Top Social

Bring world into Words

Saya Ngeblog Karena...

Sabtu, 26 April 2014
Enggak terasa, usia blog  saya udah 6 tahun! Wih, Juli nanti bisa daftar SD, dong, ya?  Hihihi... becanda.

Jadi begini lho ceritanya kenapa saya bisa ngeblog.
Waktu itu, lagi booming novel Kambing Gokil eh Kambing Jantan a.k.a Raditya Dika. Berkat ketengilan doi di novelnya itu, saya tergoda buat menjajal skill nulis di blog. Hasilnya? ancur, jijik binti ilfil deh kalau baca postingan awal saya. Silahkan kalau kepo, intip postingan saya. Eh, tapi keresek siapin sendiri, ya. 

Komen-komenan yang memeriahkan blog saya udah lumayan rame dan seru sejak 2013 kemarin. Kontras banget dibanding sebelumnya, sunyi senyap seperti gang rumah lewat jam 9. Krik krik krik... Pernah sih awal-awal ngeblog punya pengunjung blog yang suka komen-komenan. Tapi seiring waktu yang berjalan (ini kenapa tampak terasa nuansa angkata balai pustaka, ya?), teman-teman blogger saya yang terserak dari Sabang dan belum sampai Merauke ini menghilang dari orbit. Pernah coba tuh nyambangin blognya, olalala... sudah lama ga diupdate. Betah  kayaknya temen-temen Peter Parker maen di sana. And I really miss them. Guys, please come back:D



Mari kita hentikan nostagila ini. Seriusan lagi, yuk!  
Tahun 2008 itu pas pertama kalinya saya dan adik-adik patungan buat bayar instalasi dan bayar rekening bulanan internetan dengan fixed line. Fair, dong. Secara yang pake itu kami-kami ini.  Lalu, kalau dipake cuma buat FB-an aja, rasanya sayang, ya (padahal enggak mau rugi). Makanya buku Kambing jantan itu menginspirasi saya buat ngeblog. Selain punya teman-teman lama yang menghilang itu, saya pernah punya teman blogger seorang ibu rumah tangga dari Filipina juga jadi silent reader di blognya para komentator blog Kambing Jantan. Saya jadi mencelos. Duh, tuh orang pada ada aja ya, idenya buat nulis di blog? Sementara saya sendiri  galau untuk menentukan nama blog sendiri. Akhirnya saya putuskan kasih nama dengan nama catatan-efi.blogspot.com, dan bertahan sampai sekarang. Horeeeee (apaan, sih).

Dengan dalih kesibukan kerjaan, blogging saya angin-anginan dan kembali eksis sejak 2013. Sebuah pencapaian yang lumayan. Ini rekor dibanding tahun 2012 ke belakang. Hahaha... pengakuan tulus, nih. Sampai sekarang blog ini belum memutuskan tema spesifik. Makanya isinya campur sari, apa yang pengen saya tulis, ya saya tulis di sini. Jadi klop dong dengan nama blog berikut tagline saya, My Journals: Bring world into words. Udah punya sih beberapa blog di server lain, tapi yang ini yang paling eksis nan update.

Well, sejak 2013 kemarin, bukan cuma berhasil rajin nulis (meski konsistensi masih harus diboost), saya jadi punya banyak teman.  99% orang Indonesia atau tinggal di Indonesia.  Yang 1%nya orang Indonesia yang tinggal di luar negeri hihihi... jadi 100% Indonesia, dong? Pengen sih punya temen blogger bule, tapi syaratnya doi bisa bahasa Indonesia (belagu banget, ya). Soalnya perbendaharaan kata English saya yang pas-pasan. Mana saya ini males buka kamus. Ngandelin Google Translate adalah sebuah pembodohan karena cuma bikin kita makin mual plus cengo karena strukturnya yang berantakan.  

Apa Yang Sudah Saya Dapatkan?
Selain teman, saya juga  bermutasi jadi seorang banci kontes. Hadiah? Masih kecil sih, dan sampai sekarang masih terobsesi dapat grand prize semisal gadget atau  hadiah uang dibayar tunaiiii (saaah!). Meskipun sampai sekarang jadi juara satu (yakin deh, somehow,  sometimes bakal dapat giliran juara 1, entah kapaan). Positifnya, saya jadi belajar legawa, berbesar hati menerima kenyataan kalau ternyata saya belum beruntung. Tanpa tedeng aling-aling, kesimpulannya saya harus belajar bersabar dan mengasah skill ngeblog saya. 

Tips Ngeblog Dari Saya
Makanya, saya kasih tips nih buat para newbie atau wanna be,  ala saya untuk jadi seorang blogger yang eksis.

Write With Heart
Iya, kalau ga pake hati, passionnya gampang nguap, gampang bosen. Tulis aja yang pengen ditulis, jangan nulis yang enggak kepikiran (ya iya, lah). Tapi tetep pake etika, dong. Meski namanya dumay, enggak berarti bisa seenak keyboard. alias asal ngetik Jangan seenaknya nyampah, ya. Di dunia nyata saja kita sudah mumet dengan manajemen pengolahan sampah, jangan ditambah lagi dengan sampah dunia maya. Enggak mau, kan jadi public enemy? Syerem!

Temukan Atmosfer
Hari gini, siapa  sih, yang enggak punya akun FB? Coba searching komunitas blogger, gabung dan bertemanlah dengan mereka. Dijamin, bakal ketularan hasrat ngeblognya. Jaga silaturahmi, baik sekadar komen atau menjaga etika. Kalau ada posting yang ga sreg dihati, berkomenlah dengan baik, tanpa harus ngebully. Atau bisa juga bikin posting lain dengan sudut pandang yang berbeda. Kalau ada postingan yang lagi rame-ramenya, atau tema sejenis, pastikan idemu itu ori, buka KW (baca: bukan copy paste).  Bisa kok, malah sangat dianjurkan bin harus nan kudu satu atau beberapa blog jadi referensi, untuk dituliskan sebagai sumber referensi di postingan.  Coba  dibalik posisinya, kalau tulisan kita dicontek mentah-mentah atau setengah matang. Rasanya jadi pengen ngasah gunting kuku. Ya, ga, sih? :D
Bersama KEB di acara Perempuan Inspirasi Nova 2013. Credit: Junita Sari Siregar

Ikutan KOPDAR  Blogger Nusantara 2013 di Jogja. Credit: Anggi Agistia


a
Mewakili KEB  di acara demo masak bareng Chef Arnold. Credit: Noniq Lee

Jadi model di acara Srikandi Blogger 2014. Credit: Indah Nuria Savitri

Baca, Amati
Coba baca buku, nonnton berita atau nyimak pola perilaku di jejaring FBmu. Pasti ada ide buat dituliskan. daripada misuh-misuh di medsos, coba tulis sudut pandangmu itu di blog secara lebih rapi dan runut. Itung-itung anger management .Buat saya sih, ngeblog jadi salah satu terapi hati.  Tanpa kita sadari dengan rajin menyimak dan mencari referesi pendukung tulisan, membuat kita sedikit lebih pinter dari sebelumnya, hahaha....

Be a Bounty Hunter
Ikutan lomba-lomba blog deh, niscaya kita akan berusaha membuat tulisan berkualitas, rajin riset dan memancing sedkitnya kreatifitas kita lebih baik. Tujuannya sudah jelas, biar blog kita menarik. Menarik pengunjung dan menarik hadiah hehehe....

Nah, saya sudah bilang sebelumnya kalau menemukan atmosfir dan komunitas blog itu asyik dan fully support banget. Salah satunya adalah ikutan B Blog. 

BBlog I am a blogger
Source: bblog.web.id

Emang apaan sih,  B Blog?
Awalnya saya tergoda setelah baca postingannya Mak Shinta. Sudah sejak lama saya pengan jadiin blog saya lebih produktif. Selain giat lewat nulis juga pengalaman lain.  Pernah, kan baca sebuah blog yang memposting review acara atau produk? Sementara kita sering berpikir keras, ih kok bisa, ya? Gimana caranya? Mau dong kayak gitu.... Makanya, bergabunglah di B Blog. Para membernya bakal mendapatkan previlage asyik. Misalnya mereview produk,  mencobanya sebelum dilempar ke pasar. Semacam test and taste drive, gitu. Atau misalnya diundang untuk meliput sebuah acara yang digelar. Udah kebayang, kan, serunya? Sayang banget kalau enggak gabung.  Makanya yuk, ikutan sekarang juga, ya!

dan pastinya disponsori oleh:

21 komentar on "Saya Ngeblog Karena..."
  1. Halo juga *dadah dadah sok imut ala Putri-putrian* *jijik, ya hihihi*

    BalasHapus
  2. Pagi makkkkk......saya juga baru join...dr ngeblog jd bisa knl mak efi deh hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak, sayangnya kita belum kopi darat ya ^_^

      Hapus
  3. saya sepakat dengan menulis pake hati...lebih ketemu chemistrynya....enam tahun itu bukan usia yg singkat loh untuk tetap bertahan dan eksist di dunia blogger...salut dech untuk itu....
    keep happy bloggging always...salam dari Makassar :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, pengen bisa eksis terus kayak Bunda Lily, usia bukan alesan buat berhenti ngeblog.
      Salam juga :)

      Hapus
  4. saya jg pertama kali ngeblog gara2 kambing jantan :D

    BalasHapus
  5. Cantik bangeeeeet #gagalfokus , , , jd blogger emg byk keuntungannya yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mendadak pengen puter lagu Kahitna wkwkwk..... iya, banyak asyiknya, Tyan.

      Hapus
  6. berkunjung disenin siang, salam persahabatan

    BalasHapus
  7. Fiiii...
    Blogger itu kadang memang datang dan pergi soalnya sedikit sulit untuk bisa konsisten nulis terus2an..banyak godaan nya :) Aku juga kadang masih suka angin anginan lhooo..
    Dan kalo aku coba BW lagi ke temen2 blog di awal2 ngeblog udah pada menghilang tuh...sediiih :(

    Eh, apaan tuh B blog?
    Cobain aaah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi aku juga ga bisa e bloksis one day one post, Ry. Tapi blogmu itu trafiknya kenceng, lho hehehe.
      Hayu, ikutan B Blognya, ya.

      Hapus
  8. Iih jd pengen ikutaaaandeh .... aku juga suka si buku kambing jantan itu ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wih banyak yang doyan Kambing di sini ternyata ^-_^

      Hapus
  9. Saya jadi kepo postingan awal-awal dirimu mak, hehe..bakalan muntah gak yaaa aku bacanya :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi siapin minyak angin sama obat gosok, ya *evil green*

      Hapus
  10. Hai hai Mak Efi, aku dataaanggg :D
    Wah ceritanya nostalgia ya, udah lama juga ngeblognya. Acara bareng blogger juga udah banyak. Mupeeennggg xD
    Jadi inget, aku juga punya buku Kambing Jantan nya Raditya Dika. Buku-buku nya selanjutnya aku...nggak punya :p Tapi salut sih gila dari ngeblog bisa jadi artes. Halagh, apa sih kenapa jadi bahas Raditya Dika, coba. Kayak infotainment aje -___-

    BalasHapus
  11. Hai mak. Aduh bicara blog2an ini ya. Aku juga punya cerita. Blog awal tahun 2008 dah eksis tuh. Udah semacam punya traffic yang lebih baik dari sekarang. Eh karena suatu masalah, blog dihapus (yes mak, dihapus) di tahun 2011. Trus mulai ngeblog lagi. Baru kincring. Nah habis itu mulailah merangkak lagi. Eeeh tiba-tiba di 2013 nggak puas dengan nama yang ada, ganti namalah blogku. Mulai lagi deh dari awal. Super merangkak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan sekarang ada badai google panda, ya. Hihihi.... traffic-ku juga sekarang lagi jeblok.

      Hapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.