Top Social

Bring world into Words

Review Film Comic 8: Casino Kings Part 1

Senin, 13 Juli 2015
Baru saja di awal film, saya  dan teman-teman blogger  Bandung yang mendapat undangan khusus Gala Premier film Comic  8: The Casino Kings ini sudah dibuat tertawa. Karena tayang jam 18.45, kami berbuka puasa seadanya  dan tidak sempat  mengikuti Meet and Greet dari dekat. Para aktor pendukung yang ikut nonton sudah dikerubuti  para ABG  yang juga menyaksikan  film ini  bareng-bareng hari Sabtu tanggal 11 Juli kemarin.
Meet and Greet  Comic Eight Casino King  Part 1
Sedikit penasaran  juga  karena tidak bisa mengikuti   behind the scene  yang dibocorkan pada sesi durasi meet and greet  sore itu.  Ya sudahlah, enggak apa-apa,  lagian  risih juga  ikutan histeris  dengan para ABG  yang rata-rata ngefans sama Ernest  yang  juga ikut nonton bareng hari itu. Yang tuaan dikit ngalah aja  hahaha.  But anyway, ini dia sedikit cerita (iya sedikit aja)  dari film Comic  8: Casino Kings Part 1. 

Judul Film :  Comic  8: Casino Kings Part 1
Pemeran : Mongol Stres, Ernest Prakasa, Kemal Pahlevi,  Bintang Timur, Babe Cabita, Fico Fachriza, Arie Kriting, Ge Pamungas, Indro Warkop, Sophia Latjuba, Pandji Pragiwaksono dkk.
Sutradara: Anggy Umbara
Produksi   Falon Picture
Genre : Action Komedi

Saya  ngikik  waktu menyaksikan ekspresi Ernest yang berusaha  membuat matanya terlihat  belo agar  bisa mengecoh  interpol berambut gimbal  berlogat  Singapura  yang diperankan oleh Prisia Nasution yang berpartner  dengan Boy William.   Atau  ketika dengan garingnya  Mongol Stes  yang berperan sebagai agen  yang  klemer-klemer  saat dengan jayusnya  menjawab pertanyaan,  ikan  bernafas  dengan  izin Allah. Sementara Ge Pamungkas di sebelahnya melongo ketika menjawab pertanyaan berikutnya ditolak mesin. Lagi-lagi jawaban garing nan jayus Mongol  yang diterima mesin. 

Masih di tempat  yang sama, tiba-tiba muncul peti  mati yang berisi  pocong. Naluri jail  dan  iseng membuat Mongol Stres dan Ge Pamungkas  yang ingin mengambil senjata dekat kaki  pocong membuat  pocong tersebut terbangun yang disambut  dengan ekpresi  kaget kedua agen  gokil  ini  yang berusaha  mengembalikan  senjata agar si pocong merem lagi. Sebelum kabur, Mongol sempat menempelkan selembar daun di jedat pocong, agar pocongnya tidak mengejar. Ini pocong apa vampir, ya? Sambil tertawa,  saya sempet dibuat merasa tegang juga takut poconngnya mengejar mereka berdua. Kalo nonton sendiri saya bisa pingsan. By the way, penasaran juga, nih. Itu siapa ya, yang jadi cameo pocongnya? Makeupnya spooky, untungnya ini film bergenre komedi, bukan film horor. 

Rada susah nih bikin review  film  ini  dibanding  mengulas  film-film lainnya. Selain  banyak jebakan  yang membuat saya  jadi bocorin jalan cerita  juga alur  filmnya yang lompat maju  mundur, sama seperti  film sebelumnya.  

Tidak perlu  berpikir  keras  untuk mencerna  setiap scene   yang disuguhkkan dalam film ini.  Kalau awalnya  kita dibuat  bengong,  Hah? Hoh?  Itu Kenapa? Oh begitu? Pantesan! Nanti juga bakalan negerti. Just enjoy and laugh. Iya sih, ga heran juga kalau alis  kita  dibuat  berkerut mirip ulat yang lagi ngulet  kepanasan  (halah,  analogi yang asburd) atau adegan lain  yang tidak ada  hubungannya dengan benang merah  dari film ini. Tapi  justru di situ  hot buttonnya  yang  membuat  penonton terus dibuat tertawa  sepanjang film. Pembawaan asli para Comic di film  ini bikin cerita mengalir alami. Belum lagi ada satu scene sebelum baku tembak masih sempet-sempetnya berbalas pantun. Jayus abis!

Untuk menikmati Film Comic 8: Casino Kings yang sarat dengan komedi slapstick dan jokes  khas para finalis  Stand Up Comedy ini tidak mengharuskan kita  menyaksikan film sebelumnya  yang masih  dibintangi para  stand comedian  yang  menyamar menjadi agen  dibawah pimpinan Indro Warkop. 

Dengan durasi sekitar kurang  lebih 1 jam setengah,  para penonton bukan cuma dikocok perutnya  menyaksikan adegan-adegan konyol  atau  celotehan  kocak  ketika mereka sedang manggung dari kota ke  kota. Efek filmnya juga cukup rapi dan mulus misalnya  ketika baku tembak dengan bazooka atau ketika para agen Comic 8 berusaha  meloloskan diri dari kejaran buaya namun  masih bisa melucu ini.

4 jempol jari saya  acungkan  buat para Stand Up Comedian  yang piawai  mengimbangi  kemampuan akting Sopia Latjuba,  Ray Sahetapy,  Willy Dozan, George Rudi,  Cak Lontong  yang ngaku sebagai Cak Lemper  kembarannya Cak Lontong, Lidya Kandau  yang masih cantik dan  posturnya yang prima  dan deretan aktor dan aktris lainnya. Ah, ya  jangan lupa juga dengan kecerdasan  sutradara film, Anggy Umbara yang sukses  membuat  penonton  penasaran untuk mengetahui  kelanjutan dari film ini yang akan dirilis tahun depan. 

Tuh kan, spoil lagi?  Udah ah,  mending nonton aja sendiri film  ini, ya.    

Jadi gimana tugas yang harus diselesaikan oleh Ernest,  Ge Pamungkas, Babe Cabita, Kemal Pahlevi,  Mongol Stres, Arie Keriting, Fico dan Bintang  untuk  beradu kecerdikan  menghancurkan bisnis  Casino milik The Kings yang cantik dan seksi yang diperankan  oleh Sophia  Latjuba? Kenapa  The King cantik  ini  menyuruh mereka  untuk memancing  tawa  The King  dan melibatkan dokter gila yang diperankan oleh Panji Pragiwaksono,  ya? Jawabannya ada di film  ini  yang bakalan tayang tanggal 15 Juli nanti. 
Bloger Bandung eksis  dulu setelah nonton film. Credit: Nchie Hanie

O, ya  kalau mengajak anggota keluarga  menonton film ini, saya sarankan tidak mengajak anak-anak untuk ikut.  Memang  ga ada  adegan vulgar, tapi  beberapa dialog sarat  dengan banyolan  nakal khas pria.  Ya, biar ga pusing aja  kalau nantinya anak-anak kepo nanya.   Dan siap-siap aja untuk mesem-mesem menahan tawa sementara  para penonton pria  akan  tertawa lebih  lepas. Overall,  kalau buat hiburan, cukup  lah. 3 bintang dari 5 bintang.
18 komentar on "Review Film Comic 8: Casino Kings Part 1"
  1. Aku juga nungguin film ini di putar di tempatku mak. Nonton yang comic 8 pertama aja udah keren banget. Apalgi film yg ini ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selamat menanti ya, mak. Siap-siap cekikian juga hehehe

      Hapus
  2. Haha - bikin ngakak emang. "Baling2 Bambu!"

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haduh yang baling-baling bambu itu mah bikin malu buat para perempuan yang nyimak, kang :)

      Hapus
  3. Filmnya bikin penasaran ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih, endingnya bikin kepo *lah spoil*

      Hapus
  4. siap2 penasaran sampai februari..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap-siap nunggu dapet undangan Gala Premiernya lagi (ngarep)

      Hapus
  5. Wah sepertinya memang harus ditonton nih film, thanks yaa info film nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lumayan buat hiburan haha hihi :D

      Hapus
  6. Balasan
    1. Iya, teknik fimnya juga lumayan, oke.

      Hapus
  7. Sori gak foto blogger bareng ... rusuh hehee ..

    *efi ijin pinjam foto Meet Greet nya ya ? Makasih :D

    BalasHapus
  8. ini tampilan blognya asa lebih bagus sekarang, sentuhan pink-nya juga

    Usul kalau tidak mau bingung karena takut kasih cerita atau spoiler, ambil satu bagian yang menariknya, bahas aja bagian menarik itu.... misalnya nih tema LGBT yang agak sedikit banyak diekspos...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks. Mungkin Hilman juga mau template pinky gini? *LOL*
      Udah ada yang bahas soal LGBT itu. Jatuhnya bisa multitafsir, udah biarin aja.

      Hapus
  9. Di daerah ane udah ada nih,
    reviewnya mantap, jadi tambah penasaran pengen nonton


    mohon kunjungan balik + komentarnya ya
    http://katanusantara.blogspot.com/2015/07/3-quote-dari-ridwan-kamil-untuk.html

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.