Top Social

Bring world into Words

Produk Indonesia, Bangga dan Mandiri

Minggu, 03 November 2013
Beberapa tahun yang lalu  kita sempat dibuat heboh bin ketat ketir saat tetangga sebelah (baca : Malaysia) ngaku-ngakuin  batik sebagai heritagenya mereka. Huuhuhu... terlalu nian. Padahal, batik ini, suer, aslinya adalah produk Indonesia. Untungnya (Indonesia banget) UNESCO akhirnya menyerahkan hak klaim batik sebagai heritage kepada Indonesia. Fiuuh, perjuangan yang panjang. Kita perlu satu tahun sejak pendaftaran ke UNESCO di  September 2008 dan baru keluar rilis resminya pada tanggal 2 Oktober 2009. Horeeeee. *loncat-loncat pakai pompom*
 
batikbolabandung.com
batikpekalongan.org 

Bukan cuma batik aja - yang jadi world heritage atau apapun itu - sebagai identitas bangsa. Percuma saja kalau cuma diklaim tapi selanjutnya kita acuh tak acuh, enggak berusaha mempertahankan eksistensinya. Padahal mengkampanyekannya sebagai kostum (emangnya mau maen bola?) pakaian resmi nasional, batik ini bisa memperkaya anak bangsa.

Coba lihat, desain fashion yang dibuat asli di Indonesia sini tampil dengan penampilan yang rancak, menawan, kreatif Ini juga yang dibutuhkan sebuah produk untuk memikat pembeli atau konsumen untuk memilih. *keluar backsound pilihlah aku-nya KD*

Selain batik yang beredar di pasar dengan aneka motif dan segmen pembeli yang beragam, kita juga punya kuliner dan fashion yang juga lagi rame-ramenya wara-wiri buka gerai.  Entah itu dengan sistem waralaba, mobile marketing (maksudnya jualan secara mobile) dan aneka usaha kreatifnya buat sounding buat bilang, nih produk Indonesia buatan gue. Ayo beli dong, selain beli ni produk, loe juga bantu naikin taraf hidup petani atau pengusaha kecil.
 


  


   

Tau dong deretan kuliner seperti Kartika Sari, Brownies Amanda, Keripik Maicih, Ayam Bakar Mas Mono, Pecel Lele Rangga Umara? Atau distro Ouval Research, produk tas dan Sepatu Edward Forrrer atau Eiger dan masih banyak lagi merk lainnya? FYI,  ternyata konten produknya lokal semua. Bukti nih,  mereka  berhasil jadi tuan rumah di negeri sendiri. See? Sebenarnya Indonesia  punya banyak potensi yang bisa melejitkan kepercayaan juga potensi anak-anak negerinya.    
9 komentar on "Produk Indonesia, Bangga dan Mandiri"
  1. yup setuju. mari bangkitkan indonesia dengan produk-produk lokal yang bisa mendunia. tinggal pd aza kale... ayo gali info lebih dalem lagi yah

    BalasHapus
  2. Semoga suatu saat bisa ada di deretan pengusaha muda Indonesia di atas...Aamiin... Aamiin...
    Hehehe... Semangat Indonesia berdaya & berdikari \(^o^)/

    BalasHapus
  3. @Yayu Arundina
    Yuk teh,ikutaan lombanya sambil ngimpleng jadi pengusaha juga :D

    BalasHapus
  4. iyaaa maak.. jadi mesti harus bangga yy sma produk dalam negeri

    BalasHapus
  5. Jadi malu, saya jarang pakai batik..

    BalasHapus
  6. @Istiqomah Ps
    Iya, kalau dibuat list ternyata banyak banget lho.

    BalasHapus
  7. @Senyum Syukur
    Hehehe ada banyak yang jualan kok, mulai yg murmer (bukan impor dari china lho) sa mpai yang high class

    BalasHapus
  8. ah iya... mending pakai produk asli indonesia, daripata merk luar tapi abal-abal padahal tetep aja mahal :))

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.