Brownies Pandan Amanda Si Manis yang Ekonomis

Saya lupa mulai sejak kapan Bandung dikenal dengan wisata kulinernya. Kalau ada teman yang lain main ke Bandung,  selalu aja ada yang nanya rekomendasi kuliner yang enak di Bandung. Ada berapa? lebih dari ratusan kayaknya. Selalu saja ada tempat makan baru yang pengunjungnya selalu ramai. Selain destinasi kulineran,  yang biasanya juga sering ditanyakan itu adalah oleh-oleh khas dari Bandung yang enak dan ehm... murah. 

Nah, kalau ngebahas soal oleh-oleh  yang murah, ada satu nama yang juga udah identik dengan  buah tangan dari Bandung. Siapa coba yang ga familiar dengan brand Amanda?  Gampang banget lah nyari brownies yang satu ini. Di sepanjang jalan Cihampelas, Pasteur dan ruas-ruas jalan lainnya, kita akan menemukan banyak outlet atau lapak yang menjual Brownies Amanda.

Kalau saran saya sih untuk mendapatkan pilihan yang lengkap dengan kualitas terjaga mendinga  melipir saja langsung ke store resminya yang beralamat di jalan Rancabolanng no 29 Bandung, Stasiun Bandung pintu utara atau ke 14 cabang lainnya yang tersebar di jalan Dago, Setiabudi, Jatinangor, Rancaekek dan lain-lain. Coba cek di sini  untuk detail lokasi lainnya.

Senin kemarin,28 November 2016 saya bersama teman-teman  blogger Bandung (Yasinta, Tian, Fauzia, Langit, Sandra, Raja, Kang Ali dan Putra Agung) dan media  mendapat undangan untuk menghadri presscon peluncuran varian barunya, yaitu Brownies Pandan.

Sebenarnya, keluarga baru dari Amanda ini sudah dikenalkan kepada khalayak umum pada tanggal 4 November di  Bandung, 10 November di Jawa Timur dan 15 November di Jawa Tengah.  Kalau suka dengerin radio, pasti pernah deh denger jingle iklannya diputar saat jeda iklan.
foto: Tian
Sambil menyimak paparan dari Pak Gustian, General Managernya CV Amanda, kami berkesempatan mencicipi brownies Amanda dan beberapa cake/pastri lainnya dari Amanda. Tekstur dari bolu Amanda ini memang unik, lembut dan berpori halus. Aroma dan rasa pandannya terasa sekali.
foto: Tian
Pak Gustian (kanan) sedang bercerita tentang perjalanan Amanda dan produk barunya yang diluncurkan, Brownies Pandan

Ibu Hj. Syukur, owner & Direktur Amanda 
Rasa dari brownies pandan ini tidak terlalu manis, pas di lidah. Teksturnya lembut berpadu dengan taburan keju dan selai dalam setiap potongannya.  Menurut pak Gustian, brownies Amanda ini memang dirancang dengan tingkat manis yang sedang agar bisa dikonsumsi oleh berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orangtua. Tren gaya hidup sehat selama ini memang identik dengan konsumsi makanan dengan kadar gula yang rendah.  Ayah saya adalah seorang penyandang diabetes yang mana bisa menurun secara genetik kepada anak-anaknya. Makanya, saya selalu mengerem konsumsi makanan yang terlalu manis sebagai antisipasi untuk menghindari risiko munculnya penyakit yang satu ini.

Dalam setiap kemasan  dus Brownies Pandan Amanda yang berukuran 400 gram dengan dimensi tinggi 3,5 - 4 cm, panjang 21 cm dan lebar 10,5 cm cuma dibanderoli Rp. 28.000. Murce marice alias murah meriah, kan? Dengan bekal satu lembaran merah bergambar Soekarno - Hatta, kita udah bisa mendapatkan 3 box brownies Pandan Amanda. Itu pun masih ada kembaliannya.   Harga yang berlaku di tingkat reseller memang bisa berbeda, baik secara luring alias offline atau daring (online). Lumayan banget lho selisih harganya bisa sampai 10 ribuan. Buat sebagian orang yang terburu-buru dengan waktu atau  terkendala dengan jarak yang lumayan, selisih harga itu ga jadi masalah.

Soal kendala jarak dan waktu ternyata brownies Amanda pun sudah menyediakan layanan delivery. Just in case punya acara seperti arisan, syukuran dan sebagainya, sementara kita repot kalau harus bikin sendiri atau beli di luar telp aja Amanda untuk sajian camilan dalam jumlah banyak. Tinggal duduk manis menunggu. Praktis  banget.

o iya, coba cek deh barcode yang tertera di boxnya. Amanda yang merupakan singkatan dari Anak dan Mantu Dama  ini hanya akan menjual produk yang masih segar alias enggak basi dengan self life cuma 4 hari saja.  Seperti hari  senin kemarin (28 November 2016) waktu mendapatkan  1  box Brownies Pandan,  saya memerhatikan tanggal kadaluarsanya seperti ini.

Bagaimana kalau masih ada  produk yang sudah lewat self lifenya? Amanda akan menarik produk dari store resminya untuk kemudian dihancurkan. Makanya seperti saya bilang tadi, kalau beli di tingkat reseller, jangan lupa untuk cek ricek lagi tanggal kadaluarsanya.

Soal pemberian nama Amanda ini adalah doa dari ibu Hj. Syukur agar ke-4 anak-anak dan emnantunya selalu hidup rukun dan damai. Semua ke-4 anak-anaknya adalah laki-laki. Jadi beliau tidak mempunyai anak perempuan yang bernama Amanda.

sumber: twitter Amanda Brownies
By the way, Amanda sudah lama berkiprah dalam dunia kuliner sejak tahun 2.000. Artinya tahu depan akan memasuki usia sweet seventeen. Masa-masanya yang penuh warna dan keceriaan :). Dengan 32 varian (termasuk pastry) yang sudah dikeluarkan dan akan terus bertambah dan berkembang, Brownies Amanda sudah memiliki  69 outlet yang tersebar  di setiap pulau di Indonesia. Baru-baru ini, outlet resmi Amanda yang baru, sudah diresmikan di Pare-pare dan Pematang Siantar. Di  negeri Jiran pun Amanda suda melebarkan sayapnya dengan menambah cabangnya di Malaysia, Singapura dan Thailand.

Kiprah Amanda sebagai penganan yang enak dan berkelas pun terbukti dengan menjadi sponsor gelaran PON 2016 dan juga  konser duo Air Supply beberapa waktu lalu di beberapa kota di Indonesia, yakni Bandung, Bali, Balikpapan dan Pekanbaru. Sambil menikmati suara primanya  Graham Russel dan Russel Hitchcokk,  lebih asik sambil ngemil bolu ini ditemani secangkir teh. Apalagi cuaca Bandung yang lagi dingin dan sering hujan suka bikin baper alias bawaan laper. Ish, baper yang satu ini sih ga papa kan, ya. Asal jangan baper yang bikin melow aja.


Amanda Brownies
Jl. Rancabolang No. 29Bandung Jawa Barat
022-7514657
email: customercare@amandacogroup.com

Website: http://amandabrownies.co.id/
facebook: https://web.facebook.com/amandabrownies?_rdr
twitter: https://twitter.com/amandabrownies
IG: https://twitter.com/amandabrownies
G+: https://plus.google.com/u/0/+AmandabrowniesCoId/

Efi Fitriyyah

Blogger mungil asal Bandung. Penggemar musik 90an dan easy listening music yang juga senang nonton bola, apalagi kalau jagoannya Persib dan Liverpool bermain. Pembawaannya kalem tapi bisa mendadak jadi mahluk yang cerewet. Penyuka fiksi, dan referensi berbau sejarah. Kontak via email efi.f62@gmail.com

4 komentar:

  1. sekarang brownies macam2 ya, baru ngerasain yg coklat aja :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo Mak, cobain varian lainnya. Yang Pandan ini juga recomended.

      Hapus
  2. kayaknya enak nih, secara saya suka kue pandan tradisional.

    gak sabar pergi ke amanda.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa pesan delivery juga, biar nunggunya ga pake lama.

      Hapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.