Top Social

Bring world into Words

Cyberbully: Move on Melawan Bullying

Senin, 23 November 2015
Saya mau bahas  hobi saya  yang suka  ngunduh  video kontribusi gratisan di youtube  ah hehehe. Tapi  yang sekarang dibahas adalah sebuah film  yang ditayangkan di tv Amerika (kalau di sini semacam FTV gitu lah) di channelnya ABC tv.  Meski cuma setara acara tv, tapi film ini  meraih rating yang tinggi untuk acara tv yang tayang di prime time,  lho. Bukan cuma  ditonton 3,4  juta penonton pas tayang tapi  juga terpilih sebagai  The week's number 1 TV film, dan  The 2nd  most viewed TV film of the 2010 and 2011 season. Wiih keren, kan?


Nah, film yang ini judulnya adalah Cyberbully.  Waktu perjalanan  dari Bandung  ke Solo kemarin, saya nyelingin tontonan video musik yang ditonton dengan film ini. Durasinya sekitar  1,5 jam. Ga ada  terjemahan resminya ke dalam bahasa  Indonesia, tapi bisa dimengerti  alurnya dan moral stroynya keren  banget, lho.  Manfaatin fitur  translate  dari youtubenya? Dijamin puyeng karena tata  bahasanya  makin ngaco. 
http://www.catatan-efi.com/2015/11/cyberbully-move-on-melawan-bullying.html
Trio Sahabat, Taylor,  Samantha dan Cheyenne.  
Jadi gini ceritanya. Tokoh utama dalam film ini adalah Taylor Hillridge,  seorang gadis  pelajar  SMA yang punya sahabat  Samantha  Caldon  dan Cheyenne.  Taylor  juga punya adik  yang masih SMP, Eric. Keduanya tinggal bersama  ibunya, Kris Hillridge  yang single  parent. Di sini  ga dijelasin  kenapa  ortunya Samantha bercerai.  Alur cerita  lebih fokus ke kesehariannya  Taylor di sekolah.
Taylor yang ngeceng sama Scott punya teman sekelas,   Lindsay  yang punya obsesi  jadi seorang queen  bee  di sekolah.  Lindsay punya gank yang cantik-cantik dan modis. Sayangnya attitude  Lindsay  and the gank ini  berbanding 180 derajat dengan paras mereka  yang cantik dan  dandanannya yang keren. Awalnya  mereka cuma iseng nyela  dan ngeledek-ledekin  Taylor  dengan candaan  yang  sinis. Kayak  tipikal  sinetron di sini, selalu ada gank  cewek cantik di sekolah yang kelakuannya seperti  itu.
http://www.catatan-efi.com/2015/11/cyberbully-move-on-melawan-bullying.html
Tampang senganya Lindsay udah dapet, kan?
Bencana  buat Taylor   mulai muncul ketika Eric, adiknya yang nyebelin itu nge-hack akun sosmednya Talyor  di  jejaring Cliquester.  Di sana Eric memposting sesuatu  yang mencemarkan nama baik  Taylor langsung disambar oleh  Lindsay and the gank. Taylor  jadi bulan-bulanan bully-an di sekolah dan di sosmed,  dan itu semua membuat Talyor jadi stres. 
http://www.catatan-efi.com/2015/11/cyberbully-move-on-melawan-bullying.html
Cheyenne yang peretama kali memberi tahu  ada yang salah dengan akun sosmednya  Taylor
Di sini  peran Kris  sebagai single parent  muncul.  Kris  menghukum Eric selama sebulan  (yup, sebulan! mesti  bikin kapok  kan kalau ditahan selama segitu ga boleh kemana-mana?) kecuali sekolah kali, ya tapi ga diceritakan juga sih kesehariannya Eric di film ini selain sebagai seorang adik yang jail dan resenya bisa  bikin kesel.   
http://www.catatan-efi.com/2015/11/cyberbully-move-on-melawan-bullying.html
Kris, ibunya  Taylor  yang tegas tapi sayang banget sama anak-anaknya
Kris  bilang  kalau  dia sudah menghukum Eric dan dia tetap tidak setuju dengan komentar  balasan Taylor  yang menyebut Lindsay 'a bitch'. Kris juga tidak setuju  kalau  Taylor membalas  ucapan Lindsay, meski hanya membalas karena bukan Taylor  yang memulai.  Moral storynya,  yang ngajak war-waran di sosmed  itu  jangan diladenin dengan cara yang sama.

Meski akhirnya  ketauan  kalau Eric yang membuat gara-gara - dan membuat Talyor jadi target bully di sosmed -  ternyata  masalahnya Taylor tidak  berhenti.  Lindsay and the  ganknya itu tetap  membully Taylor di mana-mana.    Belum lagi James Petitious, semacam secret admirernya salah satu temannya  dijejaring  Cliquester – yang dulu  membela Taylor saat dibully, tiba-tiba membuat postingan yang menyebutnya mereka (Taylor dan James) udah pernah tidur bersama. Rumor baru pun muncul kalauTaylor hamil. Kegilaan isu yang semakin liar   dan membuat gadis blonde cantik itu  nekat, berusaha  untuk bunuh diri. Taylor mengunggah videonya di sosmed  dan curhat betapa putus asanya dia dengan semua yang terjadi.
http://www.catatan-efi.com/2015/11/cyberbully-move-on-melawan-bullying.html
Ini Akun misteriusnya James Petitious. Cakep  juga, ya? :D
Meski sering berbeda pendapat dan tidak setuju  hubungan Taylor dengan Scott, Samantha adalah yang pertama kali tau dan menghubungi  Kris kalau Taylor mencoba bunuh diri. Beruntunglah  usaha bunuh diri taylor bisa dicegah.  
http://www.catatan-efi.com/2015/11/cyberbully-move-on-melawan-bullying.html
Cheyenne, tipe sahabat  yang  jadi penengah saat Taylor dan Sam berselisih pendapat
Setelah  dirawat di rumah sakit, Taylor menjalani proses rehabilitasi  mental dengan bergabung dengan grup  ‘curhat’. Disana ia bertemu Caleb, teman sekelasnya  yang juga dibully dengan alasan berbeda, dan para korban bully lainnya.  Di grup curhat ini Taylor dan teman-teman sesama korban bully berusaha  untuk move on dan ‘melawan’. Seperti yang dibilang oleh konselor di grup curhatnya itu,  “Don’t hide behind your fear”.

Sementara  Taylor berusaha  untuk terus move on,  Ayah dan ibunya yang sudah berpisah itu tetap berkomunikasi untuk menolong  Taylor. Bahkan Kris tidak segan mengadukan masalah ini pada polisi meski responnya tidak memuaskan. 
http://www.catatan-efi.com/2015/11/cyberbully-move-on-melawan-bullying.html
Melawan bullying bersama teman
Kalau mau tau cerita lengkapnya,  dan siapa sebenernya James Petitious  silahkan tonton atau unduh saja, ya. Seperti  yang sudah saya  bilang sebelumnya, film ini bisa diunduh dari youtube, gratis dan legal. Kalau dari HP sih bisa, tapi entah ya kalau dari komputer atau lappy. Saya ga menemukan opsi untuk save videonya.  




4 komentar on "Cyberbully: Move on Melawan Bullying"
  1. Jadi penasaran pengen nonton filmnya

    BalasHapus
  2. Vari juga ah di youtube bisa jd bahan ngajarku nih. Semester ni kebetulan aku ngajar new media mak thanks sharingnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asik, semoga film ini bisa menginspirasi ya, Mbak :)

      Hapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.