Top Social

Bring world into Words

Menunggu Ending dari Beberapa Logi

Senin, 16 September 2013
Suka baca buku, kan?
Ada koleksi buku dengan 'label' logi-logian? :) hehehe, entah itu dwi logi, trilogi sampai heksalogi (eh, bener, ga, sih? CMIIW)  Ada yang udah komplit (dalam arti memang udah terbit), atau memang musti, kudu, harus (contoh penggunaan bahasa yang boros nan enggak perlu, ditambah komen ga penting) sabar menanti.

Saya punya empat judul buku yang saya tunggu logi lannjutan atau logi terakhirnya. Satu judul sebenernya sih udah launching, sebelum puasa kemarin. Tapi saya mau komit ceritanya nih. Komit sama diri sendiri (tepatnya komit menyelamatkan cash flow hahahaha), komit buat menamatkan beberapa judul buku yang belum saya baca. Nah,berhubung oktober nanti bakalan ada gelaran Pesta Buku (kan asyik tuh dapat diskon), momen itu yang bakal saya manfaatkan buat berburu buku bagus dengan obral asyik dari penerbit (teuteup ya, naluri diskonnya ga ilang hehe).

Nah, buku-buku apa saja yang saya tunggu kelanjutannya? Ada 4 nih. Saya cerita garis besarnya aja ya, tapi enggak bakalan 'spoiler' ah. Biar yang baca penasaran dan saya punya andil buat naikin tiras buku yang saya ceritain (are you sure?).

Baiklah. Kita mulai.


1.  Trilogi Muhammad logi ke-3, Para Pewaris Hujan.

Gambar diambil dari fatihzam.com

Kalau buku pertama bercerita baginda Rasulullah saw, buku keduanya berceritanya bercerita para sahabat, maka buku ketiganya bercerita generasi beikut setelah para sahabat. Buku ini ber-genre Faksi. Menceritakan sejarah Rasulullah saw dengan para sahabatanya sebagai faka sejarah dengan gaya tutur novel dan perjalanan Kasva mencari kebenaran sebagai tokoh fiksi dengan latar belakang Persia. Tentu saja Fiksi, enggak bakalan pernah ketemu tokoh-tokoh nyata, semisal Khalifah Abu Bakar dengan Kasva atau pasukan muslim dengan bala tentara anak buah Atusa, jenderal perang Persia yang cantik nan cerdas. Saya beneran penasaran, siapa lagi tokoh yang bakal muncul. Bagaimana mereka 'mengeja' risalah setelah para pewaris. Dan tentu saja, teka-teki bagaimana nasib Xerxes dan 'CLBK'nya Kasva dengan cinta lamanya,  Astu. 

2. Takudar Khan
Gambar ngambilnya dari sini


Saya baru baca buku The Road to Empire dan Takhta Awan-nya nih. Dua buku awal (Sebuah janji & The Lost Prince) malah belum saya baca. Meski begitu, saya masih enjoy membaca dua buku terakhir, ikut larut dalam jelajah waktu kisah kolosal ini. Membaca ending buku Takhta Awan, mestinya buku ini belum khatam, alias berlanjut. Nah, saya udah janji enggak bakalan spoil, ya hehehe. Ending tragis dan berdarah-darah menunjukkan perjalanan Takudar belum selesai.

 Memenuhi janjinya pada mendiang ayah dan ibunya (kaisar Tuqluq Khan dan permaisuri Ilkhata) untuk menyatukan kembali serpihan-sepihan kejayaan Mongolia tanpa harus menjadikannya bangsa yang haus perang seperti leluhurnya, Jengis Khan. Takudar yang meninggalkan agama lamanya, menjadi seorang pemuda muslim menemukan indahnya persaudaraan dalam islam. Kalau suka dengan nove berlatar sejarah, novel ini sangat saya rekomendasikan buat jadi koleksi. Satu mimpi saya juga pengen bisa membuat satu, dua atau lebih novel berlatar sejarah. Bukan perkara mudah, memang. Perlu riset panjang dan kejelian mencari celah untuk diangkat. Huaaaaa, semoga kesampaian.

3. Nibiru dan Ksatria Atlantis
Sumbernya dari sini


Nah, ngomong-ngomong soal buku 'berbau' fantasi, sebenarnya saya termasuk aneh. Huhuhu....  Saat lagi booming-boomingnya cerita Harry Potter dan Narnia, saya cuek bebek dan ga tertarik membacanya. Sampai sekarang aja, saya belum pernah nonton satu saja filmnya Harry Potter sampai tamat. Tapi film Narnia saya sanggup bertahan sampai tamat, asyik membaca novel the Hobbit, meski jujur aja, saya sedkit terganggu membacanya. Entah karena alih bahasanya yang ribet atau memang tipikalnya seperti itu, tapi akhirnya kesimpulan saya tetep aja bukunya lebih seru daripada filmnya. Meski begitu, efek filmnya saya akuin keren banget. 

Nah, ngomong soal Nibiru dan Ksatria Atlantis, novel ini bukan novel terjemahan. Aslinya, ditulis sama penulis Indonesia, Tasaro GK yang juga nulis trilogi Muhammad. Pas presentasinya di acara pesta buku (kala enggak salah sekitar April-Mei 2011) langsung bareng penulis dan perwakilan penerbit, saya langsung kepincut dengan novelnya. 

Nibiru sendiri adalah sebuah planet kembaran bumi yang diperkirakan bakal menghancurkan bumi pada tahun 2010. Fiuuh, syukur enggak kesampean, ya? Dalam novel ini, Nibiru diadaptasi  sebagai tokoh raja di benua-benua besar yang doyan berperang, jahat dan mempunyai kekuatan mengerikan. Sama dengan siklus rotasinya terhadap matahari dengan frekuensi 5.000 tahun sekali, dalam novel ini digambarkan kedatangan Nibiru dengan siklus sekali dalan 5.013.

Ngomongin Atlantis, tentunya kita semua udah familiar, dan tahu banyak berbagai macam teori di mana benua ini, ya. Nibiru, novel dengan tebal 690an halaman ini saya bisa tamatkan dalam waktu 3-4 hari, saking serunya. Tokoh utamnya, seorang remaja laki-laki nan bandel, bernama Dhaca Suli, yang malas belajar ilmu sihir alias Pugabha. Dhaca yang tidak pernah bertemu dan tahu banyak tentang mendiang ibunya mengandalkan pengetahuan masa lalu dari seorang nenek tua bernama Bhupa Supu, yang konon melarikan diri dari negeri yang berasal benua besar, Nyathemaythibh. Selain membaca nama-nama tokoh yang bisa membuat kita kepeleset lidah, karakter khas dari novel ini adalah beberap huruf konsonannya diikuti oleh huruf h atau beberapa nama dengan bunyi awalan 'ny'. 

Selain Nyathemaythibh, istilah Pugabha (kemampuan halus penduduk pulau Kedhalu) seperti pugabha nyegay, pugabha nyinaw, pugabha wanyis, pugabha kiyrany, pugabha bhelsuny, pugaba nyamal dan tentu saja satu nama paling ribet buat dilafalkan, Saclbhathajadhax. Nah, silahkan dilatih lidahnya hehehe.

Ada cerita persahabatan antara Dhaca  dengan teman-temannya Sothap, Nyital, dan Muwu, misteri msa lalu Dhaca dengan sang ibunda, konspirasi dibalik para petinggi istana Pethunya dan perguruan Bhepomany, visi Dhaca tentang Nibiru yang seolah nyata, sampai dua hewan aneh, sakral, mengerikan, tapi juga  pelayan setia  Raja Saternatez - pendiri generasi Kedhalu. Kepalanya bermoncong, taringnya luar biasa besar seukuran lengan orang dewasa dengan tanduk di kepala. Tubuhnya sendiri seperti ular, sisiknya sekuat baja dengan empat kaki di perut. Bedanya salah satunya mempunyai sayap dan menguasai daratan dan udara. Sementara satu lagi adalah penguasa lautan.

Sebelum penyerangan tentara Nyathemaythibh, kedua hewan mengerikan itu hanya terlihat dalam bentuk relief yang dilihat Dhaca dan kawannya di istana Pethunya, hingga satu waktu salah satu dari mereka menggigil ketakutan mendengar auman kerasnya dan dibuat melongo saat berpapasan.

O, ya ngomong soal konspirasi, tidak berarti orang yang di dekat kita adalah sahabat yang benar-benar setia atau sebaliknya. Orang yang kita benci setengah mati, justru adalah orang yang benar-benar peduli dan punya segudang rencana besar untuk masa depan kita. Jangan juga pernah menganggap remeh orang lain dari penampilan fisik. Koreksi, bukan cuma orang, tapi juga lingkungan. Bisa jadi kita terkecoh, nah lho!
Jadi, masa depan Dhaca, tokoh utama buku ini seperti apa? Apakah sebanding jerih payah Dhaca dengan takdir yang diterimanya? Dalam waktu singkat, Dhaca bukan hanya tumbuh pesat secara kemampuan sihirnya, tapi juga sikapnya yang lebih dewasa dan kesiapan mentalnya untuk menerima kenyataan yang paling sulit diterima akal. Memang seperti apa? Ya baca aja deh. Kalau saya sulit berhenti membaca novel ini sampai tamat, pasti seru dong.

Dengan tebal hampir 700 halaman, ditembah dengan plot yang memacu adrenalin, sepertinya enggak akan cukup digambarkan dalam film dengan durasi 3 jam. Hehehehe..., sayang sekali kalau ada bagian cerita ini ada yang dipangkas, rasanya kurang gimana gitu. Untuk novel yang satu ini, kita perlu ekstra sabarrrr nungguin endingnya, karena rencananya novel ini akan dibuat pentalogi. Hmmm, masih ada 4 seri lagi yang masih mengendap di mejanya Tasaro, ya? Mudah-mudahan cepet keluar, deh.

4. The Alchemyst - Michael Scott



Yup,  ada dua judul buku yang mirip-mirip nih. Satu buku lainnya, The Alchemist, ditulis sama Paul Coelho, sarat dengan pesan filosofis. Kalau yang ini, genrenya fiksi fantasi. Membaca novel ini bakal membuatkita  terkagum-kagum, bukan saja dengan imajinasi yang dimiliki oleh Michael Scott. Pengetahuan doi yang mumpuni tentang sejarah, membuat Scott piawai mempertemukan tokoh-tokoh sejarah beradu menjadi kawan dan lawan. Sebagai informasi, kecuali Josh dan Sophie sebagai tokoh utama, nama-nama lain yang muncul benar-benar tokoh nyata. 

Sekarang bayangkan bagaimana kalau Joan of Arc yang lahir di tahun 1400an, seorang wanita Perancis yang tewas dipenggal, dalam novel ini diceritakan menikah dengan Comte De Saint Germain yang lahir di tahun 1700an dn berprofesi sebagai musisi yang sukses di tahun 2000an. Bersama si kembar Sophie Newman dan Josh Newman, mereka membantu Nicholas Flamel dan Perrenelle Flamel bahu membahu melawan Dr John Dee (sejarah mencatat kalau dia punya andil besar mengantar dinasti Windsor, dinastinya pangeran Charles menjadi penguasa kerajaan Britania), entah menjadi budak tetua mana, berusaha merebut Codex. Codex? Yup, naskah kuno yang ditulis Abraham the Mage, sang peramal.

Jadi, singkatnya Dr John Dee ini sangat berambisi mengembalikan para tetua lama untuk kembali menguasai dunia. Dr John Dee sendiri bekerjasama (tidak sepenuhnya bekerja sama, karena sebenarnya masing-masing mempunyai rencana dan 'majikan' sendiri) dengan Niccollo  Machiavelli, sang manusia fasis dari Italia. Serunya lagi, masih ada Scathach, manusia vampir yang tidak tertarik menghisap darah manusia yang berada di kubu Flamel dan si kembar Newman. Masih ada Billy the Kid, koboy yang tewas di usia belia, Nereus, manusia laut dalam mitologi Yunani, Archon manusia ular, Prometheus, Mars alias Ares dewa perang Yunani, Morrigan si dewi gagak atau Bastet si dewi kucing yang terbirit-birit melihat pedang Excalibur milik raja Arthur. Masih ada Coatlicue dewinya bangsa Aztec, atau Shakespeare yang digambarkan kumal dan bau, dan tokoh-tokoh lain yang terlibat membut kita terperangah dengan imajinasi yang diramu oleh Scott. Bukan asal tempel saja Scott mencomot nama-nama di atas, masa lalu mereka dalam kehidupan sesungguhnya diracik Scott  dengan khayalan 'edan'nya. Bagaiman seorang generasi Firaun misalnya, bisa menjadi bagian dari tetua gelap, atau dewa perang Mars dibuat tidak berdaya dengan cintanya pada seorang manusia abadi yang rela kehilangan dua bola matanya. 

Penjara Alcatraz di amerika, Eifell, Katakombe di Paris, Stonehenge di Inggris, gunung Talmapais dan mahluk-mahluk purba di jaman Pleistosen digambarkan Scott dengan detil lengkap dengan sejarahnya. Tentu  Seperti halnya cerita-cerita fantasi, ada banya mahluk aneh yang muncul dalam kisah ini , membuat kehebohan di tengah-tengah lingkungan masyarakat modern, ditambah adu kekuatan magis di antara para tokohnya. Bakal jadi film dengan efek yang keren kalau diadaptasi ke layar lebar.

Dengan peran Sophie dan Josh Newman sebagai tokoh utama, jelas dong kita bakal dibuat penasaran bakal seperti apa ending dari misi mereka berdua. Untuk novel yang satu ini, saya enggak perlu lama lagi mendapatkan jawabannya. Karena menang sudah ada, tapi seperti yang saya bilang sebelumnya. Saya harus memenuhi komitmen saya dulu. 

Nah, kalau anda, logi apa yang sedang ditunggu?


6 komentar on "Menunggu Ending dari Beberapa Logi"
  1. Saya bisa koment disini kok..

    Wah ahli Review buku ternyata

    BalasHapus
  2. Insan Rabbani : Kalo posting iniga sesuai pakemnya review buku hehehe.Lebih ke sharing cerita.

    BalasHapus
  3. habis brp hari baca buku tebel2 gitu yak >.<

    BalasHapus
  4. @Efi, asyiik ..akhirnya bisa juga aku komentar disini.....

    salam kenal ya :-)

    BalasHapus
  5. Wahhh.. pencinta buku sejati.. :) semoga yang ditunggu segera terbit mbak.. :D

    BalasHapus
  6. Semut Pelari : Ga sekaligus lah namatin semua buku-buku ini. Rata-rata 4 harian lah baca buku-buku ini. Kalau ceritanya asyik, diksinya oke biasanya susah berhenti baca bukunya. Sampe lumpa tidur, lupa makan hehehe

    Keluyuran Malam : Iyaaa. Mudah-mudahan enggak lama :D

    BalasHapus

Silakan tinggalkan jejak di sini, saya bakal kunjung balik lewat klik profil teman-teman. Mohon jangan nyepam dengan ninggalin link hidup. Komentar ngiklan, SARA dan tidak sopan bakal saya delete.