Top Social

Bring world into Words

Resolusi 2014 : Saya Kepingin Punya Buku Solo

Kamis, 28 November 2013
Tahun 2013 tinggal hitungan minggu saja akan meninggalkan kita, saya harus mengatur lagi agenda saya yang belum kesampaian. Agenda apa itu?
Myopera.com
Seperti  doa Nabi Ibrahim yang diabadikan dalam surat  Q.S Asyu'ara ayat 84. Saya juga mau dong jadi buah tutur yang baik buat orang-orang lain sesudah saya. Siapa juga, ya, yang mau jadi bahan cela-celaan setelah meninggal? Jangan sampai deh. Nah, buat saya yang paing realistis buat diwujudkan dengan fasilitas yang saya miliki, rasanya yang paling dekat ya bisa menerbitkan buku solo, ya novel gitu deh. 
languageartsgames.4you4free.com


Maunya sih bukan Cuma sekali saja, tapi bisa berlanjut konsisten menerbitkan buku solo itu. Nah, resolusi saya di awal tahun 2014 adalah terbitnya buku perdana saya. Ini bakal jadi saat-saat yang monumental buat saya. Satu pepatah yang bilang Aku menulis maka aku ada sanngat menggelitik saya untuk mewujudannya.

Novel seperti apa yang mau saya tulis?
Ehm, saya pengen nulis novel roman berlatar sejarah. Sebenarnya sedang saya jalankan sekarang ini tanpa belum tahu mau ditawarkan ke penerbit mana. Ah, itu soal nanti. Kalau bukunya sudah rampung saya tulis, saya leluasa nawarin, dong. Beda ceritanya kalau pas saya nawar-nawarin ke penerbit tapi belum rampung atau cuma sinopsisnya saja. Saya bisa keteteran kalau tiba-tiba penawaran saya dapat respon. Hihihi..... boleh dong geer sedikit ngarep?

Ngomong-ngomong soal buku bermutu, biasanya saya ada di posisi pembaca dan dengan enaknya saja menilai buku ini enak dibaca, buku itu ribet bikin pusing, buku yang ini seru, inspiring, buku punya si A ini aneh, njelimet dan aneka penilaian lainnya. Eh, ngomong itu emang gampang, tapi pas memposisikan saya sebagai penulis, saya baru ngerti ternyata ga gampang nulis itu. Ada banyak riset yang harus dilalui agar logika ceritanya enggak ngawur atau alur yang disusun jadi menarik dan membuat pembacanya terus ingin membaca sampai akhir.

Yang namanya mimpi tetep aja mimpi ya kalau cuma dihayalkan saja tanpa usaha. Awal Nopember ini, seorang teman mengajak saya mengikuti sebuah tantangan  menulis 50 ribu kata dalam sebulan dalam ajang tahunan NaNoWriMo atau National November Writing Month.  Jelas deh, namanya Nopember, jadi eventnya hanya berlaku di bulan Nopember.  Sampai Nopember ini hampir berlalu, saya baru sampai empat puluh persennya saja. Kecewa sih, tapi kalau direview ke belakang, ini jadi pencapaian istimewa sekali buat saya. Sebelumnya saya belum pernah nulis satu cerita sebanyak ini. Lah, nulis cerpen aja kadang-kadang terlantar hahaha..... Nah, moral storynya ternyata kalau kita punya niat sebenarnya kita bisa mewujudkan mimpi kita ya.

Baiklah, saya akuin deh saya ga berhasil mencapai 50 ribu kata di bulan Nopember ini, tapi terus terang saya jatuh cinta sama outline dan cerita yang sudah saya buat.  Saya kepingin novel saya ini segera rampung dan terbit di tahun 2014. Mudah-mudahan isinya ga bikin kecewa yang bacanya. Hmmm, saya perlu banyak-banyak membaca  referensi,  bikin riset dan meliarkan imajinasi saya nih. Semoga terwujud. Amin.


Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan : Proyek Monumental Tahun 2014

8 komentar on "Resolusi 2014 : Saya Kepingin Punya Buku Solo"
  1. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Unggulan : Proyek Monumental Tahun 2014
    Akan saya catat sebagai peserta
    Keep blogging
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  2. resolusi yang bagus. Dengan tekat yang kuat, saya kira sahabat akan berhasil

    BalasHapus
  3. Hemm..lumayan. Salam hangat dari blogger kudus-jogja. Hehe

    BalasHapus
  4. Owh, sekalian ikut GA juga ya.. saya doakan membuahkan hasil dan planning worknya juga terwujud.. ^^

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.