Review Body Milk Venus Green Tea

Body milk itu sama dengan body lotion enggak sih?  Tadinya saya pikir body milk dan body lotion itu sami wae, itu-itu saja. Cuma beda sebutan aja atau istilah marketing.  Yakin?  Nah ternyata keyakinan saya itu salah! Hahaha...  Haduh ke mana aja atuh? 

Ternyata body milk itu memiliki tekstur yang lebih liquid alias lebih cair  daripada body lotion. Jadi, begitu body milk kita keluarkan dari wadahnya dan dioleskan ke permukaan kulit, dia jadi lebih mudah menyerap. Buat yang ga suka dengan tekstur pelembab yang thicky alias kental dan rasanya kok usah banget atau lama nyerap, body milk ini bisa jadi pilihan.  

Selain itu body milk memiliki kandungan minyak lebih tinggi daripada body lotion. Bedanya juga lumayan, bisa sampai empat kali lipatnya. Di mana body lotion hanya mengandung 6% minyak sedangkan body milk memiliki 24% kandungan minyak. Hmmm... sound good news for me. Secara saya punya kulit yang kering. Udah mah emang suka aja miss minum air dalam jumlah yang dianjurkan.


Ngomongin body milk, dalam beberapa waktu terakhir ini saya lagi mencoba body milk dari Venus. Dulu saya taunya Venus itu cuma bedak muka aja. Eh ternyatan brand Venus dari Kimia Farma ini juga punya  produk lain. Selain bedak itu tadi (loose powder alias bedak tabur, compact powder alias bedak padat dan two way cake) ada juga facial wash, cleansing milk, toner dan itu tadi body milk. Untuk cleansing milk dan toner tersedia untuk berbagai jenis kulit. Ada yang untuk kulit normal,  kering dan berminyak. Sedangkan untuk bedak juga tersedia pilihan warna yang bisa dipilih sesuai tone warna kulit wajah.  Lengkap.

Body Milk produk Venus memiliki dua varian, yaitu Bengkoang dan Green Tea.  Body Milk dari Venus yang saat saya ini pake adalah varian Green Tea. Begitu membuka tubenya, aroma lembut teh hijau langsung terasa. Dan emang bener, loh.  formulanya light, ringan. Cuma beberapa detik saja sudah menyerap ke kulit, tanpa meninggalkan rasa lengket di kulit.  Syukaaaa. Apalagi seperti kita tahu kalau teh hijau itu memiliki kandungan antioksidan yang baik bagi tubuh dan kulit.

Pekan lalu saya pergi olahraga pagi bareng adik ke GOR Pajajaran.  Yang namanya udah olahraga biasanya suka berkeringat. Panas udah jelas lah.

Agar kulit ga kering, sebelumnya saya oleskan dulu body milk Venus ini secukupnya agar kulit tetap terhidrasi dengan baik. Setelah kurang lebih  satu jam muterin lapang, saya tetap merasa nyaman.  Ga merasa kulit jadi lengket ga jelas akibat kombinasi pelembab dan keringat yang nyampur.

Mengingat usia saya yang sudah mencapai 35++, produk-produk dengan kandungan antioksidan yang tinggi  bakal menjadi idola. Selain itu Body Milk Green Tea Venus juga mengandung glycerine yang berfungsi untuk:
  • Melembabkan Kulit
  • Melembutkan Kulit
  • Mengatur Keseimbangan Air
  • Mencegah terjadinya kekeringan pada kulit.
Komposisi:

Aqua, Glyceryl stearate, Stearic acid, Cetyl alcohol, Glycerine, Dimethicone, Isopropyl myristate, Cyclopentasiloxane, Fragrance, Triethanolamine, Phenoxyethanol, Cyclohexasiloxane, Ethyhexyl methoxyncinnamate, Acrylates/c10-30 alkyl acrylate crosspolymer, Metylparaben, BHT, Ethylparaben, Propylparaben, Butylparaben, Butylene glycol, Benzophenone-3. Camelia sinesis leaf extract, CI 19140, dan CI 42090
Tuh ada logo halalnya dari MUI.  

Plus

  • Aroma:  Lembut, tidak nyengat.
  • Tekstur:  Ringan, cepat menyerap
  • Kemasan:  Kemasan gressnya dilapisi alumnuimum foil,  lebih higienis.
  • Harga:   Worthed
  • Halal (ada sertifikat MUI)

Minus:

  • Ukuran: 100 ml. Agak ribet kalau dibawa  bepergian. 
  • Distribusi: Tersedia di apotek, tapi masih susah dijumpai di minimarket/swalayan 
  • Belum dilengkapi tabir surya ,  kalau mau panas-panasan masih perlu sunblock untuk melindungi kulit agar tidak semakin gelap

Sekilas tentang Kimia Farma:

Kimia Farma merupakan perusahaan industri farmasi pertama yang ada di Indonesia. Kimia aFrma didirikan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1817, dengan nama awalnya NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co. Pada tahun 1958, Pemerintah Indonesia melakukan nasionalisasi pada beberapa perusahaan asing termasuk  NV Chemicalien Handle Rathkamp & Co dengan bebeapa perusaan asing lainnya. Beberapa perusahaan yang melebur ini memiliki nama baru yaitu  PNF (Perusahaan Negara Farmasi) Bhinneka Kimia Farma.

Di tanggal 16 Agustus 1971, PNF berganti kedudukan hukumnnya menjadi  Perseroan Terbatas, dan berganti nama: PT Kimia Farma (Persero). Status  PT Kimia Farma (Persero) pada tanggal 4 Juli 2001 berubah jadi   perusahaan publik menjadi PT Kimia Farma (Persero) Tbk.  Saat ini PT Kimia Farma tercatat di Bursa Efek Indonesia.


Efi Fitriyyah

Blogger mungil asal Bandung. Penggemar musik 90an dan easy listening music yang juga senang nonton bola, apalagi kalau jagoannya Persib dan Liverpool bermain. Pembawaannya kalem tapi bisa mendadak jadi mahluk yang cerewet. Penyuka fiksi, dan referensi berbau sejarah. Kontak via email efi.f62@gmail.com

1 komentar:

  1. Wah baru tau ada produk body milk, pengen coba deh. Tfs ya tehh

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.