gimana dengan krim malam?
Well, krim malam is ok. Tapi ternyata tidak dianjurkan untuk memakainya setiap malam. Kenapa? Karena pada malam hari, adalah waktu yang ideal untuk kulit melakukan regenerasi. Dengan adanya krim malam yang menempel pada muka malah bisa menghambat proses itu. So, kalau mau mengaplikasikan krim mala, lakukanlah 2-3 malam sekali saja.  Kulit tetap sehat dan budget perawatan kulit sedikit lebih irit, karena ga cepat habis hehehe.. 

Memilih tabir surya

Takut hitam? Tenang kalian ga sendirian. Saya juga suka merasa gitu, kok.  Makanya paling males diajak maen ke pantai, takut tambah eksotik hihihi... Biasanya kaum perempuan yang paling parno soal ini. Tapi ada juga sih yang selow, ga takut kulit mukanya tambah item.  Kayak para wanita bule itu  lho. Mereka bela-belain mantai ke Indonesia kaena pengin banget wana kulitnya jadi taning. Struktur pigmen kulit mereka emang beda sih, ya. Berjam-jam  berjemur kulit mereka ga berubah gelap. Lah saya? Bentaran aja main di pantai langsung berasa gosong. Hiks -_-. 

Belakangan saya baru sadar kalau ternyata memilih tabir surya itu ga bisa asal.  Bukan cuma memilih tabir surya yang cocok untuk aktivitas yang lebih sering di dalam ruangan (SPF 15) atau di luar ruangan (SPF 30) saja lho.  Kandungan SPF yang lebih tinggi pun bukan jaminan kalau kulit wajah kita tidak akan gosong setelah memakainya.  

Ada dua jenis sinar UV yang memberi efek  berbeda pada wajah. Sinar UVA dari sina matahari secara perlahan bisa mengikis lapisan kolagen pada kulit. Sedangkan UVB menimbulkan efek yang sering kita lihat yaitu berupa kulit yang terlihat memerah. Paparan dari UV A emang mengerikan tapi salah memilih tabir surya bisa lebih horor. Maakanya hindari deh tabir surya yang mengandung PABA (Para-aminobenzoic acid) yang justru membuat kulit jadi merah atau gosong, bahkan terititasi dan  jadi rusak.  Inget lho, kalau udah cukup tanning, ga usah ditambah makin tanning lagi :).

Terus gimana dengan bedak?

dr Michael menyarankan audiens yang hadir untuk menggunakan bedak tabur. Memang sih bedak padat itu hasilnya lebih coverage, lebih oke menutup noda atau jerawat. Tapi pada akhirnya bedak padat malah membuat pori-pori jadi lebih tertutup dan berpotensi mengundang timbulnya  jerawat. Saya sendiri sih emang lebih suka pake bedak tabur. Lebih ringan dan teksturnya pas dengan karakter kulit muka saya yang emang cenderung kering.

Suplemen kulit

Ngomongin soal jerawat, mestinya pada orang dewasa, kulit wajah yang sehat sudah tidak bermasalah lagi dengan jerawat.  Kalau pun ternyata timbul masalah ini, bisa juga dipicu oleh masalah hormonal atau alergi kayak yang saya alami. Iya, saya pasien yang bandel nih, masih suka cheating hehehe... Nah, kalau pada kulit perempuan yang masih usia remaja  atau di bawah usia 30an sering direcoki jerawat, masalah umum yang sering dialami oleh perempua usia dewasa, terutama menjelang usia menopause adalah berkurangnya produksi kolagen,  Makanya pada wanita yang sudah berusia 35 tahun ke atas, masalah seperti kulit yang mulai berkeriput, timbulnya flek dan  garis halus paling sering dijumpai.

Ada yang bilang kalau asupan suplemen kulit itu bikin kecanduan. Iya kah?

Tenang,  jangan takut. Suplemen kuli itu sebenarnya bukan bikin kecanduan. Tapi kebutuhan. Analogi sederhananya kayak kita makan nasi setiap hari. Itu butuh, kan. Bukan nyandu. Yes, selama konsumsinya cukup, sesuai dosis.  Makanya, untuk perawatan dari dalam  berupa konsumsi sayuran dan buah serta minum yang cukup, rajin minum vitamin kulit juga investasi. Catet lho, investasi. Artinya, hasilnya akan kita dapatkan dalam jangka panjang, bukan instan. Ya sih, pake krim racikan ala-ala (yang ga jelas itu) bisa membuat kulit jadi bening, tapi kan efeknya nyeremin. Salah kosmetik yang ternyata mengandung mercury bukan cuma membuat kulit jadi rusak, tapi bisa merusak oragn tubuh kayak ginjal. Kan syereeem...

Natur-E adalah pilihan yang tepat untuk menjawab suplemen kulit. Dulu nih saya pikir minum Natur E mah yang ijo aja udah cukup. Eh salah ternyata. Dengan usia saya yang udah 35++  sekarang ini butuh asupann vitamin yang lebih  dibanding dede-dede gemes yang cukup dengan Natur-E yang kapsul ijo itu lho.

Makanya, saya butuh Nature Advanced yang mempunyai kandungan Astaxanthin dari ganggang  merah yang merupakan subr antioksidan paling baik. Ga heran lho, kalau ternyata ikan salmon juga dianggap ikan yang paling recomended untuk dikonsumsi karena mereka juga pemakan ganggang merah ini. Dengan kandungan astaxanthin, 40 kali lebih efektif menyamarkan gais halus, kerutan dan flek hitam. Setiap 1 kapsul Nature Advanced mengandung:

Natural Vitamin E 1000 IU
Astaxanthin 2 mg
Lycopene  1, 8 mg





Dalam sehari, saya hanya perlu mengonsumsi 1 kapsul saja. Dan ternyata untuk hasil ideal, sebaiknya minum Natur-E Advanced adalah malam hari menjelang tidur. Umumnnya hasil dari konsumsi Natur-E Advanced bisa kita lihat dalam waktu 6-8 minggu. Saya sih baru sebulan ini insyaf mengonsumsi Natur-E Advanced. kalau gitu, harus sabar nunggu sekitar sebulan lagi buat lihat hasilnya lah, ya hehehe.... ya abis baru sebulan lagi rutin mengonsumsi, sih.  

Untuk perawatan dari luar kita juga bisa menggunakan hand & body Natur-E Advanced. Saya suka sama wanginya yang  lembut dan cepat menyerap di kulit tanpa meninggalkan efek  rasa lengket.  E beads atau butiran halus warna merahnya itu lho yang mengandung vitamin E  dan cepat diserap oleh kulit.

Bagi kalian yang berusi di rentang 25-35an bisa mengonsumsi  Natur-E kemasan warna orange, yang baru saja launching pada bulan November 2016 ini. Kalau mau keliatan awet muda kayak Widyawati atau Marsha Timothy, selow. Sabar aja. Eh udah pada tau kan, kalau Marsha Timothy ini usianya udah 40an lebih? Kok kelihatannya kayak masih 30an gitu, ya? Itu karena doi rajin minum suplemen ini secara teratur. Yuk ah, konsumsi Natur-E Advanced dari sekarang. Karena kalau cantik itu investasi. Butuh waktu dan kesabaran.
courtesy: natur-e.co.id


Efi Fitriyyah

Blogger mungil asal Bandung. Penggemar musik 90an dan easy listening music yang juga senang nonton bola, apalagi kalau jagoannya Persib dan Liverpool bermain. Pembawaannya kalem tapi bisa mendadak jadi mahluk yang cerewet. Penyuka fiksi, dan referensi berbau sejarah. Kontak via email efi.f62@gmail.com

4 komentar:

  1. oke, noted saya harus beli yang orange

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi iya nih, aku juga pengennya minum yang orange tapi apa daya usia yang mengharuskan minum yang merah maroon.

      Hapus
  2. Apa bedanya nature e Advan e sama nature kemasan orange???

    Saya usia 33 thn cocok minum yang mana???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nature advance untuk usia 35 ke atas, Mas. Nah kalai udah 33 kayaknya udah bisa pake yang merah ini.

      Hapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.