Peluang Bisnis Dari Kreasi Bunga Kertas

Heboh.Itu kesan pertama  yang saya rasakan waktu memasuki ruangan aula kantor kelurahan Padasuka.  Para ibu yang datang (lebih dari 20 orang) begitu semangatnya mengikuti pelatihan membuat paper flower alias bunga kertas hari itu. Rasa-rasanya darah muda (((darah muda))) yang mengalir di tubuh saya kalah lincah dengan darah yang mengalir di tubuh mereka. Hihihi....  Duh, jangan remehkan ibu rumah tangga saat ini. Buang jauh-jauh stempel kalau ibu rumah tangga sekarang itu ga gaul,  ga energik dan  sebagainya.

Hari rabu kemarin, 15 November 2017, saya bersama 6 orang teman-teman Blogger Bandung ikut hadir di acara pelatihan membuat bunga kertas yang digagas oleh Alfamart.


Adalah Teh Echa, mamah muda bertubuh mungil yang menjadi nara sumber hari itu.  Semacam keberuntungan yang tidak disengaja ketika imajinasi kreatifnya malah mendatangkan pundi-pundi rupiah.  Setahun lalu, bisnis rias pernikahan dan kateringnya mengalami kelesuan.  Tak ingin banting setir jadi karyawan, Teh Echa memutar otak agar untuk melirik peluang lain sampai akhirnya minatnya  pada dekorasi bernuansa shabby chic  menjadikan paper flower sebagai celah untuk belajar banyak.


Thank's to social media.  Akun sosial media instagram ternyata jadi pintu rezeki mamah muda berusia 27 tahun ini.  Dari sekadar mengunggah hasil kreasinya di @chaa_chabiesta,  Echa mendapatkan pesanan yang terus mengalir,  bahkan ia sendiri baru menyadari dari temannya kalau salah satu pemesan jasa kreasinya ternyata seorang selebgram. Hingga saat ini, Teh Echa mendapatkan pesanan dari seluruh Indonesia sampai Papua, loh.   

Manisnya peluang pasar yang menjanjikan tidak membuat Teh Echa pelit berbagi ilmu dan kehilangan omsetnya.  Di sela-sela pelatihan kemarin, Teh Echa menganalogikan lapak-lapak penjual cabe yang banyak di pasar tradisional tapi tetap saja setiap lapak itu memiliki pelanggannya masing-masing. Ah kereeeen, Teh.  suka deh dengan mindset kayak gini. Rejeki mah udah diatur sama Allah, ya. Ga bakal tertukar. Malah Teh Echa juga berbagi informasi di mana ia mendapatkan karton manila sebagai bahan utama membuat bunga kertas dengan harga yang lebih murah. Cari aja di Cibadak, di sana lebih murah daripada tempat lainnya. Gitu katanya.


Dengan modal  beberapa lembaran karton manila dan lem kayu kurang dari 50 ribu,  satu set bunga yang sudah jadi bisa dijual dengan harga 400 ribuan. Yummy... peluang  bisnis yang mengiurkan, kan? Hanya saja memang diperlukan ketekunan bagi kita untuk membuatnya. Mulai dari mencari kreasi model bunga,  membuat pola sampai merangkainya jadi dekorasi bunga yang cantik.  Teh Echa sendiri memiliki puluhan desain kelopak bunga yang akan disusunnya. Semakin variatif  model yang dimiliki pastinya perlu usaha luar biasa untuk menghasilkannya.   So, no wonder lah ya model seuprit tapi bisa bernilai lebih. Setidaknya nih dalam satu bulan, Teh Echa bisa mendapatkan omset sedikitnya  sekitar 2-3 juta yang sekarang ini juga dibantu adik dan beberapa asisten untuk memenuhi pesanan.

Menurut Sulardi selaku Branch Manager Alfamart, karena konsen sekali dengan pemberdayaan perempuan, Alfamart mendatangkan Teh Echa untuk memberikan pelatihan bagi ibu-ibu PKK di Padasuka, Cimahi kemarin.  Kegiatan serupa dengan keterampilan dan instruktur/narasumber yang berbeda juga dilakukan oleh ritel Alfamart lainnya di seluruh Indonesia.  Bukan cuma di Bandung dan Cimahi saja. Coba deh cari tau ke kantor-kantor Alfamart terdekat. Siapa tahu ada peluang lainnya yang juga bisa kita dapatkan atau informasikan untuk tetangga, saudara datau teman yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan walau sudah tidak kerja kantoran lagi.


Dalam waktu sekitar dua jam, para ibu-ibu PKK ini sudah berhasil membuat kreasi bunga-bunga yang cantik. Bisa dijadikan berbagai macam latar dekorasi ala-ala photo booth di acara pernikahan, ulang tahun, sudut toko atau mungkin di dalam rumah.


Efi Fitriyyah

Blogger mungil asal Bandung. Penggemar musik 90an dan easy listening music yang juga senang nonton bola, apalagi kalau jagoannya Persib dan Liverpool bermain. Pembawaannya kalem tapi bisa mendadak jadi mahluk yang cerewet. Penyuka fiksi, dan referensi berbau sejarah. Kontak via email efi.f62@gmail.com

7 komentar:

  1. Iya bener, heboh. Hahaha. Tapi salut sama ibu-ibu PKK kemarin, semangatnya tinggi xD

    BalasHapus
  2. Wah Padasuka Cimahi duh saya belum bisa bikin bunga kertas, tfs ya Teh semoga nanti bisa bikin hihi

    BalasHapus
  3. wah keren banget, ide kreatif syantiek nan menghasilkan yah

    BalasHapus
  4. waaah, kretif banget ya, Efi, duuuh gimana itu bikinnya? Efi sudah bisa ya

    BalasHapus
  5. wow, cocok nih buat ibu-ibu yang ingin belajar berkreasi, nambah kreatif dan pundi uang tentunya

    BalasHapus
  6. Bunga kertas kekininan ini cantik banget kalau jadikan background photo booth yaa. Oo ternyata buatnya dari karton manila ya, baca ini jadi tahu deh bahan untuk pembuatan si bunga kertas kekinian. Thank you for sharing :).

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.