Blogging vs Vlogging Pilih Mana?

Blogging vs Vlogging Pilih Mana? Kalau ditanya seperti ini, teman-teman pilih mana? Saya sendiri bakal menjawab blogging. Simpel aja sih, terasa lebih mudah karena sudah terbiasa. Sementara untuk vlogging alasannya karena emang tidak terbiasa, saya juga kerap dilanda kebingungan memikirkan konten untuk vlogging.
Blogging vs Vlogging Pilih Mana?
Blogging vs Vlogging.  Pilih Mana?
Kalau menulis masih bisa menjeda waktu  untuk berpikir apa yang mau diceritakan, lain ceritanya untuk vlogging. Kan, ga mungkin diem lama sebelum mau ngomong apa. Effortnya lebih gede. Belum lagi proses kreatif dan editingnya.  Huhuhu... jadi sebenarnya alasan saya masih mikir mau nge-vlog itu cemen, proses  kreatifnya yang bikin saya nyerah duluan hahaha.

Eh tapi saya udah punya channel youtube, sih. Belum pede menampilkan muka buat cuap-cuap.  Itu pun video yang ada masih sedikit sekali pemirsanya (puk puk puk). Sementara beberapa channel seleb vlog bikin saya amaze dengan cara mereka meng-update kontennya. Gita Savitri dan Kokoh Hendrawan misalnya. Cerita-cerita keseharian mereka atau obrolan tematiknya menarik, ga bikin bosen untuk disimak.

Terus saya kapan bisa buat video youtube, ya? Ga usah  mikirin dulu jumlah pemirsanya deh. Yang penting, gimananya itu?
Blogging vs Vlogging Pilih Mana?
Bapak Iyus Rustadi kepala cabang JNE Bandung membuka acara

Nah, 3 Juni kemarin saya barengan teman-teman blogger di Bandung mendapat undangan membahas soal ini bareng JNE di Cafe Bee Hive, Jalan Dayang Sumbi, Bandung. Ada Haykal Kamil, Vlogger yang juga adik kandung Zaskia Mecca dan Pungky Prayitno, Bloggger sekaligus Mahmud dan Bang Aswi dari Blogger Bandung.
Khusyuk nyimak sambil live twit

Blogging

Membuka sesi acara, Pungky berbagi pengalamannya seputar ngeblog. Selama ini kita sering dibuat bingung ketika dihadapkan pada pilihan niche atau tema spesifik  yang akan ditulis di blog. Jadi Beauty blogger? Travel Blogger?  Parenting Blogger? You name it. sebutinlah semuanya. Di sisi lain kita pernah (malah mungkin sering) ingin menulis dengan tema yang random. Ya kan? ya kan? Iya lah biar saya ada temennya :).

Dan ini kabar baiknya. Ga ada salahnya kok kalau mau nulis blog dengan tema yang bermacam-macam itu.  Coba deh, tengok blog Emaknya Jiwo ini. Semua ragam tulisan ada di sana. Palu gada. Apa yang elu mau, gue ada kok. Mau cari referensi DD Cream yang cocok? Ada. Gimana  tips seputar parenting? Ada juga.

Walau isinya gado-gado, tetap saja Pungky punya sisi unik yang jadi ciri khasnya. Ga percaya? ya udah stalking aja ke blognya di www.pungkyprayitno.com

So, jangan rela direcoki gegana, alias gelisah galau dan merana, hanya karena merasa inferior. Blog saya ga niche. Blog saya mah apa atuh.... Hey dear... you're not alone. Bukan kamu aja yang tema tulisannya kayak one stop shopping alias serba ada. Tulis saja apa yang mau ditulis dan jadikan tulisannya yang bermanfaat.  Contohnya kayak tulisannya Pungky itu. Inspiratif.  Tips dari Pungky, kalau mau tulisannya biar tulisannya renyah dan mengalir, anggap saja lagi ngajak ngobrol pembacanya. Jadinya ga kaku dan krik-krikable (ini mah istilah saya,  rada maksa ya hahaha).

Setuju dong ya, setiap tulisan itu punya rasa masing-masing. Lagian  hanya karena punya niche ga selalu kok blognya otomatis jadi penghuni pejwan alias page one di google search.  Untuk optimasi blog secara SEO itu lain lagi teknisnya. Buat saya sih konten masih numero uno, nomer satu.  Ini juga yang dibilang sama Bang Aswi yang mana konten blognya juga random, dari traveling, sepeda, lari, makanan dan lainnya ada. Yuk nulis lagi di blog!
Blogging vs Vlogging Pilih Mana?
Pungky, Haykal dan Bang Aswi berbagi cerita 

Tentang Vlogging

Vlogging alias video blogging memang sedang jadi trending di dunia perblogingan.  Bukan hanya para blogger yang ramai-ramai menyemarakkan jagad youtube, tapi juga para pesohor entertainment. Haykal Kamil misalnya. Adik kandung Zaskia Mecca yang pernah membintangi film, FTV dan sinetron pun jadi salah satu seleb di kanal youtube yang sudah punya 15 ribuan subscribers.

Bagi Haykal, ada tantangan sendiri untuk melakoni profesinya sebagai vlogger. Kalau menjadi aktor diarahkan oleh sutradara. Di vlog, Haikal lebih leluasa berekspresi menuangkan ide-idenya. Dari cerita jalan-jalan sampai review produk.

And you know what? Jangan selalu melabelkan dunia vlogger itu identik dengan toolsnya yang mahal. Haykal aja memulai vlognya dengan memanfaatkan kamera dari HP, lho. Jadi bener ya, kalau mau serius menjalani sesuatu mah emang niat yang penting. Catet!

Wait, wait tadi saya bilang soal review produk.  Ini yang membuat dunia vlogger terendus legit. Potensial mendatangkan lembaran-lembaran merah menjejali rekening kita. Asik. Siapa yang ga mau? Ada yang memang dari vlognya itu jadi punya pundi-pundi yang banyak. Tapi sebaiknya dijalani dengan enjoy saja. jangan stres duluan udah dapat berapa dari adsense yang dipasang setiap video terbaru diupload udah tayang di youtube. Niatin aja dulu untuk berbagi, meningkatkan skill dan memperluas lingkaran pertemanan.  Yakin lah, rejeki mah ga akan ketuker.

Beberapa tips yang disampaikan baik oleh Pungky, Haykal atau Bang Aswi sore itu seputar blogging mungkin bisa jadi booster bagi para newbie di dunia vlogging. Saya kasih rangkumannya, ya.
  • Mulai lah cari ide yang unik. Jangan terlalu mainstream. Misalnya kalau unboxing gadget. Saran Haykal yang memasukan unsur bahasa sunda (bisa bahasa daerah lainnya sesuai bahasa ibu masing-masing) ke dalam videonya bisa dicoba. Atau cerita seputar konser penyanyi yang kita tonton. Coba deh liat cerita-cerita para vlogger hits yang datang ke konser.  Sudah menemukan sisi uniknya?
  • Sebelum membuat rekaman jangan parno mikirin script atau alur cerita yang detil  kalau dirasa ribet. Yang penting kita sudah punya bayangan konsepnya mau ngapain.
  • Kanal  Instagram yang sudah memfasilitasi tayangan video juga bisa dimanfaatkan. Jangan lupa, antara konten video dengan caption harus sinkron. Jangan sampai penonton merasa momen 'zzzz...' alias malesin.
  • Mengalihkan konten blog jadi vloging? Kenapa enggak? Jadi kalau merasa idenya garing segaring-garingnya coba deh scroll lagi daftar blogpostnya. Pasti ada tuh postingan yang kontennya rame dan lumayan viral (setidaknya di antara postingan sendiri). Coba buat konsep videonya dan jadilah aktor atau aktris bagi diri sendiri hihihi. 
Kesimpulannya? Mau  cuma ngeblog, ngevlog aja atau jalanin dua-duanya itu kembali lagi sama kita. Masing-masing punya tantangan dan pemirsanya masing-masing. Yang mau hemat kuota sambil mengimajinasikan cerita blog adalah pilihannya. Yang lebih suka kombinasi visual dan audio, vlog jadi keasikan baru yang menantang.  

Anyway terimakasih banyak buat JNE yang sudah menggelar acara Talkshow Unpack Creativity-nya. Semoga bisa ikutan meramaikan acara lainnya.

foto: Ig @JNE



Efi Fitriyyah

Blogger mungil asal Bandung. Penggemar musik 90an dan easy listening music yang juga senang nonton bola, apalagi kalau jagoannya Persib dan Liverpool bermain. Pembawaannya kalem tapi bisa mendadak jadi mahluk yang cerewet. Penyuka fiksi, dan referensi berbau sejarah. Kontak via email efi.f62@gmail.com

53 komentar:

  1. blog dan vlog, bukanlah hal yang harus saling bersaingi. tapi harus di kombinasikan mbak. jadi enakkan dua duanya jalan berdampingan. bukan vs :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe idealnya gitu tapi ga semua orang bisa menjalaninya barengan, Mas.

      Hapus
  2. Aaak jadi gak sabar buat dateng ke acara JNE Jumat ini! Thanks buat event reportnya, memotivasi banget 😘

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeah, semoga bisa nyerap ilmunya nanti ya, Ika.

      Hapus
  3. Sayang aku ga hadir acaranya, tapi baca ini bisa ikut ambil manfaatnya.
    Aku juga mau belajar vlogging teh, ya baru iseng-iseng sih. HIhih ternyata seru juga teh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huhuhu iya ih, sayang banget Yas ga ikutan acara ini. Ah Yas mah dipancing dikit ilmua langsung ngeboost vloggingnya.

      Hapus
  4. Aku dua dua nya. Tapi untuk nge vlog masih bingung upload nya nih mba, lama bener ^^'

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku masih belum bisa fokus ke vlogging, As. Jangankan upload, prosesnya aja udh banyak nyedot kesabaran :)

      Hapus
  5. Halo mba EFi, jadi belajar banyak nih tentang vlogger. Asli pengen banget belajar jadi vlogger tapi masih belum bisa. HIhihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama kok, aku juga masih belum bisa :D Pengen segera bisa mulai :)

      Hapus
  6. nyimak..dari jauh..dari blog post blogger yabg hadir di event..

    BalasHapus
  7. Saya lebih milih blog, karena emang passion saya mah ngeblog, ngevlog pengen bisa juga sih tapi jalani aja weh heheeh

    BalasHapus
  8. Aku blogging juga masi newbie Teh hehe belum teetarik sama vlogging, pengennya sih vlogging soal tutorial gambar tapi suka lupa haha jadi skrg nulis n lukisnya aja dulu haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahaha iya, nulis aja aku juga belum konsisten dan terjadwal.

      Hapus
  9. masih pengen belajar buat blogging nya dulu deh, kalo nge-vlog masih belum berani hehehe

    BalasHapus
  10. Belum pede untuk ngevlog euy... masih bingung mau gimana. Kalo buat video ala-ala mah udah ada beberapa, tapi gak nampilin muka sendiri. Belum pede! Hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama Teh.H arus make over dulu kayaknya hehehe

      Hapus
  11. Saya mah pilih blogging lah
    Atulah pusing apa yg mau di video in. Dah pernah coba tapi ya gagal terus, mba. Ga jadi di aplod deh 😜

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi aku juga masih gitu. terus berasa buang-buang waktu. Padahal mah dalih menyerah :)

      Hapus
  12. Blogging... da ga pede ngomong depan kamera XD. tapi suatu saat, entah itu kapan, mau nekad nyobain *apaseh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama ga pede kalau ngomong. Nah kalau foto masih hayu hehe

      Hapus
  13. aku masih milih blog teh efi, menulis bagi aku bisa memilih kata2 yang paling tepat sementara vlog ngemeng langsung salah ucap atau ga enak pake 1 kata bisa dibully abis2an keknya hahaha jd aku masi nikmati sbg blogger yg unyu2 *halah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, itu. Belum kalau lagi mikir keliatan ekspresinya :D

      Hapus
  14. Saya lagi belajar ngevlog, Teh. Baru punya 2 vlog :) :) semua bahannya diambil dari blog :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah Mita sih udah oke kalau ngevlog. Referensinya udah banyak.

      Hapus
  15. Aku mah ngeblog ajalah teh hahahah.. Beboro ada waktu buat ngevlog, ini ngeblog aja kadang kocar kacir #naoon :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Naon Cing? hahaha masa sih. Ngeblognya udah bagus kok, San.

      Hapus
    2. hihihih aku lbh suka nulis soalnya daripada ngomong :D denger suara aku sendiri aja aku males, apalagi org lain XD #introvertakut

      Hapus
    3. Samaaaa aku juga denger suara sendiri biasanya langsung begidik, iiii kok suaraku cemeng banget wwwkk

      Hapus
  16. Sebenernya pengen bisa ngevlog teh, tapi ini muka atulah yulu g musti dipermak dulu kali yak biar videogenic kayak mb mb di tipi tipi hahhahahah #anaknya underlede soalnya. Dan yang selama ini aku bikin mikir adalah pas ngevlog itu kan ga bisa dipungkiri musti ngoceh di publik area, nah di situ tuh yang kadang aku uda nyera duluan. Wong ngambil foyo makanan di resto buat ngeblog aja kadang suka dilirik aneh ama horang hawam hahhahahha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Nit. Kudu super pede apalagi kalau vlogggingnya di area publik. Kalau ga pede parah bisa-bisa makin belepotan ngomongnya ya. Padahal mah orang lain cuek kali, ya. muahaha... senasib kita, Nit. Kudu sekolah lagi buat mengecilan urat minder xixixi....

      Hapus
  17. Aku penginnya bisa ngevlog juga ya krn aku lihat vlog ibu2 bule yg top selalu dilink ke blog. Vlog jadi semacam ringkasan dr blog. Blog ngasih detilnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga maunya gitu. Ini mood ngeblog aja belum konsisten hahah... Bagusnya sih ada dua versi, ya. audio visual (vlog) dan teks (blog) untuk topik yang kita bahas.

      Hapus
  18. Makasih sharingnya teh, jd semangat nih belajar jd vloger

    BalasHapus
  19. Vloging dan Bloging menurut saya adalah hal yang sama, karena sama2 memberikan iformasi, cuma penyampaiannya saja yang berbeda. Tapi kalo aku sih lebih prepare ke vlog karena banyak dari kita lebih suka melihat visualisasi dari pada tulisan aja. Betul ha? hehehheheh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sama-sama bagus kok. Kalau dari trend memang kecenderungan yang suka versi vlog makin banyak. Tapi kalau konten yang panjang enaknya dibuat versi nulis, sih.

      Hapus
  20. Aku juga Teh masih jarang vlogging. Blogging juga makin jarang hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih, tulisan blogku juga lagi nurun Vi.

      Hapus
  21. Hehehe... Ngasih pilihan yang rumit nih fi. Bloging dan vloging sama asyeknya. Tp vloging lbh kompleks kataku mah. Hrs jd mc,penulis,kameramen ....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kan ada tripod sama tongsis, Teh. Nah ngonsep buat vlog emang lebih ribet dari blog.

      Hapus
  22. Kalo kata saya mah sama aja teh. Beda media aja. Kepikiran lebih ribet vlogging karena medianya audio n visual. Terus emang kita blogger, jadi ngerasa lebih rumit vlogging. :D

    BalasHapus
  23. Aku sendiri kadang suka vlogging juga, tapi belum konsisten. Bagusnya sih di kombinasikan ya, Teh, tapi kalau belum bisa semuaya lakukan yang bisa saja dulu ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, yang enjoy aja buat kita jalanin.Nanti nemu jug passionnya, ya Andi.

      Hapus
  24. Kalau ngeliat vlog yang bagus-bagus gitu kadang suka pengen ikutan Teh, tapi ternyata setelah praktek sendiri kok sering ngeblank ya di depan video.. hmm perlu diasah juga sepertinya ya belajar ngomong di depan kamera.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya itu, Ran. Harus banyak latihan, ga cukup ngarep bias cuap-cuap depan kamera tapi ga pake praktek, ya.

      Hapus
  25. Aku suka dua2nya tapi kalau yang paling gampang dijalanin sambil urus dua anak balita aku pilih blogging :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau blogging pas terdistraksi bisa disave dulu. kalau vlogging ribet maen pause video pas tapping belum lagi editingnya ya.

      Hapus
  26. Saya youtube juga masih belum berjalan rutin. Nggak ada rencana vlogging sih cuma mau dirutinkan bikin video masak aja :D

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.