Top Social

Bring world into Words

Fiqih Kecantikan, Agar Cantik Tapi Tetap Syar'i

Sabtu, 26 Oktober 2013
Tips Cantik.
Pernah ketik itu enggak di google search?
Hayoo, ngaku! Pasti sudah. Tapi kalau anda laki-laki kayaknya enggak deh, ya. Kecuali bantu cariin buat adik atau istri. Pacar? No no no....nikah dulu sana, baru pacaran.

Sudahlah, saya enggak kan bahas soal pacaran, mari kita fokus dengan tema.
Posting sekarang ini saya enggak akan bahas soal aneka tipsnya,  lagian saya suka dandan minimalis, enggak menor-menor. Tapi.... saya mau rekomendasiin buku yang membahas dunia kecantikan ditinjau dari aspek syariah. Jangan sampai kita tampil cantik eh malah menyalahi aturan, duh apa kabar shalat kita?



Judul Buku           : Fiqih Kecantikan 
Penulis                  : Dr H. Aam Amiruddin, M.Si
Penerbit                : Khazanah Intelektual
Jumlah Halaman  : 102 + x
Dimensi                 : 17 x 17 x 1
Harga                    : Rp. 48.000

Ngomongin soal perempuan, biasanya yang langsung teringat adalah cantiknya. Ehm, buat saya semua wanita itu cantik, enggak ada yang ganteng (ya iyalah). Nah, soal menarik enggak menarik, itu relatif. Buat si A mungkin kriteria cantik itu tampil dengan aneka make up yang tebal dan busana yang glamour. Buat si B, cantik itu sederhana, dengan make up minimalis, buat si C cantik itu tampil anggun seperti putri raja dan bla bla bla...

Islam sendiri tidak melarang kok buat para perempuan berdandan, karena pada dasarnya  fitrah manusia itu menyukai  keindahan. Cuma ada yang harus digaris bawahi,   ada aturan yang harus diperhatikan agar tidak menyalahi aturan. Dalam buku ini lima aturan dasar yang harus diperhatikan:
  • Tidak membuka aurat (berhijab)
  • Tidak Menyambung rambut
  • Tidak mentato, mencukur alis dan mengikir gigi
  • Tidak berpakaian secara berlebihan
  • Tidak memakai parfum yang menyengat

Kosmetik 
Pesatnya teknologi jaman sekarang membuat banyak pilihan kecantikan yang ditawarkan.Mulai dari make up, perawatan tubuh sampai busana. Soal Make Up nih, jangan sampai kita pengen cantik dengan modal asal bin murah meriah tapi membahayakan keselamatan. Boleh saja pakai make up seperti yang sudah dijelaskan 5 poin di atas , dengan catatan tidak membahayakan diri. Kosmetik dengan konten zat-zat berbahaya better dicuekin saja, jangan dipake. Dzalim sama sendiri atuh itu mah.

Soal permak kecantikan alias bdah kosmetik ternyata ada banyak lho. Bukan cuma transplantasi silikon untuk hidung, payudara, mengencangkan perut, facelift dsb. Saya baru  ngeh, ternyata ada juga ya Otoplasty alias bedah telinga atau bdah lainnya, atau chemical peel alias pengelupasan wajah dengan bahan kimia. Bedah yang satu ini membantu pasien yang ingin menghilangkan bekas jerawat, cacar atau bekas luka lainnya.  Soal bedah ini kalau niatnya untuk tampil kinclong ada dua pendapat. Ada yang keras melarang tapi juga ada yang membolehkan asal dilakukan oleh ahlinya. Menyerahkan urusan ini pada yang enggak ahli malah menjerumuskan pada ancaman kegagalan.Itu sih sama saja dengan mendzalimi diri,kan? Mau pilih yang mana? Dua pendapat ini sama-sama punya dasar yang kuat, kok. Monggo.

Parfum
Lalu soal parfum nih, dalam buku ini dibahas kalau sebenarnya parfum itu boleh  kok, asal tidak menguarkan aroma yang menyengat. Seperti hadits berikut
"Allah tidak akan menerima shalat seseorang wanita yang pergi ke masjid sedang aroma parfumnya sangat menyengat sehingga dia pergi dan mandi (H.R Ibnu Khuzaimah)"
So, pake yang aromanya lembut saja, ya. Niatnya bukan buat tebar pesona, tapi menjaga kesegaran dan kita tetep pede. Enggak juga deket-deket sama yang smelly.   

Selain soal bedah-bedahan, buku ini juga  membahas topik lainnya, seperti mewarnair ambut (termasuk mewarnai dengan hitam), meluruskan rambut,  dracula therapy (bukan diterapiin sama drakula, ya) suntik vitamin C yang bikin kulit putih mulus itu, tanning  (proses menggelapkan kulit), Perawatan gigi (behel, kikir gigi, bleaching, gigi imitasi), tato kecantikan, sampai parfum. 

Totok Aura
Pernah dengar Totok Aura? Sebelum ini saya juga sempat berpikir, halal apa haram, ya? habis ada diksi auranya itu. Ih, jangan sampai ada jin ikut-ikutan dalam proses ini, Eh ternyata enggak seperti yang saya cemaskan.  Totok aura adalah teknik menotok beberapa titik pada bagian tubuh untuk memperlancar sirkulasi darah di 14 titik tubuh yang ada di wajah, kepala, leher dan punggung dengan bantuan produk pendukung seperti susu pembersih, toner, krim antioksidan, minyak zaitun dsb.  Peremajaan kulit wajah, hilangnya rasa penat dan metabolisme hormon menjadi normal adalah hasil yang akan kita peroleh. Efeknya, penotokan ini akan mengaktifkan bioenergi positif di tubuh  sehingga memancarkan aura yang lebih kuat.  Hmm, jadi begitu, ya. Mau coba?

Fashion dan Life Style
Untuk  topik yang satu ini, space yang disediakan tidak terlalu banyak tapi tetap padat berisi kok.Secara umum, fashion dan life style ini hukumnya  mubah, alias boleh dilakukan tapi juga boleh tidak dilakukan. tentu saja status mubah enggak berarti jadi serba permisif.   
Tiga Poin pertama diatas umumnya sudah kita pahami ya, nah dua poin terakhir ini yang pengen saya kasih high light. Soal berpakaian, contohnya adalah tidak terlalu panjang sampai menyapu lantai. Selain enggak enak dilihat, bisa jadi ujung pakaian itu terkena najis dan bikin shalat kita enggak sah



Tentu saja terlepas dari tren busana yang lagi marak-maraknya ada batasan yang harus diperhatikan, antara lain : tidak menampakkan aurat, tidak transparan, tidak ketat dan tidak menyerupai pakaian laki-laki. Jelas, ya. Modis boleh-boleh aja tapi luruskan niatnya bukan buat tabarruj alias pamer.

Soal gaya hidup,  nongkrong  di cafe, misalnya. Selama yang dibahas topik yang bermanfaat enggak masalah, semisal membahas networking, bisnis dsb. 

Dalam buku ini sebelum menyampaikan tinjauan dari aspek fiqih dijelaskan dulu seluk beluk, prosedur suatu langkah dari objek yang dibahas. Dengan kemasan redaksi yang moderat, bahasan yang disampaikan jauh dari kesan galak atau menghakimi, tentu saja tanpa melabrak batasan-batasan yang sudah ditegaskan dalam fiqh. Dengan desain buku yang cantik dan full colour, dengan gabungan bahan kertas hvs dan art paper (biasa digunakan untuk majalah) membuat buku tipis ini tampak eye catching. Dengan metode scanning, buku ini bisa dibaca kurang dari dua jam.Percaya deh, dengan redaksi tutur yang ringan  kita enggak dibuat susah buat mencerna bahasan-bahasannya.   

  


Diluar soal trend, cantik sebenarnya buan cuma soal tampilan fisik saja. Ada faktor lain yang punya peran penting, hati.  Seperti yang disebutkan dalam sebuah hadits kalau hati kita baik, baik juga seluruh tubuh, begitu juga sebaliknya. Selaraskan penampakan cantik dengan ahlak yang baik agar jadi pribadi muslimah yang charming.

Seperti apa itu totok drakula? Apa dan bagaimana prosesnya? Gimana status cangkok rambut?  Apa itu teknologi nano, status suntik vitamin c, tanning, tato kecantikan? Apa status parfum yang beralkohol, kecantikan dan aneka pendukung kecantikan? Semuanya ada di sini.  Sebagai catatan terakhir, buku ini sudah mengalami cetak kedua (2012) setelah cetak pertamanya tahun 2010. Jadi, buku ini sangat recomended sebagai panduan berdandan buat para muslimah. 


Post Comment
Poskan Komentar

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.